Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BVA Dukung Pariwisata Berkelanjutan

I Gede Sukarta

BALI TRIBUNE - Bali Villa Association (BVA) sebagai “The DNA of Bali Quality Tourism” ini berkeinginan tercapainya penguatan pariwisata Bali yang berbudaya, berkualitas dan berkelanjutan baik dari segi produk, pelayanan dan pengelolaan. Ketua BVA, I Gede Sukarta mengatakan, asosiasi villa ini juga berperan serta dalam meningkatkan kualitas pariwisata Bali dengan memberikan pelayanan kamar dan produk-produk berkualitas. Namun dalam hal tersebut, kemampuan SDM villa pun harus ditingkatkan agar mampu memberikan pelayanan berkualitas kepada wisatawan. "Bagaimana kita menjamin SDM yang memberikan pelayanan ini karena secara umum tamu yang menginap di villa adalah high class. Maka BVA berperan meningkatkan kulitas pelayanan," tegasnya saat perayaan HUT BVA yang ke-12 di Badung, Kamis (26/7). Disamping itu dikatakan Sukarta, BVA juga berkeinginan agar pemerintah turut mendukung peningkatan kualitas atau quality tourism di Bali tersebut dari berbagai aspek terutama infrastruktur. "Kami tetap secara agresif mengembangkan SDM dan produk-produk kita, juga kualitas kamar yang kita jual, restoran dan juga spa. Namun memang ada tantangannya," ucapnya yang juga general manager salah satu villa di Kabupaten Badung ini. BVA pun kata dia minta diberikan kesempatan agar bisa berperan dan bersinergi dengan pemerintah serta stakeholder untuk peningkatan kualitas pariwisata Bali. "Untuk kualitas ini maka tahun 2018 kami menambah kepengurusan BVA di 5 kabupaten dan kami kukuhkan. Kenapa banyak yang kami libatkan untuk berperan melakukan kerjasama. Sebab semakin banyak yang berperan maka sustainable tourism akan tetap terjaga," katanya. Menurut Sukarta, pariwisata berkelanjutan dan berkualitas ini akan membawa dampak pada kesejahteraan masyarakat Bali. "Berikan kesempatan pada kami untuk berperan meningkatkan kualitas ini. Dengan demikian wisatawan yang datang berkualitas sehingga pendapatan daerah dan para pekerja juga akan meningkat," tambah Sukarta. Di Badung saat ini lanjut dia mengatakan masih banyak adanya villa yang tidak memiliki kelengkapan izin operasional. Hal itu dikhawatirkan akan mempengaruhi kualitas pelayanan kepada wisatawan. Disamping itu pula jika villa yang tidak memiliki izin maupun izin operasionalnya kurang lengkap ini tetap dibiarkan maka akan mempengaruhi pendapatan pajak daerah. "Juga berdampak pada asas keadilan. Sebab villa-villa yang berizin ini membayar pajak. Jika dibiarkan akan merugikan villa yang membayar pajak," cetusnya. Pada perayaan HUT BVA tahun ini juga dilakukan dengan mengapresiasi 11 tokoh pariwisata Bali, yang telah berkontribusi nyata terhadap kemajuan dan pengembangan pariwisata berkelanjutan juga mengadakan seminar pariwisata yang berjudul “Sustainable Tourism” yang diikuti 350 peserta dari berbagai stakeholder pariwisata, termasuk akademisi dari berbagai sekolah tinggi dan pelatihan pariwisata di Bali. Sementara itu, pihaknya juga mendukung konsep “one island one manajement” yang diwacanakan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Bali terpilih, sebagai solusi bersama untuk Bali yang maju, mandiri dan terarah. Konsep ini akan membawa Bali ke tingkat selanjutnya dan diharapkan seluruh komponen masyarakat Bali agar dapat mendukung pengimplementasian konsep dan program tersebut. Menurutnya, konsep berkelanjutan harus ditanamkan sejak dini dan menjadi bagian utama dari tujuan setiap stakeholder pariwisata. Bagaimana caranya? Misalnya untuk kebijakan produk sebaiknya perusahaan membuat produk sesuai dengan kebutuhan pasar sehingga dapat mendatangkan laba, tetapi pada saat yang sama tidak merugikan bahkan sebaiknya menguntungkan masyarakat dan lingkungan.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.