Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cabai Rawit Sentuh Rp 75.000 Per Kilogram

Bali Tribune/ NAIK LAGI - Pedagang cabai dan bumbu di Pasar Amlapura Timur seakan tidak mengerti mengapa harga cabai naik lagi.
balitribune.co.id | Amlapura - Harga cabai di Kabupaten Karangasem terus melambung dan nyaris tak terkendali. Di bulan Juli ini saja, harga cabai sudah mengalami dua kali naik. Berdasarkan pantauan koran ini di Pasar Amlapura Timur, Kamis (11/7), harga cabai rawit merah sudah menyentuh harga Rp 75 ribu per kilogram untuk kualitas super.
 
Ini merupakan kenaikan harga untuk kedua kalinya, karena di awal Juli lalu harganya naik dari Rp 30 ribu per kilogram menjadi Rp 50 ribu per kilogram untuk kualitas biasa dan Rp 55 ribu perkilogram untuk kualitas super.
 
Sejak tiga hari lalu, harga cabai kembali mengalami kenaikan. Untuk kualitas biasa dari Rp 50 ribu per kilogram, naik menjadi Rp 70 ribu per kilogram. Sedangkan untuk cabai rawit merah kualitas super dijual seharga Rp 75 ribu per kilogram.
 
Selain cabai rawit merah, harga cabai besar merah juga ikutan meroket, dari sebelumnya seharga Rp 50 ribu per kilogram sekarang naik menjadi Rp 60 ribu per kilogram.
 
Naiknya kembali harga cabai di pasaran ini terjadi menjelang perayaan Galungan dan Kuningan dimana kebutuhan bumbu dapur untuk keperluan hari raya juga meningkat tajam, sementara pasokan cabai kepada para pedangang bumbu dan sembako di Pasar Amlapura Timur sangat minim sehingga mengakibatkan bahan utama perasa pedas pada masakan ini menjadi semakin langka. Ini pula yang memicu harga cabai terus melambung dan sulit dikendalikan.
 
“Saya sendiri pusing Pak. Harga cabai sekarang sudah sampai Rp 75 ribu sekilo. Mau tidak mau saya tetap harus beli, karena saya jualan nasi di warung.  Ya terpaksa harus pinter-pinter mengatur,” kesah Ni Luh Asih salah satu pembeli di Pasar Amlapura Timur yang berjualan makanan di salah satu warung di Desa Budhakeling, Bebandem, Karangasem, Kamis kemarin. Asih berharap pemerintah bisa menambah pasokan cabai sehingga harga cabai bisa segera turun.
 
Sementara itu, Ni Nyoman Karmini salah satu pedagang di Pasar Amlapura dari Desa Timrah, Karangasem, mengatakan jika kenaikan harga cabai itu sudah terjadi di tingkat pemasok. Artinya, para pedagang membeli cabai dari pemasok atau pengepul dengan harga yang cukup mahal.
 
“Mungkin karena menjelang Galungan dan Kuningan ini Pak, sehingga harga cabai jadi mahal,” ungkapnya.
 
Namun dari informasi yang diterimanya dari pemasok, disebutkan jika lonjakan harga cabai ini terjadi akibat gagal panen yang dialami oleh petani lokal di Bali dan petani cabai di Jawa dan Lombok.(u)
wartawan
Redaksi
Category

Kunjungan Kapal Pesiar di Pelabuhan Celukan Bawang Tumbuh 25 Persen

balitribune.coo.id I Singaraja - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Cabang Celukan Bawang mencatat kinerja operasional yang positif hingga Juli 2026. Peningkatan terlihat dari arus kapal yang mencapai 1,48 juta Gross Tonnage (GT), atau tumbuh 12,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 1,32 juta GT.

Baca Selengkapnya icon click

Klarifikasi Perizinan, 4 Kafe di Desa Baha Dipanggil Satpol PP Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung memanggil pengelola empat kafe di Desa Baha, Kecamatan Mengwi, untuk diminta klarifikasi terkait kelengkapan perizinan usaha pada Kamis (6/8/2026).

Langkah tersebut dilakukan menyusul hasil sidak yang digelar petugas pada Rabu (5/8/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dana Pusat Dipangkas, DPRD Minta Pemkab Tabanan Genjot PAD

balitribune.co.id I Tabanan -  Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tabanan mendesak pemerintah daerah setempat untuk melakukan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun anggaran 2027.

Optimalisasi penerimaan dari sisi PAD itu dirasa perlu karena APBD Tabanan pada 2027 diproyeksi mengalami penurunan pendapatan, terutama akibat pemangkasan dana Transfer Ke Luar Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Ilegal, Satpol PP Hentikan Aktivitas Pengerukan Lahan di Temukus

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menghentikan aktivitas pengerukan lahan di Banjar Dinas Bingin Banjah, Desa Temukus, Kecamatan Banjar, setelah ditemukan indikasi kegiatan pengambilan material yang tidak sesuai dengan peruntukan kawasan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja 2027 Tembus Rp14 Triliun, DPRD Badung Wanti-wanti Pemerintah Kelola Anggaran Secara Cermat

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Badung bersama Pemerintah Kabupaten Badung menyepakati Nota Kesepakatan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Badung, Kamis (6/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Penyisiran Nelayan Hilang di Jembrana Masih Misterius: Jangkau Perairan Perancak

balitribune.co.id I Negara - Tim SAR Gabungan terus mengintensifkan upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga terjatuh saat melaut di Perairan Pantai Medewi Pekutatan. Hari keenam operasi pencarian Kamis (6/8), penyisiran dilakukan secara terpadu melalui jalur laut maupun pesisir pantai dengan melibatkan berbagai unsur terkait dengan radius yang diperluas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.