Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Tamba: Mutasi Pejabat Tidak Ada Kepentingan Politik

Bali Tribune/ Pemkab Jembrana kembali menggelar mutasi. Puluhan pejabat mulai pejabat pimpinan tinggi pratama setingkat eselon II hingga pejabat pengawas setingkat eselon IV di mutasi.



balitribune.co.id | Negara -  Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menegaskan dalam mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Jembarana tak ada kepentingan politik.Karena para pejabat yang dilantiknya itu berdasarkan atas prestasi sesuai bidangnya masing-masing.

"Saya tidak ada beban. Saya tidak punya saudara di sini, tidak ada keluarga saya jadi pegawai. Keluarga saya semua buruh dan tani. Semua murni untuk kepentingan Kabupaten Jembrana," tegas politisi asal Banjar Peh, Kaliakah ini.
 
”Para pejabat yang dilantik ini murni sesuai keahliannya dan mereka pegawai berprestasi,” Tamba menegaskan.

Oleh karena itu, sambungannya, ia pun tidak mau mutasi pegawai justru dimaknai dengan hal-hal diluar profesionalitas.

“Jangan ada anggapan  jika pengangkatan jabatan ini diluar dari itu (profesionalitas), tapi murni untuk kemajuan Jembrana,” ujarnya.

Menurut Tamba, mutasi kali ini tidak ada sangkut pautnya dengan politik karena murni kinerja.

Penegasan bupati Tamba disampaikan untuk menepis rumor yang berkembang terkait gerbong mutasi yang telah bergulir di lingkup Pemkab Jembrana.

Selain rotasi yang dilakukan terhadap sejumlah pejabat, kini sejumlah staf yang mendapatkan promosi telah menduduki jabatan pada level pengawas setingkat eselon IV. Begitupula sejumlah pejabat eselon IV setingkat kepala seksi (kasi), kepala sub bagian (kasubag) yang mendapatkan promosi kini telah menduduki jabatan administrator setingkat eselon III.

Sebelumnya Pemkab Jembrana telah menggulirkan mutasi pejabat pada Jumat (21/1/2022) lalu. Mutasi yang bergulir ini mulai dari level Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama setingkat eselon II hingga level Pejabat Pengawas setingkat eselon IV, baik rotasi maupun promosi.  Pada posisi eselon II terjadi rotasi pimpinan pada beberapa OPD. I Made Sudantra yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Jembrana kini menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bapeda Litbang).

Posisi Sekretaris Dewan Kabupaten Jembrana kini dijabat oleh I Komang Suparta yang sebelumnya sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPM-PTSP)  Kabupaten Jembrana.

Sedangkan posisi Kepala Dinas PM=PTSP kini dijabat oleh Made Gede Budhiarta yang sebelumnya sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatikan (Kominfo) Kabupaten Jembrana. Sementara jabatan Kadis Kominfo Kabupaten Jembrana kini belum memiliki pejabat definitif sebagai pengganti I Made Gede Budhiarta.

Sedangkan posisi pada level jabatan administrator setingkat eselon III tidak terjadi promosi. Sejumlah pejabat hanya mengalami rotasi (pergeseran). Seperti salah satunya pada jabatan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim)  Sekretariat Daerah Kabupaten Jembrana yang sebelumnya dijabat I Made Cipta Wahyudi kini dijabat oleh mantan Sekretaris Camat Jembrana I Wayan Putra Mahardika. Sedangkan I Made Cipta Wahyudi kini menduduki jabatan barunya sebagai Sekretaris pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jembrana.

Berbeda dengan sejumlah pejabat pengawas setingkat eselon IV, selain rotasi pada level jabatan yang sama, ada sejumlah pejabat selevel kepala seksi atau kepala sub bagian yang mendapatkan promosi ke posisi lebih tinggi sebagai pejabat administrator setingkat eselon III. Salah satunya I Gede Ariadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) pada Pemerintah Kecamatan Negara kini menjabar sebagai Kepala Bidang Perhubungan pada Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jembrana.

Begitu pula sejumlah staf di sejumlah OPD kini telah menduduki jabatan anyar sebagai pejabat pengawas setingkat eselon IV.

wartawan
PAM
Category

Komisi II DPRD Buleleng Evaluasi TPS3R, Dorong Desa Optimalkan Pengelolaan Sampah

balitribune.co.id I Singaraja - Komisi II DPRD Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait evaluasi pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kabupaten Buleleng. Rapat berlangsung di Ruang Gabungan Komisi DPRD Buleleng, Selasa (19/5/2026), dengan menghadirkan Dinas PUPRPerkim, Dinas Lingkungan Hidup, para camat, serta perwakilan perbekel se-Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Jalan Gajah Mada Ditata, Ratusan Pedagang Pasar Senggol Direlokasi Sementara

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan telah menuntaskan persiapan tempat sementara bagi 181 pedagang Pasar Senggol di kawasan Gedung Kesenian I Ketut Maria. Relokasi ini dijadwalkan mulai berjalan pada 21 Mei 2026 mendatang sebagai langkah awal rencana penataan Jalan Gajah Mada. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa (19/5/2026), tempat sementara bagi masing-masing pedagang sudah disiapkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Permintaan SKKH Sapi Kurban Keluar Bali Lewat Tabanan Meningkat

balitribune.co.id I Tabanan - Permintaan SKKH atau Surat Keterangan Kesehatan Hewan untuk ternak sapi di Dinas Pertanian (Distan) Tabanan meningkat jelang Idul Adha 2026. Permintaan catatan kesehatan ternak itu seiring meningkatnya jumlah pengiriman sapi Bali keluar pulau Bali.  

Baca Selengkapnya icon click

Soal Kasus Bukit Ser, LSM Genus Ultimatum Polres Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - LSM Gema Nusantara (Genus) mendesak Polres Buleleng segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan surat permohonan tanah negara di Bukit Ser, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak. Jika tidak ada perkembangan dalam waktu dekat, Genus mengancam akan menggelar aksi besar-besaran hingga melayangkan somasi kepada Kapolres Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rupiah Terus Melemah, PHRI Karangasem Khawatir Biaya Operasional Hotel dan Restoran Meningkat

balitribune.co.id I Amlapura - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika yang saat ini yang berada hingga ke level Rp. 17.700 per-Dolar, mulai mengundang kekhawatiran bagi dunia usaha utamanya di sektor pariwisata. Pasalnya, anjloknya nilai tukar rupiah tersebut akan memicu berbagai gejolak perekonomian termasuk di dunia industri pariwiata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.