Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dalam Era digital, UMKM Agar Manfaatkan e-Commerce untuk Pasarkan Produk

Bali Tribune/PELATIHAN - Sekda Adi Arnawa saat membuka Kegiatan Peningkatan, Pemahaman dan Pengetahuan Usaha Mikro serta Kapasitas dan Kompetensi SDM Usaha Mikro Melalui Pelatihan e-Commerce di Puspem Badung, Senin (24/5).


balitribune.co.id | Mangupura - Dalam era digital, arus komunikasi menjadi semakin mudah, cepat dan murah. Untuk meningkatkan jangkauan pemasaran, UMKM agar memanfaatkan media sosial, e-commerce untuk memasarkan produk. Karena dapat menjangkau pasar yang lebih luas, efisien, memperpendek jarak distribusi produk sehingga konsumen mendapatkan harga yang lebih murah. 
 
“Demikian pula dengan strategi pemasaran yang baik, tentunya akan membuat aktivitas marketing berjalan dengan lebih efektif,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa saat membuka Kegiatan Peningkatan, Pemahaman dan Pengetahuan Usaha Mikro serta Kapasitas dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Usaha Mikro Melalui Pelatihan e-Commerce yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan di Ruang Rapat kantor setempat, Senin (24/5/2021).
 
Lebih lanjut Adi Arnawa mengatakan disamping pemasaran penting perlunya evaluasi produk dengan cara melakukan inovasi demi mendapatkan produk terbaik. 
 
“Ciptakan hubungan baik dengan konsumen, melayani dengan personal touch yang membuat konsumen merasa istimewa, akan menjadi nilai tambah dari produk yang diberikan,” ujarnya.
 
Sekda Adi Arnawa juga menambahkan UKM tetap bisa bertahan disaat krisis. Untuk itu pihaknya memiliki komitmen untuk terus mendorong tumbuhnya UKM di Kabupaten Badung dengan memberikan pendampingan, baik dari legalitas perizinan, khususnya untuk perizinan usaha mikro kecil. Sehingga dapat memudahkan untuk memperoleh ijin usaha serta pendampingan pelatihan sumber daya manusia lewat sertifikasi, bantuan peralatan sampai ke akses pasar, baik dalam daerah maupun luar daerah.
 
Mengingat pentingnya kegiatan ini, Sekda berharap peserta pelatihan agar serius mengikuti kegiatan ini sehingga nanti bisa lebih tahu dari segi pemasaran dan semangat untuk meningkatkan produksi, serta mulai berbenah meningkatkan evaluasi sehingga nanti pelatihan ini dapat memunculkan UMKM yang berkualitas, memiliki daya saing khususnya di Badung.
 
Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan I Made Widiana melaporkan maksud dan tujuan kegiatan pelatihan ini adalah dalam rangka meningkatkan kapasitas pengetahuan UMKM yang masuk dalam sistem digital marketing yang sesuai dengan kondisi masyarakat saat ini, mampu membuat desain kemasan produk yang menarik dan membuka minat calon pembeli. Pelatihan ini akan dilaksanakan dua angkatan yakni angkatan pertama dilaksanakan dari tanggal 24-28 Mei dan angkatan kedua tanggal 14-17 Juni 2021 dimana masing-masing angkatan diikuti oleh 33 dengan narasumber dari STMIK Primakara Denpasar.  
wartawan
I Made Darna
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.