Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dampak Covid-19, Masih Ada Tiga Zona Merah Rabies

Bali Tribune/ VAKSINASI RABIES - Setelah pandemi Covid-19, vaksinasi rabies tidak dilakukan secara masal.
balitribune.co.id | Negara - Dampak pandemi Covid-19 juga berpengaruh pada upaya pencegahan zoonosis rabies di Jembrana. Selain pelaksanaan vaksinasi rabies tidak bisa dilakukan secara masal, juga jumlah personel vaksinator non PNS juga dikurangi. Sedangkan saat ini di Jembrana terdapat tiga desa zona merah rabies.
 
Berbagai keterbatasan selama pandemic Covid-19 juga mempengaruhi pelaksanan upaya pencegahaan penularan rabies di Jembrana, termasuk juga penganggaran. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana I Wayan Sutama dikonfirmasi melalui Kepala Bidang  Kesehatan Hewan  Kesehatan Masyarakat Veteriner drh I Wayan Widarsa mengakui, setelah Covid-19 sejumlah anggaran dialihkan (refocusing) ke dana penanganan Covid-19 sehingga berpengaruh pada pelaksanaan kegiatan. 
 
Di tahun 2021 ini dana operasional vaksinasi baik dari Provinsi dihentikan. Karena refocusing, operasional vaksinasi hanya dari kabupaten saja, sehingga pihaknya mengurangi tenaga vaksinator non PNS. “Sebelum Covid-19, kami ada lima tim masing-masing enam orang vaksinator dari masyarakat, sekarang anggotanya hanya tiga orang setiap tim yang ada setiap kecamatan,” ungkapnya. 
 
Kondisi ini diakuinya menyebabkan pelaksanaan vaksinasi rabies tidak semasif vaksinasi tahun-tahun sebelumnya. Selain pengurangan tenaga vaksinator, pelaksanaan pelayanan kesehatan hewan setiap car free day yang menurutnya sangat membantu meningkatkan target sasaran vaksinasi kini tidak berjalan lantaran pembatasan akibat pendemi Covid-19, “dulu pelayayan car frre daya sangat membantu mendekatkan pelayanan kami ke masyarakat, sekarang masih belum bisa dilaksanakan,” ujarnya. 
 
Pelaksanaan vaksinasi menurutnya kini hanya menyasara wilayah zona merah dan wilayah penyanding zona merah. Selain itu terkait logistic vaksinasi, dengan adanya refocusing kini juga spait juga berkurang sehingga saat pelayanan pihaknya hanya mengganti jarum suntiknya saja. Ia menyebut di Jembrana saat ini masih terdapat tiga desa yang terkategori zona merah. Wilayah ini merupakan wilayah yang terdapat kasus gigitan positif rabies tahun 2020 lalu. Ketiga desa tersebut yakni Kelurahan Sangkaragung Kecamatan Jembrana, Desa Tuwed Kecamatan Melaya dan Desa Medoyo Dauh Tukad Kecamatan Mendoyo.
 
Sedangkan estimasi populasi hewan penular rabies (HPR) yang setiap tahunnya diprediksi mengalami peningkatan 10 persen, ia menyebut tahun ini mencapai 46 ribu ekor. Untuk melayani permintaan masyarakat, pihaknya juga jemput bola dengan mengoprasikan ambulatory (ambulans khusus hewan). Pihaknya memastikan stok vaksin rabies saat ini masih aman. Ia menyebut hingga Maret ini stok vaksin masih 26 ribu dosis, “Januari sudah digunakan 2.374 dosis, Februari sudah terpakai 55 dosis” sebutnya.
 
Ia juga menyebut kasus rabies tiga tahun terkahir mengalami trend yang menururn. “2018 ada 12 kasus, 2019 ada 10 kasus dan tahun 2020 ada lima kasus,” ungkapnya. Ia menyebut wilayah Kecamatan Pekutatan sejak tahun 2018 sudah tidak terjadi kasus gigitan positif rabies. Di tahun 2021 ini pihaknya juga mengaku sudah mengirim lima sampel specimen otak anjing yang dicurigai. “Januari gigitan di Penyaringan dan Gumbrih, Februari gigitan di Pengeragoan dan Yehembang dan Maret di Kaliakah, semua negative,” tandasnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Ekowisata Karangsewu, Wajah Baru Pariwisata Bali

balitribune.co.id I Negara - Di ujung paling barat Pulau Bali, tepat di bibir Selat Bali, Kelurahan Gilimanuk, sebuah kawasan wisata alam tradisional diam-diam tumbuh menjadi wajah baru pariwisata berbasis masyarakat. Namanya Karangsewu. Berada di dalam kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB), hidden gem ini berkembang subur lewat tangan masyarakat lokal, tanpa sentuhan modal investor besar.

Baca Selengkapnya icon click

Bangun Ruang Kelas Baru, Pemkot Denpasar Alokasikan Anggaran Rp98,6 Miliar

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mengalokasikan anggaran sebesar Rp98,6 miliar untuk pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di 15 Sekolah Dasar (SD) sepanjang tahun 2026. Dari jumlah tersebut, pengerjaan fisik di empat sekolah resmi dimulai pada Kamis (28/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terjatuh ke Sumur, ODGJ Meninggal Dunia

balitribune.co.id I Semarapura - Personel Polsek Nusa Penida bersama tim gabungan melaksanakan proses evakuasi terhadap seorang warga yang ditemukan meninggal dunia di dalam sumur yang berada di area Kantor Desa Bunga Mekar, Banjar Pundukaha Kelod, Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Senin (25/5/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Ingatkan Bahaya “Blind Spot” di Depan Sekolah Lewat Edukasi Safety Riding untuk Smanduta

balitribune.co.id | Denpasar – Tingginya mobilitas kendaraan di kawasan sekolah menjadi perhatian serius Astra Motor Bali dalam mengedukasi generasi muda mengenai pentingnya keselamatan berkendara. Melalui program edukasi safety riding, Astra Motor Bali memberikan pembekalan kepada 70 siswa SMAN 2 Kuta (Smanduta) agar lebih waspada terhadap potensi bahaya di jalan raya, khususnya di area keluar masuk sekolah, Kamis (28/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sambut Idul Adha, Bupati Klungkung Serahkan Bantuan Sapi Kurban dari Presiden

balitribune.co.id I Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung menerima dan menyerahkan bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia berupa satu ekor sapi potong kepada Masjid Hasanudin. 

Penyerahan dilakukan secara simbolis di Rumah Potong Hewan (RPH) Kali Unda, Br. Lebah, Kel. Semarapura Klod Kangin, Kecamatan Klungkung, Kamis (28/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Bangli Desak Pemkab Bentuk Satgas Pencegahan Rabies

balitribune.co.id I Bangli - Maraknya kasus gigitan anjing positif rabies  belakangan ini mendapat tanggapan serius dari kalangan DPRD Bangli. Dewan mendesak agar segera dibentuk Satgas  pencegahan rabies. Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika mengatakan isu rabies adalah sangat sensitif terutama untuk dunia pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.