Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cuaca Buruk, Kapal Cepat Hanya Berangkat Pagi

Bali Tribune/ NGANGGUR – Sejumlah kapal cepat yang melayani rute Padang Bai (Bali) – Gili Trawangan (Lombok) terlihat parkir lantaran cuaca di Selat Lombok tidak kondusif.
balitribune.co.id | Amlapura - Hingga Jumat (10/1), aktivitas penyeberangan fast boat atau kapal cepat yang melayani penyeberangan dari Dermaga Rakyat Padang Bai, Karangasem, menuju Gili Trawangan, Lombok Utara, NTB, masih belum sepenuhnya normal menyusul kondisi cuaca buruk yang melanda wilayah perairan Selat Lombok sejak hampir sepekan terakhir.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini di Dermaga Rakyat Padang Bai yang posisinya tepat berada di timur dermaga fery, pada sekitar pukul 10.30-14.00 Wita kemarin, nyaris tidak ada aktivitas bongkar muat di dermaga tersebut, sebagian besar kapal cepat terlihat lego jangkar di areal kolam Pelabuhan Padang Bai. Hanya di areal parkir dermaga rakyat terlihat ramai oleh kendaraan pengantar dan pejemput penumpang.
 
“Sudah sejak lima hari lalu buka tutup pak! Biasa Bad Weather (cuaca buruk,red). Jadi kapal cepat hanya diberangkatkan pada pagi hari saja, kalau siangnya ditutup total karena biasanya gelombang dan angin kencang akan terjadi siang hari,” ungkap Ayuni, salah satu petugas Counter Tiket salah satu perusahaan operator kapal cepat di Padang Bai, Jumat siang kemarin.
 
Karena kapal cepat hanya diberangkatkan siang, makanya diakui dia, arus wisatawan asing penumpang kapal cepat di perusahaan tempatnya bekerja maupun operator kapal cepat lainnya menjadi membludak dan tidak bisa terangkut semuanya. Yang tidak bisa terangkut ada yang menunda keberangkatan atau reschedule, namun tidak sedikit yang akhirnya berangkat menggunakan jasa penyeberangan fery di dermaga Pelabuhan Padang Bai.
 
“Kami sangat mengutamakan safety! Cuaca buruk seperti sekarang ini rutin terjadi setiap tahun. Biasanya terjadi pada bulan Februari, tapi kali ini terjadi di bulan Januari,” ucapnya.
 
Sementara itu, Kepala KSOP Pelabuhan Padang Bai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin, ketika dihubungi mengatakan jika seluruh aktivitas penyeberangan baik kapal cepat maupun fery, berlangsung normal dan tidak ada penundaan. “Penyeberangan kapal cepat masih normal pak!” tegasnya.
wartawan
Husaen
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.