Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cuaca Buruk, Penyebrangan Sanur-Nusa Penida Tutup

Sepi - Suasana Pantai Sanur Denpasar nampak sepi saat jalur menuju Nusa Penida-Lembongan ditutup sementara.

BALI TRIBUNE - Gelombang tinggi yang menerjang sejumlah wilayah Pantai di Bali menyebabkan sejumlah penyeberangan ditutup. Hal serupa juga terjadi untuk penyeberangan menuju Nusa Penida dan Nusa Lembongan dari Pantai Sanur. Staff Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Wilayah Kerja Sanur, Dewa Made Kontra ditemui Kamis (26/7) mengatakan penyeberangan dari Sanur menuju Nusa Penida ditutup sejak Rabu (25/7) hingga waktu yang belum ditentukan. Sementara penyeberangan ke Lembongan  sudah dibuka beberapa itu pun melihat kondisi laut dan gelombang laut. Untuk keselamatan penumpang, aktifitas penyebrangan pun untuk sementara dipindahkan menuju Pantai Mertasari, Denpasar. "Untuk sementara penyebrangan dari Sanur menuju Nusa Penida kita tutup. Untuk ke Nusa Lembongan sudah ada beberapa. Sementara aktivitas penyebrangan dari Sanur menuju Lembongan dan Nusa Penida atau sebaliknya dialihkan ke Pantai Mertasari untuk kepentingan keselamatan penumpang karena disana sudah ada Dermaga. Penundaan keberangkatan, sesuai prediksi  dari BMKG sampai 27 Juli 2018, tetapi melihat kondisi gelombang laut, kami belum bisa memastikan sampai kapan akan kembali normal," ujar Kontra. Pantauan wartawan, akibat tidak dibukanya penyebrangan dari Sanur menuju Nusa Penida dan Nusa Lembongan membuat pantai ini terlihat sepi. Hanya sedikit wisatawan yang berkunjung ke pantai ini. Padahal biasanya pantai ini selalu ramai dikunjungi wisatawan ditambah dengan ramainya wisatawan yang akan berangkat menuju ke Lembongan dan Nusa Penida.  "Kalau normal wisatawan maupun warga lokal yang berangkag menuju ke Lembongan mencapai sekitar 2000 penumpang dengan jumlah 20 fastboat. Namun saat ini untuk di Sanur masih tutup dan gelombang masih tinggi otomatis wisatawan sepi. Hari ini baru datang fastboat dari Lembongan sebanyak 3 fastboat saja," tandas Kontra. Sementara itu ditempat terpisah, sementara aktifitas Penyeberangan Sanur- Nusa Penida ditutup di Pantai Sanur dan dialihkan ke Pantai Mertasari membuat kondisi dermaga Mertasari lumayan krodit terutama menerima kedatangan fastboat dari Nusa Pebida. Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Wilayah Kerja Sanur, Warsita yang ditemui di Pantai Mertasari mengungkapkan langkah pengalihan sementara itu diambil lantaran melihat situasi yang ada. "Penumpang yang akan balik dari Nusa Lembongan membludak makanya langkah ini diambi," ujarnya. Sementara untuk keberangkatan pihakbya mengaku masih terbatas. Untuk Kamis kemarin Boat yang berangkat  hanya berjumlah lima boat saja untuk tujuan Nusa Lembongan. Sementara untuk Nusa Penida masih ditutup. "Keberangkatan dari Mertasari hanya dilakukan pada pagi hari saja khusus ke Nusa Lembongan. Sedangkan boat tujuan Nusa Penida hari ini jika memungkinkan akan kembali beroperasi. Meski gelombang tidak setinggi seperti dua hari lalu, namun  kecepatan angin masih sangat tinggi. Untuk itupenyebrangan menuju Nusa Penida dari Sanur dan Mertasari belum dilakukan. Karena ia sendiri masih melakukan koordinasi terkait perkiraan cuaca dan glombang dari pihak BMKG," ujarnya. Hal ini tidak hanya  berpengaruh terhadap penyeberangan, kondisi gelombang tinggi ternyata juga berdampak terhadap aktifitas nelayan di Pesisir Sanur. Akibat gelombang tinggi, sejumlab nelayan memilih untuk tidak melaut dan terpaksa menyandarkan perahu-perahunya di pantai agak ke daratan agar tidak hanyut dihempaskan ombak. Salah satu Nelayan Mina Sariasih Sanur, Gede Suarya, mengaki akibat gelombang tinggi, ia bersama rekan-rekannya terpaksa tak melaut sejak 19 Juli 2018 lalu. "Kira-kira seminggu tidak melaut dari tanggal 19 Juli 2018. Tidak berani melaut juga tidak diizinkan  dari pihak syahbandar," ujarnya. Mengingat tak bisa melaut, ia memanfaatkan waktu untuk memperbaiki sejumlah bagian perahu yang rusak. "Ini saya sudah seminggu mesti bergadang supaya perahunya tidak hanyut terbawa arus. Kemarin sudah ada tiga kapal yang rusak karena terbawa arus," ujarnya. Ia pun berharap agar kondisi gelombang cepat normal sehingga bisa melaut lagi.  "Padahal musim sekarang ini lagi banyak ikan terutama ikan tongkol. Tapi apa daya gelombang masih tinggi. Kalau tidak ada gelombang biasanya dapat 1 box ikan kurang lebih kalau dijual seharga Rp 500.000," ujar pria asli Intaran Sanur Kauh ini.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Satu Tahun Pantau Proyek di Kerobokan, WNA Malaysia Diduga Bekerja Tanpa Izin Resmi

balitribune.co.id | Denpasar - Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia berinisial Is Bin M diduga menjadi kontraktor tanpa izin mengerjakan proyek properti di seputaran Jalan Dewi Saraswati Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung ternyata menggunakan visa C18.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Peringati HUT Satpam ke-45, Polda Bali Helat "Security Fun Run"

balitribune.co.id | Denpasar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Satuan Pengaman (Satpam) Tahun 2025, Polda Bali melalui Direktorat Binmas menggelar "Security Fun Run" di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Minggu (4/1). Security Fun Run yang merupakan puncak dari rangkaian syukuran perayaan HUT ke-45 Satpam Tahun 2025 ini diikuti 531 peserta. 

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bangli Pertanyakan Keseriusan Wali Kota Denpasar Soal Rencana Kirim Sampah ke Landih

balitribune.co.id | Bangli - Rencana Pemerintah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung megirim  sampah  ke tempat Pembuangan akhir (TPA) Landih, Bangli mengundang pro dan kontra masyarakat di daerah berhawa sejuk ini. Ada masyarakat yang menolak dan ada pula yang setuju sampah dari dua wilayah tersebut untuk sementara di relokasi di TPA Landih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kian Kokoh di Posisi Kedua, UIB Gianyar Siapkan Strategi Baru Lewat Gathering

balitribune.co.id | Gianyar - Sepanjang tahun 2025, PT United Indobali (UIB) cabang Gianyar berhasil membukukan peningkatan penjualan 
Dibawah koordinasi Kepala cabang, Artha Wirawan. Outlet kantor cabang berlokasi di jalan Dharma Giri, Blahbatuh  Gianyar mencatatkan market share sebesar 21,2%. Angka ini menjadikan UIB Gianyar menempati posisi kedua market share penjualan mobil di wilayah Gianyar sepanjang tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Tahun Baru Berujung Duka, Tiga Ruko di Kuta Ludes Terbakar

balitribune.co.id | Kuta – Telah terjadi peristiwa kebakaran yang menghanguskan tiga unit bangunan ruko yang digunakan sebagai toko sembako di jalan Raya Kuta, Gang Sada Sari 16, Kuta, Badung, pada Kamis (1/1) pagi sekitar pukul 08.00 Wita. Kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi I Kadek Dharma Jaya Putra, yang melihat asap hitam mengepul dari atap bangunan ruko saat dirinya berada di sekitar lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.