Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Busung Ikut Menentukan Harga Canang di Pasar

Bali Tribune/Nengah Suciati pedagang Busung di Pasar Badung.


balitribune.co.id | Denpasar - Canang adalah salah satu sarana yang sering digunakan dalam persembahyangan bagi umat Hindu di Bali. Namun untuk membuat Canang dibutuhkan bahan baku busung.Itu sebabnya, harga busung di pasaran terbilang cukup tinggi.
 
Nengah Suciati (50) seorang pedagang canang dan busung di pasar Badung, mengatakan bahwa pasokan busung yang didapatkan berasal dari Karangasem. Untuk busung saya dari pengepul dari Karangasem, ujarnya, Selasa (2/8).
 
Menurut Nengah, harga dari pengepul busung untuk seikat yang besar dibandrol Rp190 ribu. Berbeda dengan Ari Ardani (47) pedagang di Pasar Pemecutan mengatakan, pasokan busung biasanya ia dapatkan dari Desa Pohsanten, Negara. “Satu ikat busung yang ukuran sedang Rp 40 ribu tapi kalau di Denpasar dipatok Rp 45 ribu,” katanya sembari menambahkan, “Pasokan busung itu biasanya diantar langsung oleh pengepul dari Negara ke Denpasar.” 
 
Ditambahkan pula bahwa pada hari raya besar jumlah busung yang terjual mencapai 3 sampai 5 ikat. Sedangkan soal harga, tergantung dari jumlah pasokan dari pengepul. “Jika pasokan busung menipis, otomatis harga akan naik,” jelasnya. 
 
Lain dengan pedagang Canang di pasar Sanglah, Jero (47) saat dijumpai juga mengatakan kenaikan harga busung sangat berpengaruh terhadap kenaikan harga canang. 
 
Kalau harga busung naik, otomatis canang juga ikut naik. Apalagi kan pasokan busung sering kali menipis sampai didatangkan dari pulau Jawa. Kadang kalau gak ada busung pakai daun pisang. Tapi kalau naik harga daun pisang, naik juga canangnya. 
 
Mengenai pendapatannya setiap hari, ia mengaku tidak pasti. Namun, jika sedang ramai penghasilan mencapai Rp100 ribu sampai Rp150 ribu per hari.
 
Menurut Jero, harga satu bungkus Canang yang berisi 25 pada hari biasa berkisar Rp15 ribu sampai Rp20 ribu. Akan tetapi pada hari raya besar seperti Galungan dan Kuningan harga satu bungkus canang bisa mencapai Rp35 ribu. 
 
“Selain harga busung, harga bunga juga berpengaruh terhadap harga canang,” katanya.
 
Sementara Sudiani (52) mengatakan kenaikan harga canang bergantung pada harga bunga. Kalau harga bunganya naik, ya harga Canang pasti juga naik, kata Sudiani. 
 
Sebelumnya, harga bunga mencapai Rp20 ribu/kg, tapi kini telah turun menjadi Rp 15 ribu /kg. Dengan begitu, pendapatan harian tidak tetap, tergantung berapa banyak yang laku terjual. 
wartawan
DIR
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.