Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cuaca Buruk Terjadi Lagi, Penyeberangan Jawa-Bali Kembali Ditutup Sementara

penyeberangan
DITUTUP - Cuara buruk yang beresiko pada keselamatan pelayaran kembali terjadi di Selat Bali, penyeberangan ditutup sementara, Kamis (16/11) sore.

BALI TRIBUNE - Aktifitas penyeberangan Jawa-Bali di perairan Selata Bali, Kamis (16/11) sore, kembali ditutup akibat hujan deras disertai angin kencang yang membahayakan pelayaran. Syahbandar menutup penyeberangan baik di Pelabuhan Penyeberangan Ketapang maupun di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk selama setengah jam.

Informasi yang diperoleh di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Kamis sore, menyebutkan hujan sangat lebat dan angin yang bergerak sangat kencang mulai terjadi sekitar 14.00 Wita. Situasi di perairan Selat Bali seketika menjadi gelap akibat kabut yang timbul karena hujan deras yang dihembus angin kencang. Keselamatan pelayaran kapal yang melayani jasa penyeberangan lintas Jawa-Bali menjadi sangat beresiko akibat jarak pandang nakhoda yang menjadi sangat terbatas. Unit Pelaksana Pelabahun (UPP) atau syahbandar di Ketapang maupun Gilimanuk memutuskan untuk melakukan penutupan sementara penyeberangan di Selat Bali pukul 16.15 Wita.

Saat dilakukan penutupan, seperti biasanya kapal yang sedang berlayar di perairan diminta merapat ke pelabuhan terdekat atau mencari tempat mengapung yang aman. Beruntung tidak terjadi antrean pengguna jasa penyeberangan saat penutupan dilakukan karena saat itu memang lengang.

Manajer Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Unit Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Heru Wahono mengatakan penutupan sementara penyeberangan itu dilakukan oleh Syahbandar yang memang memiliki kewenangan dalam keselelamatan pelayaran. “Kalau syhabandar menunda pelayaran karena pertimbangan keselamatan kami mengikuti saja. Memang kami lebih mengutamakan pelayanan dan keselamatan pelayaran,” ujarnya.

Kepala TU UPP atau Syahbandar Gilimanuk Ni Komang Yuliani dikonfirmasi kemarin menuturkan, penutupan penyeberangan sementara kembali dilakukan setelah cuaca buruk yang beresiko bagi pelayaran. “Hujan dan angin kencang membuat cuaca kabut dan gelap sehingga jarak pandang menjadi sangat terbatas apalagi di tengah selat Bali, dan itu beresiko bagi pelayaran kapal. Demi keselamatan, penyeberangan kita tunda,” ujarnya. Dikatakannya, cuaca buruk Kamis sore hanya sebentar.

Hujan deras dan angin kencang perlahan mereda setengah jam setelah dilakukan penutupan penyeberangan . Setelah aktifitas penyeberangan kembali dibuka pukul 18. 35 Wita, kapal-kapal yang sudah selesai muat langsung berlayar, begitupula kapal yang sebelumnya mengapung selama penyeberangan ditutup kembali melanjutkan pelayaran. “Kita selalu memperhatikan cuaca dan jika cuaca membahayakan pelayaran maka penutupan sementara kita lakukan karena kita lebih mengutamakan keselamatan,” jelasnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Imbas Program MBG, Perumda Swatantra Amankan Rantai Pasok di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok). Merespons situasi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra memastikan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengamankan rantai pasok pangan di wilayah Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Ngutil di Toko Modern Berjejaring, Dua Pria Dibekuk

balitribune.co.id I Amlapura - Aksinya tertangkap kamera pengawas, dua orang warga asal Bondowoso, Jawa Timur, akhirnya dibekuk oleh Unit Reskrim Polsek Karangasem, setelah berhasil mengutil sejumlah barang di Toko Modern Berjejaring di wilayah Kota Amlapura, tepatnya di Jalan Veteran Jalur 11 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.