Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dalam Semalam Empat Wanita Hampir Jadi Korban, Polisi Tangkap Pelaku Percobaan Pemerkosaan

Bali Tribune/BEBERKAN - Kapolsek Pupuan beberkan pelaku percobaan pemerkosaan di Wilayah Pupuan, Kamis (3/12).
Balitribune.co.id | Tabanan - Pelaku percobaan pemerkosaan yang meresahkan warga Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan berhasil ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Pupuan. Dimana dalam semalam dari pukul 03.45 s/d 04.30 Wita di Pinggir Jalan umum jurusan Pupuan - Antosari ada empat korban yang hendak dilecehkan.
 
Dalam keterangannya kepada media, Kamis (3/12), Kapolsek Pupuan AKP I Ketut Agus Wicaksana Julyawan mengungkapkan, Polsek Pupuan berhasil mengamankan tersangka atas nama I Putu Adi Pratama putra alis Doni (20) yang beralamat di Banjar Dinas, Punggang, Desa Jelijih Punggang, Pupuan. Dimana kasus percobaan pemerkosaan yang meresahkan warga Kecamatan Pupuan ini berdasarkan laporan dari 4 warga yang menjadi korban antara lain (WADS) , (WS), (KWS) dan (MS). Ia menjelaskan kejadian tersebut terjadi hari Senin 30 Nopember 2020, sekitar pukul 03.45 s/d 04.30 wita di pinggir jalan umum jurusan Pupuan - Antosari. "Dimana pelaku membuntuti korban yang sedang mengendarai sepeda motor selanjutnya memepet korban hingga jatuh. Setelah terjatuh dari sepeda motornya pelaku mendekati dan hendak menyetubuhi," ungkap Kapolsek.
 
TKP  pertama yang menjadi korban atas nama WADS (27). Dimana kejadiannya berada di Banjar Dinas, Margasari, pujungan, pada hari senin tanggal 30 november, sekitar pukul 03.45 wita. Pada saat itu  korban korban hendak  pulang dengan mengendarai sepeda motor dan membeli bunga di Pasar pupuan. Lalu korban dikuti  oleh pelaku, sampai di TKP Banjar Margasari ,Desa Pujungan, korban dipepet oleh pelaku dengan menggunakan sepeda motor Nmax sehingga korban jatuh. Kemudian korban didekati oleh pelaku dan langsung meremas payudara korban. Setelah itu korban lalu ditarik oleh pelaku sampai di tengah jalan, kemudian pelaku meloroti celana korban sampai di paha.
 
"Korban sempat  melakukan perlawanan dengan menarik celananya serta berteriak untuk mintak tolong. Teriakan tersebut di dengar oleh warga sekitar, karena takut kemudian pelaku pergi ke timur, mengendarai sepeda motor NMX," tambah Kapolsek.
 
Sedangkan TKP yang kedua korban  atas nama WS (46). Dimana kejadiannya berada di Banjar Dinas Tamansari, pujungan, sekitar pukul 04.00 wita. pada saat itu korban dalam perjalan  pulang dengan memgendarai  sepeda motor, ingin membeli bunga di pasar pupuan. kemudian korban  dikuti oleh pelaku. Sampai di TKP, Korban dipepet oleh pelaku dengan menggunakan sepeda motor sehingga korban jatuh di selokan, dengan posis korba tengadah. Saat korban terjatuh, korban  langsung ditindih oleh pelaku. Karena korban melawan, kemudian pelaku membekap mulut korban dan memukul keningnya berulang kali. Tanpa sengaja, korban menyenggol klakson sampai berbunyi, karena takut ketahuan kemudian pelaku takut sehingga lari ke timur. Kemudian korban dibantu oleh warga dan suaminya yang datang ke TKP diajak pulang dan berobat.
 
TKP yang ketiga korban atas nama  KWS (32), yang terjadi di Banjar Dinas Batungsel Kelod Desa Batungsel, sekitar pukul 04.10 wita. Pada saat itu korban hendak berjualan di pasar padangan dengan mengendarai sepeda motor. Dimana korban merasa dibuntuti oleh  pelaku sampai  depan toko cinta  Aksesoris. Sampai di depan  SPBU, korban berhenti, kemudian pelaku langsung hendak mengambil panyudara korban, namun korban berhasil menghindar dan hendak lari. Namun pada saat itu jaket serta baju korban di tarik oleh pelaku, sehingga terjadi tarik menarik yang mengakibatkan  korban jatuh dan mengalami  luka di kedua lututnya. Korban bisa melarikan diri sampai ke toko cinta, namun pelaku tetap mengejar korban serta melepas pakaian korban. Kemudian  pelaku mendorong korban  sampai rebah, serta menindihnya namun korban mendorong pelaku Sehingga bisa melepaskan diri menuju  ke utara namun pelaku tetap mengejar korban. Karena ada sepeda motor dan mobil lewat pelaku melepaskan korban, sehingga  korban menelpon suami untuk menjemputnya.
 
TKP yang ke  empat korban atas nama MS (38), kejadian terjadi di Banjar Dinas Kebon Kelod, Desa Kebonpadangan, yang terjadi sekitar pukul 04.30. Pada saat itu korban berangkat dari rumah untuk berjualan ke Banjar Dinas Baletimbang dan Banjar Dinas Pasut dengan mengendarai Honda supra dengan membawa dagangannya, sampai di kebon kelod korban melihat  pelaku menyebrang jalan menuju ke arah korban, sehingga pelaku ditabrak dan korban sempat jatuh. Kemudian pelaku mendekati korban, dengan tangan kanannya dan memegang panyudara dan memegang kemaluan. Kemudian korban melakukan perlawanan dengan cara menendang dan berteriak untuk minta tolong. Sehingga membuat pelaku takut dan pergi ke arah selatan.
 
"Modus operandi dari pelaku memepet ke empat korbannya yang sedang mengendarai sepeda motor setelah terjatuh mendekati korban dan meremas payudaranya serta berniat menyetubuhinya," tandasnya.
 
Polisi mengamankan 1 unit sepeda motor N Max warna merah, tas selempang warna hitam dan beberapa lembar pakaian sebagai barang bukti. Dimana tersangka diketahui baru keluar dari LP Tabanan pada bulan Juli 2020 karena  mendapatkan asimilasi dalam perkara yang sama di Wilayah Kediri Tabanan pada tahun 2019.
 
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 285 jo 53 KUHP atau 351 (1) jo 65 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun. 
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Bupati Badung Hadiri Mulang Pekelem, Puluhan Ribu Pemedek Padati Pura Luhur Uluwatu

balitribune.co.id I Mangupura - Puluhan ribu umat Hindu memadati kawasan Pura Luhur Uluwatu, Desa Adat Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Selasa (7/7), bertepatan dengan puncak Karya Tawur Balik Sumpah Agung, Pujawali Pedudusan Agung (Catur Niri) Panca Lingga. Di tengah rangkaian upacara tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengikuti prosesi Mulang Pekelem sebagai bagian dari puncak karya.

Baca Selengkapnya icon click

Walikota Jaya Negara Hadiri Karya Padudusan Alit, Ngenteg Linggih, dan Pecaruan Wreshpati Kalpha di Pura Dalem Kedatuan Kesiman

balitribune.co.id I Denpasar - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Karya Padudusan Alit, Ngenteg Linggih, dan Pecaruan Wreshpati Kalpha di Pura Dalem Kedatuan Kesiman, bertepatan dengan rahina Anggara Kliwon Medangsia, Selasa (7/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sekda Eddy Mulya Tegaskan Pemkot Denpasar Terus Perkuat Fondasi Tata Kelola Pelayanan Publik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat fondasi tata kelola pelayanan publik, pemerintahan, serta pembangunan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat menyampaikan tanggapannya pada Rapat Kerja Pansus IV Tentang Pertanggungjawaban APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Gedung DPRD Kota Denpasar, Selasa (7/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Serapan APBD Badung Tahun 2025 Hanya 64,56 Persen, Silpa Tembus Rp1,19 Triliun

balitribune.co.id I Mangupura - Kinerja pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan. Selain target pendapatan gagal tercapai, realisasi belanja daerah juga jauh dari harapan. Bahkan, belanja modal yang menjadi motor pembangunan hanya terealisasi 47,05 persen, sementara Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) membengkak hingga Rp1,19 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BTT Badung Mengendap Rp220 Miliar, DPRD Bakal Bedah Penyebab Minimnya Serapan

balitribune.co.id I Mangupura - Besarnya anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang tidak terserap sepanjang Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan DPRD Badung. Dari pagu sebesar Rp231,09 miliar, realisasi BTT hanya mencapai Rp10,73 miliar atau 4,64 persen. Artinya, lebih dari Rp220 miliar anggaran yang disiapkan untuk menghadapi kondisi darurat tidak terpakai.

Baca Selengkapnya icon click

KPK Ingatkan Badung, Status Kabupaten Antikorupsi Bisa Dicabut

balitribune.co.id I Mangupura - Predikat Kabupaten Antikorupsi yang disandang Kabupaten Badung bukan jaminan bebas dari praktik korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengingatkan status tersebut dapat dicabut apabila kepala daerah maupun pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terjerat tindak pidana korupsi atau tindak pidana lainnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.