Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cuaca Buruk, Penyeberangan Padang Bai-Lembar Ditutup Sementara

Bali Tribune / ANTREAN – Antrean penumpang yang hendak menyeberang ke Lembar tampak menumpuk di Pelabuhan Padang Bai karena pihak otoritas pelabuhan menutup sementara karena cuaca buruk.

balitribune.co.id | Amlapura - Seluruh aktivitas penyeberangan dari Pelabuhan Padang Bai tujuan Pelabuhan Lembar, Lombok, ditutup sementara akibat cuaca buruk yang terjadi di tengah perairan.   

Berdasarkan informasi cuaca yang dikeluarkan Kantor BMKG Wilayah III Denpasar, ketinggian gelombang di tengah perairan Selat lombok mencapai 2.5 hingga 3.0 meter.

Dengan pertimbangan keselamatan pelayaran, seluruh aktivitas penyeberangan ferry dari Pelabuhan  Padang Bai tujuan Pelabuhan Lembar, Lombok,  ditutup sementara akibat cuaca buruk dengan gelombang tinggi dan angin kencang yang terjadi di tengah perairan Selat Lombok tersebut.

Penutupan sementara dilakukan pada Rabu (13/3) malam sekitar pukul 22.00 Wita, setelah BPTD Satpel Padang Bai menerima pemberitahuan dari Satpel Lembar, di mana ketinggian gelombang di tengah perairan Selat Lombok mencapai 3.0 meter dengan kecepatan angin 50 knot.

“Sesuai dengan pemberitahuan dari Lembar untuk keselamatan, aktivitas penyeberangan ditunda sementara hingga kondisi cuaca membaik,” ungkap Muhammad Mubaroq, salah satu petugas BPTD Satpel Padang Bai.

Sementara itu, penutupan sementara ini berakibat pada terjadinya penumpukan kendaraan penyeberang di Pelabuhan Padang Bai. Sejumlah penumpang yang kelelahan memilih tidur di areal parkir maupun di ruang tunggu pelabuhan, dan berharap cuaca bisa segera membaik dan penyeberangan dibuka kembali.

“Katanya ditutup karena cuaca buruk. Ya saya akan menunggu di pelabuhan saja, semoga cuacanya membaik dan penyeberangannya dibuka kembali,” ucap Wayan Darmana salah seorang calon penumpang kapal.

Hingga Kamis pagi seluruh aktivitas penyeberangan fery dari Padang Bai tujuan Lembar, Lombok, masih ditutup menyusul makin memburuknya cuaca di tengah perairan Selat Lombok. Kondisi ini membuat calon penumpang dan kendaraan yang telah membeli tiket penyeberangan masih tertahan di Pelabuhan Padang Bai.

Sejumlah sopir truk logistik yang memuat makanan segar, sembako dan buah mulai khawatir muatannya akan membusuk sebelum sampai ke tempat tujuan.

“Saya muat buah pak! Dan saya antre dari Rabu sore, mudah-mudahan muatan buah saya aman,” ungkap Andi salah satu sopir truk kepada wartawan di areal parkir Padang Bai.

Sementara itu berdasarkan informasi yang diterima Bali Tribune pada Kamis sore, karena kondisi cuaca di tengah perairan Selat Lombok sempat membaik, arus penyeberangan mulai dibuka kembali namun diberlakukan sistim buka tutup. Artinya jika kondisi cuaca kembali memburuk maka penyeberangan akan ditutup kembali.

wartawan
AGS
Category

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lewat Proyek Karbon Hutan Kopi Kintamani sebagai Wadah Alami Menyerap dan Menyimpan CO2

balitribune.co.id | Bangli - Coop Coffee Foundation mengajak awak media di Bali untuk melihat secara langsung proyek pemulihan hutan kopi Kintamani di Desa Catur, Kabupaten Bangli, Kamis (9/7) yang telah menjadi desa pilot pelaksanaan proyek karbon program Tropical Landscape Grant Funding (TLGF). 

Baca Selengkapnya icon click

World Climbing Series 2026, Desak Made Kembali Persembahkan Emas

balitribune.co.id I Denpasar - Atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dari nomor speed putri di ajang World Climbing 2026.

Setelah sebelumnya meraih emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia, Sabtu (4/7/2026) pekan lalu, atlet asal Bali ini kembali meraih emas di World Climbing Series Chamonix 2026, Prancis pada Minggu (12/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.