Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Calisthenic Menarik Perhatian Wisatawan Asing di Bali

Bali Tribune / POPULER - Calisthenics, olahraga yang sudah mulai populer di kalangan wisatawan asing

balitribune.co.id | BadungKendati belum populer di Indonesia, olahraga calisthenics tampaknya akan berpotensi menjadi salah satu wisata olahraga yang mampu mendatangkan turis asing ke Bali. Para penggemar olahraga ini dari sejumlah negara berkumpul di Canggu Kabupaten Badung dalam rangka adu bakat yang menarik perhatian turis asing saat sedang berlibur di Pulau Dewata beberapa waktu lalu. 

Tampaknya olahraga ini sudah mulai populer di kalangan wisatawan asing. Hal itu terlihat saat para atlet calisthenics dari beberapa negara yang menunjukkan kemampuannya di salah satu tempat gym di Badung, penontonnya sebagian besar merupakan turis asing. 

Kejuaraan calisthenics internasional yang berlangsung di Bali ini akan mendorong Pulau Dewata mampu menjadi salah satu destinasi utama sport tourism atau wisata olahraga khususnya bagi penggemar calisthenics dari mancanegara. 

Calisthenics Master Trainer, Wijaya Kusuma mengatakan, kejuaraan calisthenics internasional tahun ini yang berlangsung di Bali mendatangkan atlet dari Malaysia, Vietnam, Perancis dan Itali. "Tujuan digelar di Bali supaya calisthenics semakin dikenal apalagi di Bali banyak turis-turis mancanegara dari berbagai negara. Harapannya calisthenics di Indonesia semakin maju dan berkembang," harapnya. 

Calisthenics merupakan bentuk latihan fisik yang menggunakan berat tubuh sendiri untuk melatih otot. Olahraga ini melibatkan gerakan-gerakan seperti menarik, mendorong, dan mengangkat tanpa perlu menggunakan alat tambahan. Manfaat dari calisthenics meliputi peningkatan kekuatan otot, fleksibilitas, keseimbangan, dan daya tahan tubuh.

Kini olahraga calisthenics semakin populer di Bali terutama di kalangan wisatawan asing di daerah Kuta Utara. Olahraga ini menarik karena bisa dilakukan di mana saja dengan sedikit atau tanpa peralatan khusus. Selain itu banyak tempat di Kuta, Bali yang kini menyediakan fasilitas untuk calisthenics. Melalui kejuaraan yang melibatkan para peserta dari berbagai negara ke Bali diharapkan calisthenis di Indonesia semakin diminati.

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan semakin populernya olahraga ini di Bali diharapkan pula bisa mendatangkan para penggemar calisthenics dari seluruh dunia.

wartawan
YUE
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.