Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Calon Pengantin Dibekali Pencegahan Stunting

Bali Tribune / SOSIALISASI - Bupati Bangli Sedana Arta bersama para Yowana dalam kegiatan soasialiasai pencegahan stunting

balitribune.co.id | BangliBerbagai langkah ditempuh Pemerintah Kabupaten Bangli guna menekan angka stunting. Salah satunya yakni sosilisasi pencegahan dan penurunan stunting kepada para remaja calon pengantin.

Sosialisasi di hadiri para yowana dari 4 desa di kecamatan Susut dibuka oleh Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Rabu (4/9). Hadir Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny sariasih Sedana Arta, Ketua Bidang I TP PKK Kab. Bangli Ny. Suciati Diar, Kepala Dinas PMD PPKB bangle dan Camat Susut. Sebagai nara sumber yakni Dr. Putu Adigama dari UPT Puskesmas Susut I.

Bupati Sedana Arta menyampaikan kepada para yowana dan calon pengantin tentang betapa pentingnya para generasi muda mengetahui apa penyebab stunting sedari awal agar bisa dilakukan pencegahan. Para calon pengantin agar bisa mempersiapkan diri menuju kehamilan, karena stunting bisa di cegah dimulai dari seribu hari kelahiran. “Jadi sebelum menuju jenjang perkawinan Catin bisa berkonsultasi dulu ke Puskesmas supaya kalau ada gejala gejala stunting bisa diberikan penanganan secara dini,” kata Sedana Arta.

Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta mengatakan  PKK sebagai partner pemerintah ikut mengambil peran dalam kehadirannya di masyarakat, kebetulan saat ini TP PKK Kabupaten Bangli lagi konsen menangani masalah stunting. “TP PKK terus berupaya mensosialisasikan masalah stunting supaya bisa di cegah. Dalam kesempatan ini kami mengucapkan  banyak terima kasih atas kehadiran para Yowana,  semoga dengan sosialisasi ini kita bisa mencegah stunting di Kabupaten Bangli,” ujarnya.

Sebagai nara sumber Dr. Putu Adigama mengatakan, ciri-ciri stunting dapat dilihat dari perawakan tubuhnya pendek dibandingkan anak seusianya, Begitu pula berat badan yang rendah sehinga tumbuh kembangnya lambat,Selain itu wajahnya tampak lebih tua dari anak seusianya, dan memori belajarnya tidak baik dan anak cenderung lebih pendiam serta mudah terserang penyakit infeksi.

Pada anak perempuan, berpotensi telat menstruasi pertama. ”Ini bisa dicegah dari awal dengan datang ke posyandu secara rutin, karena pelaporan dan pencatatan ada di Posyandu sehingga bisa terdeteksi secara cepat dan bisa dilakukan penanganan secara intens,” ungkap Putu Adigama.

wartawan
SAM
Category

Bupati Pastikan Jalan Lingkar Barat dan Jalan Tembus Unud-Ungasan Berproses

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kuta Selatan guna mengatasi persoalan kemacetan yang semakin meningkat, khususnya di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK).

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat menghadiri puncak Karya Nyawa Wedana Utama di Wantilan Nusa Bangsul, Desa Adat Ungasan, Kuta Selatan, Minggu (31/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

175 PNS Pemkab Klungkung Dilantik

baitribune.co.id I Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung menggelar upacara Penyerahan Keputusan Bupati tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024, Pengambilan Sumpah PNS, serta Pelantikan Jabatan Fungsional Teknis dan Kesehatan. Kegiatan ini diawali dengan prosesi ritual Mejaya-jaya di Pura Jagatnatha dan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, pada Selasa (2/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Klaim Lahan hingga Bibir Pantai, Desa Adat Sumberkima Babat Mangrove Tanpa Izin

balitribune.co.id | Singaraja - Aktivitas penebangan pohon mangrove serta dugaan reklamasi di kawasan pesisir Banjar Dinas Mandarsari, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, memicu polemik antara pihak Desa Adat dengan masyarakat nelayan setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Ringankan Beban Warga Saat Galungan, Desa Tulikup Gelontor "Punia Bawi"

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Desa Tulikup Gianyar berupaya meringankan beban warga menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Meski alokasi dana desa (ADD) anjlok, Pemerintah Desa Tulikup tetap bisa memberika punia babi senilai Rp11 juta kepada belasan pura Dang Khayangan dan Kayangan Tiga di wilayah desa setempat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.