Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Suwirta ; Dana Desa Harus Dimanfaatkan Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama anggota Komisi XI DPR RI, Tutik Kusuma Wardhani, S.E., M.M., M.Kes pada kegiatan sosialisasi pengawasan pengelolaan dana desa di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Jumat (9/11) kemarin.

BALI TRIBUNE - Pemanfaatan dana desa yang bersumber dari dana APBN diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan indeks pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Para Perbekel (Kepala Desa) diharapkan untuk tidak takut dalam menggunakan dana desa tersebut sepanjang tidak menyalahi aturan dan untuk kesejahteraan masyarakat.  Hal tersebut disampaikan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta saat menghadiri sosialisasi tentang peran, tugas dan fungsi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam pengawasan pengelolaan dana desa di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Semarapura, Jumat (9/11) kemarin.Menurut Bupati, dalam hal pelaporan penggunaan dana desa kekeliruan sering terjadi tanpa disengaja. Melalui sosialisasi ini, segala hal terkait penggunaan dana desa agar dikomunikasikan sehingga nantinya tidak terjadi kekeliruan dalam pemanfaatan dana desa tersebut.  “Jangan merasa takut, pokoknya kita kerja. Ini sebagai motivasi sehingga nantinya bisa lebih mantap dalam pengelolaan dana desa ini,” ujar Bupati Suwirta. Kegiatan yang menghadirkan anggota VI BPK RI, Prof. H. Harry Azhar Azis, M.A.,Ph.D. dan anggota Komisi XI DPR RI, Tutik Kusuma Wardhani, S.E., M.M., M.Kes., dengan Moderator Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, I Gede Putu Winastra diisi dengan dialog terkait penggunaan dana desa.  Sosialisasi yang diikuti Camat, Lurah, Perbekel, Bendesa dan Kaur Keuangan ini juga menghadirkan narasumber dari Auditor Utama Keuangan Negara VI BPK RI, Dori Santosa, S.E., M.M.Menurut Dori Santosa, dalam penyaluran dana desa ada lima hal yang harus diperhatikan. Pertama ketepatan lokasi, ketepatan syarat, ketepatan waktu, ketepatan jumlah dan terakhir ketepatan penggunaan.  “Kunci pokok penyaluran dana desa harus ada laporan tahun sebelumnya,” sebutnya. Sementara, anggota Komisi XI DPR RI, Tutik Kusuma Wardhani, S.E., M.M., M.Kes., menyebutkan dalam pengelolaan keuangan desa, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah perencanaan, penatausahaan, pelaksanaan dan pelaporan dan pertanggungjawaban. Desa sangat diharapkan dapat mengelola dana desa dengan transparan untuk kesejahteraan masyarakat. “Dengan dana desa ini pemerintah desa agar mampu melakukan terobosan untuk meningkatkan pendapatan desa, dengan mengangkat potensi desa,” ujarnya. Disisi lain, anggota DPR RI Dapil Bali ini memberi apresiasi tentang dua program inovasi Pemkab Klungkung yang telah diakui nasional, yakni TOSS dan Bima Juara. Menurut Tutik Kusuma Wardhani, program inovasi tersebut akan diketok tularkan disetiap wilayah yang dikunjunginya. Pada kesempatan yang sama, anggota VI BPK RI, Prof. H. Harry Azhar Azis, M.A.,Ph.D., menambahkan agar para Perbekel dan Kaur Keuangan untuk mempelajari semua peraturan terkait pengelolaan dana desa ini.  Menurut Harry Azhar, setiap rekomendasi yang turun dari BPK harus segera diselesaikan saat para Perbekel ini masih menjabat. “Karena dana desa adalah dana yang harus kita pertanggungjawabkan dunia akherat,” ucapnya.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Gubernur: Hentikan Sementara Izin Toko Modern Berjejaring

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Wayan Koster menginstruksikan Walikota/Bupati se-Bali untuk menghentikan sementara (moratorium) pemberian izin berupa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) maupun izin usaha Toko Modern Berjejaring di seluruh wilayah kota/kabupaten di Bali. Hal ini tertuang dalam Instruksi Gubernur Bali Nomor 6 Tahun 2025 tentang Penghentian Sementara Pemberian Izin Toko Modern Berjejaring yang ditetapkan pada 2 Desember 2025. 

Baca Selengkapnya icon click

Sindikat Pembobol Kartu Kredit Internasional Diringkus di Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Setelah melalui proses yang marathon, Polres Gianyar akhirnya berhasil mengungkap sindikat pencurian kartu kredit jaringan internasional yang beraksi di kawasan wisata Ubud. Sasarannya turis mancanegara, sepuluh orang pelaku sudah diamankan.   Empat pelaku adalah warga negara Indonesia, dua warga negara China, dan empat warga negara Mongolia, dengan total kerugian korban mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Minta Pindahkan Tiang, PLN Kirim Rincian Biaya Jutaan Rupiah

balitribune.co.id | Singaraja - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menuai somasi setelah diminta menggeser tiang listrik justru mendapat jawaban rincian biaya berjumlah jutaan rupiah. Warga mengaku terpaksa melayangkan somasi setelah pihak PLN tidak mengindahkan permintaannya agar menggeser tiang listrik yang menghalangi aktivitasnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.