Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Suwirta Jadi Pembicara Seminar Pengendalian Tembakau

Bali Tribune/ NARASUMBER - Bupati Suwirta menjadi narasumber dalam seminar tingkat tinggi tentang pengendalian tembakau.
Balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didaulat menjadi narasumber seminar tingkat tinggi tentang pengendalian tembakau. Seminar dilakukan melalui media teleconference dari ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Rabu (10/6). Bupati Suwirta berbicara tentang Urgensi Kepemimpinan di Tingkat Daerah dalam Melanjutkan Pengendalian Tembakau untuk Merespon Covid-19, Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Tuberculosis (TB).
 
Peserta seminar yang digagas oleh Kementerian Kesehatan ini diantaranya para pejabat pembuat kebijakan seperti anggota DPR, Gubernur, Walikota dan Bupati, pejabat kesehatan dan penyedia layanan kesehatan, Kementerian Kesehatan, serta Dinas Kesehatan di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, Organisasi Profesi dan masyarakat sipil serta para Akademisi dan Peneliti.
 
Dalam paparannya, Bupati Suwirta mengatakan, menangani pandemi Covid-19, awalnya dirinya optimis bahwa pandemi ini akan bisa cepat berlalu. Namun pada awal bulan Juni, jumlah penderita yang sempat tidak mengalami penambahan, malah semakin meningkat. Dirinya menjelaskan, Kabupaten Klungkung dalam menangani Covid-19, selain dengan protokol kesehatan juga melibatkan Satgas Gotong Royong yang dibentuk dari desa adat. Satgas ini bertugas untuk mengkoordinasikan dan bersinergi dengan pihak-pihak terkait termasuk aparat keamanan di Desa Adat dalam upaya-upaya pencegahan Covid-19. Dengan strategi ini Kabupaten Klungkung diharapkan bisa segera menuju era New Normal.
 
Sedangkan untuk bebas dari asap rokok, menurut Bupati Suwirta, yang paling utama adalah komitmen kepala daerah dalam sosialisasi, pengawasan dan penegakan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Selain itu memberdayakan kelompok masyarakat, seperti Gerakan Remaja Anti Rokok (Gebrak), siswa anti asap rokok serta pelibatan desa adat untuk pembuatan hukum adat/perarem KTR. “Dalam pelaksanaannya diperlukan sebuah komitmen yang kuat serta konsistensi dalam melaksanakan dan menegakkan regulasi yang telah ditetapkan,” tegasnya.
 
Moderator Seminar Dr. Rohani Budi Prihatin mengatakan kegiatan seminar ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dalam menangani Covid-19, mengelola PTM, mempercepat Pengendalian Tembakau, dan mengelola kasus Tuberculosis. Selain itu untuk mempercepat implementasi kebijakan Kawasan Tanpa Rokok, pelarangan iklan dan promosi rokok, penolakan sumbangan dan kemitraan dengan industri rokok serta membangun kesadaran masyarakat untuk berhenti merokok.
 
Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Kementerian Kesehatan, The International Union Against Tuberculosis and Lung Disease (The Union), Asia Pacific Cities Alliance for Tobacco Control and NCDs Prevention (APCAT), Aliansi Walikota-Bupati Indonesia untuk Pengendalian Tembakau dan Pencegahan PTM, Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES), Global TB Caucus dan WHO Civil Society Working Group for NCDs. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.