Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Coblos Nomor 1, Ratusan Krama Pengiasan Mengwi Siap Menangkan Suyadinata

Bali Tribune / SIMAKRAMA - Wayan Suyasa dan Putu Alit Yandinata (Suyadinata) menggelar simakrama di Geria Bun, Banjar Pengiasan, Mengwi, Selasa malam (22/10)

balitribune.co.id | Mangupura - Ratusan krama, Selasa malam (22/10) memadati Geria Bun di Banjar Pengiasan, Mengwi. Kehadiran krama karena wirang dan siap memenangkan Wayan Suyasa dan Putu Alit Yandinata (Suyadinata) pada perhelatan Pilkada Serentak, November mendatang.

Hadir pada acara tersebut Cabup Wayan Suyasa, SH didampingi sejumlah anggota Fraksi Partai Golkar dan Fraksi Gerindra DPRD Badung seperti Putu Sika Adi Putra, Made Suparta yang akrab dengan panggilan pak Indah, serta Wayan Puspa Negara. Tampak hadir juga sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan partai pengusul.

Krama yang hadir tak hanya kalangan tua, tak sedikit generasi milenial dan generasi Z, menghadiri deklarasi dan kebulatan tekad untuk memenangkan paket Suyadinata. "Kegiatan ini bukan tanpa alasan. Kebulatan tekad ini dilakukan karena krama menilai program yang tercantum dalam visi dan misi Suyadinata memang dibutuhkan oleh masyarakat," tegas Koordinator Acara Ida Bagus Parta.

Karena itu, dia pun menyatakan, krama wirang untuk mendukung dan memenangkan Suyadinata. Tak hanya itu, krama siap menyebarluaskan dukungan mulai dari seumur, sepekarangan, sebanjar dan seterusnya. "Wayan Suyasa milik kita, karena beliau dari Penarungan salah satu desa di Kecamatan Mengwi. Sepakat pilih Wayan Suyasa Bupati Badung," dijawab siap secara lantang oleh krama yang hadir. 

Selanjutnya, Tim Pemenangan Suyadinata Kecamatan Mengwi Made Suparta meminta krama yang hadir untuk menyebarluaskan dukungan secara lebih luas. Untuk memperoleh kemenangan, dukungan kepada Suyadinata perlu lebih diperluas. "Apakah sanggup," tanyanya dijawab sanggup oleh krama yang hadir.

Selanjutnya, Made Suparta menggelar simulasi pencoblosan dengan memperlihatkan specimen surat suara. Dari dua pasang calon, mana yang akan dipilih? Krama pun serentak menyatakan akan mencoblos nomor urut 1 yakni paket Suyadinata. Made Suparta pun menunjukkan cara mencoblos Suyadinata di kertas suara.

Selanjutnya Cabup Wayan Suyasa mengucapkan terima kasih telah diterima krama Banjar Pengiasan Mengwi. Pada kesempatan tersebut, Suyasa kembali menitip diri kepada warga untuk memilih dan memenangkannya di pilkada mendatang. Dia pun kembali menegaskan sikapnya untuk berkoalisi dengan krama karena hak suara ada di krama.

Mantan Wakil Ketua DPRD Badung tersebut pun memuji krama Pengiasan karena sudah berani menunjukkan diri untuk memenangkan Suyadinata. "Ini memotivasi semangat kami untuk melangkah," ujar Ketua DPD Partai Golkar Badung tersebut.

Pada kesempatan itu, Suyasa kembali menyampaikan visi misinya untuk mewujudkan masyarakat "Bahagia, Sejahtera dan Merata". Program kongkretnya yakni Rp 2 miliar per desa adat, Rp 1 miliar per banjar adat, Rp 150 juta per subak, Rp 25 juta untuk santunan kematian, Rp 2 juta untuk tunjangan lansia, serta pembagian be celeng kepada umat Hindu setiap menjelang Galungan (bagi umat lain menyesuaikan, red). Program lainnya yakni kesehatan gratis serta pendidikan gratis baik untuk sekolah negeri maupun swasta.

Suyasa memastikan program ini akan berjalan dengan baik. "Setelah kami hitung, semua program di atas hanya menghabiskan Rp 1 triliun dari APBD Badung yang menembus Rp 10 triliun setiap tahunnya. Kami bertanggung jawab, program ini diterapkan mulai tahun pertama menjabat," tegasnya.

Karena itu, warga pun secara bulat akan memenangkan Suyadinata di Pilkada Badung 27 November mendatang. Yel-yel pun menggema. "Suyadinata Bupati Badung, Suyadinata Pasti Menang, Suyadinata Kenyemin Manten. Coblos Nomor 1, Menang Menang Menang". Selain mendukung Suyadinata, krama yang hadir juga secara bulat mendukung Mulia PAS untuk Cagub Bali dengan mengucapkan yel-yel "Mulia PAS Gubernur Bali, Mulia PAS Memang Menang Menang, Mulai PAS No Drama, Mulia PAS nyama gelah".

wartawan
ANA
Category

Pecatu Darurat Air dan Marak Pencurian Meteran, Made Sumerta Desak Progres Nyata PDAM Badung

balitribune.co.id | Mangupura -  Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta, memberikan atensi serius terhadap rentetan kasus pencurian meteran air (water meter) milik Perumda Tirta Mangutama (PDAM) Badung yang kian masif di wilayah Kuta Selatan. Selain masalah kriminalitas, politisi PDI Perjuangan ini juga menyoroti krisis distribusi air yang tak kunjung teratasi di Desa Pecatu.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Hadiri Prosesi Ngodak Pelawatan di Pura Dalem Bebalang Carangsari

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam rangkaian Karya Ngodak Pelawatan Ida Sesuhunan di Pura Dalem Bebalang, Desa Adat Carangsari, Kecamatan Petang, Rabu (25/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mahkamah Agung Ambil Sumpah Dewan Komisioner OJK Baru, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

balitribune.co.id | Jakarta - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Anggota Dewan Komisioner OJK.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.