Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Coki Pamitan ke KONI Klungkung

KONI
Karateka Klungkung Coki saat pamitan kepada Ketum KONI KLungkung.

BALI TRIBUNE - Karate andalan Klungkung yang lolos ke Asian Games,  Cok Istri Agung Sanistiarini yang mewakili Indonesia di Asian Games  sabtu (16/6) pamitan ke Pengurus KONI Klungkung .Kedatangan Cok Istri Agung Sanistiarini ini diantar ibu dan kakeknya Cok Raka  diterima dan dilepas  Ketum KONI Klungkung Wayan Subamia SE dan jajaran pengurus bertempat di ruang KONI Klungkung. Pada kesempatan itu dihadapan Ketum KONI KLungkung Wayan Subamia,SE ,atlet Karate Cok Istri Agung Sanistiarini yang lebih dikenal dengan panggilan COKI ini seraya terbata bata menceriterakan pengalamannya saat menjalani seleksi seluruh atlet Pelatnas di Jakarta . Coki mengaku sempat putus asa dengan perlakuan pelatih Porki di Pelatnas karena dirinya sebagai pendatang baru diblantika pelatnas untuk pengiriman atlet ke Asian Games yang akan dihelat di Jakarta.Nama atlet COKI mulai berkibar dengan dirinya lolos seleksi mengikuti kejuaraan penting Karate diluar negeri seperti di  Mesir,maupun di Jepang .  Sementara itu Ketua Umum KONI KLungkung Wayan Subamia,SE ditemui Minggu(17/6) menyebutkan dirinya selaku pucuk komando KONI KLungkung merasa perlu bersama pengurus KONI lainnya dan Pengurus Porki Klungkung untuk  ikut melepas keikut sertaan atlet Karate Klungkung ini agar atlet yang akan berlaga nantinya merasa diperhatikan oleh jajaran Pengurus KONI Klungkung sebagai induk Olahraga sehingga  atlet merasa termotivasi untuk lebih berprestasi lagi . “ Kita berharaf keberhasilan Cok Istri Agung Sanistiarini ini menjadi pemicu semangat atlet - atlet cabor lainnya untuk lebih giat berlatih dan meningkatkan prestasinya kedepan,”ujarnya penuh semangat. Disisi lain atlet Karate Cok Istri Agung Sanistiarini mengaku dirinya bisa maju hanya keberuntungan semata ,pengakuannya merendah. Namun dirinya merasa bangga bisa lolos dari 4 atlet yang mengikuti seleksi untuk keikut sertaan di Asian Games ini hanya 3 orang yang lolos termasuk dirinya. “ Benar benar seleksi ketat karena lawan yang kita hadapi diatas level kita. Tapi dengan penuh semangat dan tekad kita berhasil menaklukkan mereka semua sehingga tiket ke Asian Games bisa kita raih,”ujarnya penuh semangat.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Lestarikan Tradisi, WHDI Edukasi Pakem Banten Otonan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar bersama Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Denpasar secara berkelanjutan menggelar pelatihan pembuatan Banten Otonan Ayaban Tumpeng Pitu. Kali ini, pelatihan menyasar ibu-ibu PKK di Balai Banjar Pegok, Kelurahan Sesetan, Sabtu (9/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Jemaah Haji Denpasar Bertolak ke Surabaya, Tertua Usia 83 Tahun

balitribune.co.id I Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, melepas secara resmi rombongan calon jemaah haji asal Kota Denpasar Tahun 1447 Hijriah di Terminal Ubung, Jumat (8/5/2026) sore. Sebanyak 261 jemaah bertolak menuju Embarkasi Sukolilo, Surabaya, sebelum terbang ke Tanah Suci.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemuda Jembrana Maju Seleksi Paskibraka Nasional

balitribune.co.id I Negara - Kabupaten Jembrana kembali mencatatkan prestasi gemilang. Salah seorang anak muda Jembrana, Kadek Pandu Ari Capriano berhasil lolos untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskribraka) Nasional/Pasnas. Pemuda asal Melaya ini kini telah dinyatakan lolos sebagai salah satu kandidat dari tiga peserta seleksi Paskibraka Nasional asal Provinsi Bali.

Baca Selengkapnya icon click

50 Bhikkhu Internasional Mulai Thudong dari Buleleng Menuju Borobudur

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 50 bhikkhu atau bhante dari berbagai negara memulai perjalanan spiritual Indonesia Walk for Peace 2026 atau thudong dari kawasan Vihara Brahmavihara Arama, Banjar, Buleleng, Sabtu (9/5/2026) pagi. Perjalanan sejauh kurang lebih 666 kilometer ini dilakukan menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dalam rangka mengikuti perayaan Waisak 2570 Buddhist Era.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lansia Hilang di Batukaru Ditemukan Meninggal di Kedalaman 100 Meter

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan I Made Dibia, lansia usia 84 tahun dari Banjar Sigaran, Desa Jegu, Kecamatan Penebel yang sempat dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Batukaru akhirnya ditemukan pada Sabtu (9/5/2026).

Lansia tersebut ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di jurang dengan kedalaman sekitar seratus meter. Jenazahnya sebenarnya sudah ditemukan pada Sabtu (9/5/2026) siang, sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.