Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ceck Dam Jembatan Pinggan-Siakin Ambrol

Bali Tribune/AMBROL - Kondisi Check Dam Jembatan Pinggan Siakin yang ambrol.


balitribune.co.id | Bangli - Dibangun tahun 2020 jembatan yang menghubungkan Desa Pinggan dengan Desa Siakin mulai alami kerusakan. Terpantau bagian ceck dam dari jembatan yang di bangunan lewat dan pasca bencana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana 
(BNPB) ambrol akibat terjangan air bah. Untuk perbaikan menunggu proses hibah.
 
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) Bangli I Wayan Lega Suprapto mengatakan ambrolnya bagian check dam dari jembatan dengan panjang 20 meter lebih tersebut di ketahui dua pekan lalu. Sejauh ini jembatan masih aman untuk di lewati dan untuk perbaikan masih tunggu proses hibah dari BNPB ke Pemkab Bangli. Perbaikan baru bisa dilakukan jika sudah ada proses hibah, salah kalau yang diperbaiki bukan jadi aset daerah, ujarnya.
 
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kegiatan Rehabilitasi dan Rekontruksi jembatan Pinggan-Siakin Putu Dedy Upariawan mengatakan, jembatan dibangun tahun 2020 lewat dana pasca bencana dari BNPB. Panjang bentang jembatan 20 meter dengan ketinggian 8 meter. Anggaran yang dihabiskan untuk pembangunan jembatan Desa Pingan tembus pondokan Siakin sebesar Rp 4,3 miliar. Dari informasi dalam waktu dekat bangunan jembatan akan diibahkan ke Dinas PU Bangli sehingga bisa dilakukan perbaikan secepatnya, ujarnya. 
wartawan
SAM
Category

Sebut Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali 'Ugal-ugalan', GPS Siap Uji Polda Bali di Praperadilan

balitribune.co.id | Denpasar - Tim penasihat hukum Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, kembali melontarkan kritik keras terhadap dasar hukum penetapan kliennya sebagai tersangka. Bahkan penetapan tersangka oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali itu disebut "ugal - ugalan" dan sarat kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Monsun Asia Aktif Picu Angin Kencang dan Peningkatan Tinggi Gelombang, Pelaku Wisata Bahari Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun resminya, bmkgbali pada Rabu (21/1) mengimbau masyarakat Bali untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem tanggal 21-27 Januari 2026. Pada periode tersebut sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.