Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cegah Penularan Covid-19, Warga Dilarang Banyu Pinaruh di Pantai, Akses Pintu Masuk Pantai di Badung Dijaga Pecalang

Bali Tribune/ BERJAGA - Pecalang dan petugas Satpol PP dan TNI/Polri saat berjaga-jaga di pintu masuk pantai untuk mencegah masyarakat berkerumun mendatangi pantai melaksanakan banyu pinaruh, Minggu (29/8).

<div style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: medium;">balitribune.co.id | Mangupura&nbsp;&nbsp;-&nbsp;</span></strong><span style="font-size: medium;">Sejumlah pintu masuk ke pantai di Kabupaten Badung ditutup dan dijaga ketat oleh Pecalang dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung, Minggu (29/8/2021).</span></div>
<div style="text-align: justify;">&nbsp;</div>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;">Penutupan pantai ini untuk mengantisipasi membludaknya masyarakat mengunjungi pantai untuk melaksanakan ritual banyu pinaruh setelah melaksanakan Hari Raya Saraswati. Mengingat Badung masih masuk PPKM Level 4.</span></div>
<div style="text-align: justify;">&nbsp;</div>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;">Untuk ritual pengelukatan banyu pinaruh sendiri sesuai Surat Edaran Bersama PHDI Bali dan MDA Bali nomor 076/PHDI- Bali/VIII/2021 dan Nomer 008/SE/MDA-Prov Bali/VIII/2021 tanggal 8 Agustus 2021 tentang Pembatasan Pelaksanaan Upacara Panca Yadnya Dalam Masa Gering Agung Covid-19 di Provinsi Bali, masyarakat disarankan melaksanakan banyu pinaruh di rumah masing-masing.&nbsp;</span></div>
<div style="text-align: justify;">&nbsp;</div>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;">Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan, selama hari Banyupinaruh pihaknya melakukan penjagaan di 9 pantai yang ada di Kabupaten Badung. Kegiatan ini untuk memperketat akses ke pantai agar tidak ada acara melukat ke pantai atau pancoran.&nbsp;</span></div>
<div style="text-align: justify;">&nbsp;</div>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;">“Kami juga bersinergi bersama Polisi dan TNI. Menjadi atensi bersama untuk mengawasi pantai atau tempat-tempat pancoran agar tidak terjadi kerumunan,” ujar Suryanegara.&nbsp;</span></div>
<div style="text-align: justify;">&nbsp;</div>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;">Penjagaan yang dilakukan, jelas Suryanegara, mulai dari pantai Samuh Nusa Dua, Pantai Labuhan Sait, Pantai Jimbaran, Pantai Kuta, Pantai Legian, Pantai Seminyak, Pantai Petienget, Pantau Berawa, Pantai Perancak, Pantai Batu Bolong, Pantai Pererenan, Pantai Cemagi, dan Pantai Munggu. Kegiatan ini juga bersinergi bersama Pecalang, Jagabaya, penjaga pantai, dan Linmas.</span></div>
<div style="text-align: justify;">&nbsp;</div>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;">“Kani menempatkan minimal 2 sampai dengan 4 orang per tempat tersebut jadi melibatkan sampai 62 orang,” beber Birokrat asal Denpasar tersebut.&nbsp;</span></div>
<div style="text-align: justify;">&nbsp;</div>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;">Secara terpisah Bendesa Madya MDA Kabupaten Badung Anak Agung Putu Sutarja juga menegaskan bahwa masyarakat diharapkan ikut berperan aktif dalam melakukan pencehagan Covid-19 sehingga terjadi cluster baru.</span></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;">“Terkait larangan ke pantai pada saat banyu pinaruh agar tidak terjadi kerumunan sehingga tidak lagi muncul cluster baru,” ujar Sutarja.</span></div>
<div style="text-align: justify;">&nbsp;</div>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;">Selaku Bendesa Adat Kerobokan, Sutarja menjelaskan, pihaknya juga telah melakukan penjagaan dan pengawasan di Pantai Petitenget. Dalam pengawasan ini pihaknya bekerja sama dengan TNI dan Polri.</span></div>
<div style="text-align: justify;">&nbsp;</div>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;">"Di Kerobokan secara khusus kami juga melarang masyarakat mendatangi Pantai Petitenget. Pecalang dibantu aparat TNI/Polri juga ikut mengawasi dari Hari Saraswati sampai Banyu Pinaruh&nbsp; agar masyarakat tidak datang ke pantai," tukasnya.&nbsp;&nbsp;</span></div>

wartawan
ANA
Category

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click

Lewat Proyek Karbon Hutan Kopi Kintamani sebagai Wadah Alami Menyerap dan Menyimpan CO2

balitribune.co.id | Bangli - Coop Coffee Foundation mengajak awak media di Bali untuk melihat secara langsung proyek pemulihan hutan kopi Kintamani di Desa Catur, Kabupaten Bangli, Kamis (9/7) yang telah menjadi desa pilot pelaksanaan proyek karbon program Tropical Landscape Grant Funding (TLGF). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

World Climbing Series 2026, Desak Made Kembali Persembahkan Emas

balitribune.co.id I Denpasar - Atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dari nomor speed putri di ajang World Climbing 2026.

Setelah sebelumnya meraih emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia, Sabtu (4/7/2026) pekan lalu, atlet asal Bali ini kembali meraih emas di World Climbing Series Chamonix 2026, Prancis pada Minggu (12/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Sisir Penerima Bansos Hingga ke Banjar-Banjar, Pemkab Jembrana Kerahkan Ribuan ASN

balitribune.co.id I Negara - Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana tak lagi hanya berkutat di balik meja kantor. Mulai Jumat (10/7/2026), mereka turun langsung menyusuri desa, lingkungan, hingga banjar-banjar untuk mendata dan memverifikasi kondisi masyarakat. Misi yang diemban bukan sekadar mengumpulkan data, melainkan memastikan bantuan sosial benar-benar diterima warga yang berhak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.