Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Covid-19 di Buleleng : 2 Positif, Satu Pasar di-Rapid

Bali Tribune / Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,Gede Suayasa dan suasana rapat evaluasi Satgas Covid-19 Buleleng,Selasa (28/4).
balitribune.co.id | Singaraja - Kasus persebaran corona virus (Covid-19) di Buleleng tak saja melalui imported case (pekerja migran dll). Kasus dua orang positif dari sebuah desa di Kecamatan Tejakula mulai menunjukkan penularan lewat transmisi lokal.
 
Dalam rapat evaluasi bersama Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 yang juga Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana bersama seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda), diantaranya,
Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjitra S.PoG, Ketua DPRD Kab. Buleleng Gede Supriatna, SH, Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa, Dandim/1609 Buleleng Letkol Inf M. Windra Lisrianto, SE, MIK,Kajari Buleleng (Nur Chusniah, SH, MH),Ketua PN Singaraja Wayan Sukanila, SH, MH,Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Drs. Gede Suyasa dan Rektor Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, Prof. Dr. Nyoman Jampel, MPD.
 
Dalam rapat itu disebutkan satu desa, dua warganya telah positif Covid-19. Mereka tertular virus berasal dari kalangan warga sendiri. Dengan demikian, desa di Kecamatan Tejakula itu saat ini masuk dalam daerah transmisi lokal. Penduduk desa setempat akan dilakukan rapid tes terutama warga yang bertempat tinggal dekat dengan rumah terkonfirmasi Covid-19.
 
Dikonfirmasi rencana Satgas akan melakukan rapid tes kepada warga  desa setempat dibenarkan Sekretaris GTPP Covid-19 Bulelelng,Gede Suyasa. Menurut Suyasa, pihak satgas sudah menurunkan tim dari Dinas Kesehatan untuk melakukan tracing kepada warga setempat untuk memastikan siapa saja yang pernah melakukan kontak langsung dengan dua terkonfirmasi positif.
 
"Protapnya kita lakukan tracing kembali kepada warga setempat untuk memastikan dengan siapa saja terkonfirmasi melakukan kontak," ujar Suyasa, Selasa (28/4)
Bahkan Bupati memerintahkan agar seluruh pedagang di pasar dilakukan rapid tes. "Kalau memang seluruh warga pasar di lakukan rapid kita akan lakukan itu," tegas Suyasa. 
 
Sementara itu, hingga Selasa (28/4) sudah sebanyak 2.675 dilakukan rapid tes. Sebanyak 1.186 orang merupakan pekerja migran Indonesia (PMI). Dan non PMI sebanyak 1.489 orang. "Kalau ada yang dari PMI mengaku belum di rapid tes, sikahkan datang ke Puskesmas," tandasnya.
wartawan
Khairil Anwar
Category

Bupati Satria Minta Perumda Panca Mahottama Lakukan Pemerataan Distribusi Air Minum

balitribune.coid | Semarapura - Bupati Klungkung, I Made Satria, menghadiri Apel Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 Perumda Air Minum Panca Mahottama Kabupaten Klungkung di Halaman Kantor Perumda Air Minum Panca Mahottama, Senin (14/9/2026). Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana serta seluruh jajaran manajemen dan staf Perumda.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Niat Healing di Laut, WNA Inggris Malah Tenggelam di Crystal Bay Nusa Penida

balitribune.co.id | Semarapura - Seorang wisatawan mancanegara (WNA) berkebangsaan Inggris, Archibald Frederick Taylor, meninggal dunia setelah mengalami musibah tenggelam saat berenang di Pantai Crystal Bay, Banjar Penida, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 15.40 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Akui Data 16 Ribu ASN Badung Bocor, Sekda Diminta Ambil Langkah Strategis

balitribune.co.id | Mangupura - Polemik dugaan kebocoran data pribadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Badung memasuki babak baru. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengakui telah menerima informasi mengenai kebocoran data pegawai dan langsung meminta Sekda Badung mengambil langkah strategis.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gigitan HPR di Karangasem Capai 5.756 Kasus, Satu Orang Meninggal Dunia Terpapar Rabies

balitribune.co.id | Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem di Tahun 2026 ini masih cukup tinggi, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Karangasem, rata-rata terjadi sebanyak 500 kasus gigitan HPR perbulan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.