Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dampak Banjir dan Sampah Picu Sepinya Kunjungan Wisata di Bali

hotel
Bali Tribune / Aktivitas salah satu hotel di Candidasa, Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Kondisi sepinya kunjungan wisatawan di sejumlah Objek Wisata di Bali, salah satunya di Kabupaten Karangasem yang diunggah di sejumlah akun media sosial oleh masyarakat utamanya pelaku wisata ternyata benar adanya. Ketua PHRI Karangasem, I Wayan Kariasa kepada awak media, Senin (22/12) tidak menampik kondisi sepinya kunjungan wisatawan ke Bali utamanya ke Kabupaten Karangasem tersebut, bahkan terakhir muncul unggahan di media sosial terkait sepinya wisatawan di Daya Tarik Wisata (DTW) Pantai Amed, Kecamatan Abang, Karangasem.

 Diakuinya, saat ini tingkat hunian hotel yang ada di hampir seluruh DTW di Kabupaten Karangasem mengalami penurunan tajam hingga 30–40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dan disebutkan pula jika penurunan tersebut sangat signifikan jika dibandingkan dengan Bulan Desember tahun lalu. “Memang benar, saat ini kondisi kunjungan wisatawan ke Bali khususnya ke Karangasem jauh menurun. Jika dibandingkan periode Desember tahun lalu, okupansi hotel di Karangasem turun sekitar 30 hingga 40 persen,” sebutnya.

Menyikapi hal ini, sejumlah pengelola dan management Hotel  dan Restaurant di Karangasem harus berupaya keras untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dengan beralih segmen dari Wisatawan Asing ke Wisatawan Domestik dengan menawarkan berbagai paket menarik selama libur Natal dan Tahun baru ini.  Pelaku usaha berharap wisatawan lokal dan domestik dapat membantu meningkatkan tingkat hunian menjelang akhir tahun, khususnya pada periode 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, yang biasanya didominasi oleh pemesanan last minute.

“Kami berharap akhir tahun ini bisa terbantu oleh wisatawan domestik dan lokal yang biasanya melakukan booking mendadak. Untuk itu, hotel-hotel menyiapkan paket promo dengan harga yang lebih ekonomis, khususnya untuk pasar lokal,” ujar Kariasa sembari menegaskan kendati tingkat hunian menurun, namun pihaknya memastikan tidak ada hotel yang merumahkan karyawan atau pegawainya akibat kondisi tersebut. Artinya hak-hak pekerja tetap dijaga, termasuk hak cuti.

Lantas apa yang memicu sepinya kunjungan wisatawan di akhir tahun ini? Menurutnya selain faktor pasar, penurunan okupansi juga dipengaruhi oleh pengelolaan informasi dan isu keamanan yang berkembang di media sosial. Maraknya unggahan terkait bencana, kecelakaan, hingga tindakan kriminal, baik yang melibatkan wisatawan maupun warga lokal, dinilai berdampak pada citra pariwisata Karangasem.

Isu krusial lainnya yang banyak mempengaruhi yakni masalah sampah yang belum tertangani secara optimal juga menjadi perhatian serius. Padahal kata Kariasa sebenarnya Kabupaten Karangasem memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wellness dan healthy tourism yang mengedepankan kenyamanan, kebersihan, dan keamanan. Karenanya pihaknya sangat berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk menangani persoalan-persoalan tersebut.

wartawan
AGS
Category

BPR di Persimpangan Jalan: Antara Integritas, Permodalan, dan Seleksi Alam Industri

balitribune.co.id | Pencabutan izin usaha BPR Kamadana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di awal 2026 bukan sekadar kabar penutupan satu bank kecil di daerah. Ia adalah alarm keras bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

balitribune.co.id | Tabanan — Menindaklanjuti arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban banjir di Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (24/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Transparansi Pengembangan KEK Kura Kura Bali

balitribune.co.id I Denpasar -Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menjadi sorotan. DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) menegaskan pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kedaulatan di Balik Layar Digital: Mengapa Raksasa OTA Harus Menjadi "Penduduk Tetap" Indonesia?

balitribune.co.id | Bayangkan sebuah vila mewah di pesisir Canggu, Bali, terpesan dengan harga Rp2 juta per malam melalui platform global seperti Airbnb. Turisnya tidur di sana, pemilik vilanya tinggal di sana, dan akses jalan menuju lokasi tersebut dibangun menggunakan keringat pajak rakyat Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.