Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cara Mudah Bertransaksi, Bupati Mas Sumatri Apresiasi Sistem Pembayaran Melalui QRIS

Bali Tribune / Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri saat menghadiri peluncuran Quick Response Code Indonesia Standard di Yeh Malet

balitribune.co.id | Amlapura - Dalam rangka mendukung Penerapan Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru, salah satu upayanya melalui Transaksi Non Tunai. Bank BPD Bali meluncurkan inovasi dalam pembayaran Non Tunai yaitu QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard). Berkaitan dengan hal tersebut Bupati Mas Sumatri didampingi Wabup Artha Dipa dan Direktur Utama BPD Bali melakukan Launching Layanan Sistem Pembayaran berbasis QRIS pada fasilitas Layanan Kesehatan, UMKM dan Kawasan Wisata di Kabupaten Karangasem, Sabtu (08/08/2020).

Acara yang dilaksanakan di Pantai Wates Banjar Yeh Malet tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Klungkung beserta jajaran, Sekda Kab. Karangasem, dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Karangasem, Kepala Perwakilan Bank Indonesia dan para Kepala Bank BPD Bali. Direktur Utama BPD Bali I Nyoman Sudharma mengatakan, bahwa BPD Bali adalah Bank kedua di seluruh Bank Pembangunan Daerah yang diijinkan untuk melakukan QRIS dalam rangka peningkatan tata kelola pengelolaan keuangan negara, termasuk peningkatanan kapasitas UMKM yang ada di bali.

"Pembayaran non tunai melalui QRIS, yang merupakan QR Code yang dikembangkan oleh Bank Indonesia.Dengan QRIS, penyedia barang dan jasa atau merchant tak perlu lagi memiliki barcode berbeda dari sistem pembayaran," jelas Sudharma. Dirinya juga menjelaskan bahwa ini adalah cara baru bertransaksi dalam Era Baru, tentunya dalam meminimalisir kontak fisik. Selain berlaku untuk transaksi penerimaan keuangan negara, QRIS juga berlaku untuk penerima dana punia di pura, yang sudah dibukakan sebanyak 349 Pura.

Sementara itu, Bupati Mas Sumatri yang mengapresiasi kegiatan tersebut mengatakan, sejalan dengan kebijakan Pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Karangasem telah menginstruksikan semua bidang dapat menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini, tidak hanya di dalam pemerintahan, namun juga sektor pariwisata dan sektor ekonomi.

"Seperti yang kita ketahui, belakangan ini sektor pariwisata dan sektor perdagangan menjadi sorotan dikarenakan dua sektor ini merupakan sektor yang paling berpotensi sebagai klaster baru penyebaran covid-19 melalui transmisi lokal jika kita tidak dengan baik menerapkan protokol kesehatan," ungkap Mas Sumatri.

Guna meminimalkan penyebaran Covid-19, sektor perdagangan dan pariwisata harus dapat menerapkan teknologi dalam melakukan setiap transaksi. Penerapan teknologi dalam bertransaksi sudah dilakukan oleh Bank Indonesia dengan meluncurkan sistem QRIS. Melalui Bank BPD Bali, transaksi non tunai atau menggunakan Scan Barcode merupakan suatu inovasi yang dapat membantu pedagang dan pembeli dalam melakukan transaksi di masa pandemi Covid-19 ini.

"Melalui transaksi non tunai, tidak perlu khawatir lagi,karena tidak ada kontak langsung yang terlalu sering antara pedangan dan pembeli. Begitu juga penerapan QRIS akan membantu para pedagang dimana proses transakasi lebih mudah, mencegah peredaran uang palsu, meja pedagang lebih rapi tanpa adanya uang kertas maupun logam, serta tentunya mengurangi penyebaran Virus Covid-19," ujar Mas Sumatri.

wartawan
Husaen SS.
Category

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click

Pengurus Pura Kawitan Tangkas Koriagung Somasi Bendesa Adat Tangkas

balitribune.co.id | Semarapura - Konflik kewenangan antara lembaga adat desa dan pengurus soroh / kawitan mencuat di Kabupaten Klungkung.

Pengurus (Prajuru) Pura Kawitan Pusat Pangeran Tangkas Kori Agung secara resmi melayangkan Surat Somasi kepada Bendesa Desa Adat Tangkas, I Nyoman Sudarma.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.