Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cegah Leci Memunah, Siapkan Lahan 14 Hektare

Bali Tribune/ LECI - Pohon dan buah Leci yang mulai langka di Payangan, Ganyar.
balitribune.co.id | Gianyar - Payangan yang dulunya dikenal dengab pohon Leci, kini sudah mulai menyurut lantaran banyak terjadi penebangan pohon langka itu guna alih fungsi lahan di pinggir jalan raya. Mempertahankan Leci tetap sebagai maskot kecamatan ujung Gianyar ini, Bupati Gianyar I Made Mahayastra sudah menyiapkan lahan 14 hektare. 
 
Disebutkan, pohon  leci ini memang sudah melekat sebagai buah dari Kecamatan Payangan. Bahkan salah satu buah yang dibanggakan oleh masyarakat di sana. Tapi tahun 1977 sampai 1978 itu ada listrik masuk desa, sehingga ditebang semua pohon Leci di sebelah barat jalan untuk pasang tiang listrik. Sedangkan leci yang di sebelah timur jalan sempat dibiarkan oleh pemilik rumah, namun akhirnya ditebang juga sehingga tinggal beberapa saja sampai saat ini. "Banyak warga yang membangun tempat usaha, serta membangun angkul-angkul dan areal rumahnya itu ditembok," ujar Bupati Made Mahayastra, Selasa (9/7). 
 
Akibatnya, kini jumlah pohon leci bisa dihitung dengan jari.  Dalam satu pekarangan,  hanya tinggal satu sampai dua Leci pohon tua dan yang berumur ratusan tahun. “Ini kita sedang gagas untuk penelitian tentang pembibitan pohon leci dalam satu kawasan agar tidak sampai punah. Ada lahan provinsi 14 hektare di Kerta itu bisa dimanfaatkan, telajakan-telajakan dan ponggiran sepanjang sungai ayung juga bisa," tandasnya. 
 
Mahayastra berharap agar hasil penelitiannya nanti dapat membuat pohon leci yang sudah bisa berbuah berumur 5 tahun. Kalu memungkinkan ada sejenis persilangan agar menghasilkan buah yang unggul. “Sekarang manisnya itu tidak seperti dulu. Begitu juga dengan umur pohonnya yang 5 tahun agar sudah bisa berbuah, tidak lagi harus menunggu 10 sampai 15 tahun lagi," harapnya. 
 
Lanjutnya, lokasi yang cocok untuk menanam pohon leci juga bisa memanfaatkan tanah lapang yang ada. Sehingga ia menargetkan akan menanam bibit pohon leci sejumlah dua ribuan bibit leci ketika penelitian yang dimaksud telah rampung. "Tanamnya juga tidak harus ngomplek, secara acak bisa. Mengingat Payangan dikenal suasananya segar dan hawanya dingin itu sebenarnya disebabkan oleh pohon leci. Baru mulai masuk kecamatan Payangan saja sudah bisa dirasakan hawanya," pungkasnya. 
wartawan
Redaksi
Category

Peringati HPSN 2026, Bupati Badung Pimpin Korve Bersih Sampah di Pantai Kuta

balitribune.co.id | Mangupura  - Aksi korve bersih sampah laut kembali dilaksanakan pada Minggu (22/2). Kegiatan serangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 tersebut diawali gelaran apel yang secara langsung dipimpin oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, di Shelter Kebencanaan Baruna, Pantai Kuta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BPR di Persimpangan Jalan: Antara Integritas, Permodalan, dan Seleksi Alam Industri

balitribune.co.id | Pencabutan izin usaha BPR Kamadana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di awal 2026 bukan sekadar kabar penutupan satu bank kecil di daerah. Ia adalah alarm keras bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

balitribune.co.id | Tabanan — Menindaklanjuti arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban banjir di Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (24/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Transparansi Pengembangan KEK Kura Kura Bali

balitribune.co.id I Denpasar -Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menjadi sorotan. DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) menegaskan pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Kedaulatan di Balik Layar Digital: Mengapa Raksasa OTA Harus Menjadi "Penduduk Tetap" Indonesia?

balitribune.co.id | Bayangkan sebuah vila mewah di pesisir Canggu, Bali, terpesan dengan harga Rp2 juta per malam melalui platform global seperti Airbnb. Turisnya tidur di sana, pemilik vilanya tinggal di sana, dan akses jalan menuju lokasi tersebut dibangun menggunakan keringat pajak rakyat Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.