Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dampak Cuaca Ekstrem Pengaruhi Populasi Jalak Bali

Bali Tribune / HABITAT - Kawasan Balai TNBB menjadi habitat burung Jalak Bali yang merupakan burung endemik khas Bali.

balitribune.co.id | NegaraCuaca ekstrem tahun 2023 lalu berdampak terhadap kondisi satwa di kawasan Balai Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Seperti burung Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) yang jumlahnya kini terpantau berkurang. Diduga puluhan ekor Jalak Bali di kawasan konservasi ini bermigrasi keluar kawasan.

Sebagaimana diketahui TNBB menjadi habitat bagi berbagai satwa, termasuk salah satunya Jalak Bali. Kendati populasi Jalak Bali yang merupakan burung endemis asli Pulau Bali kini terus meningkat, namun musim kemarau tahun 2023 mempengaruhi jumlah burung yang yang dikenal dengan sebutan Curik Bali ini.

Dari hasil monitoring pihak Balai TNBB pada bulan April tahun 2023, tercatat sebanyak 600 ekor Curik Bali. Namun, pada bulan November tahun 2023, jumlah Curik Bali yang terdata hanya 552 ekor. Data tersebut menunjukan jumlah Jalak Bali di kawasan TNBB berkurang sebanyak 48 ekor.

Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Madya TNBB, I Putu Gede Arya Kusdyana mengakui adanya pengurangan jumlah Jalak Bali dalam kawasan TNBB. Menurutnya berkurangnya jumlah Curik Bali ini diperkirakan karena terjadinya musim kemarau panjang, sehingga keluar kawasan TNBB untuk mencari sumber air serta sumber makanan.

"Kami melakukan monitoring rutin terkait jumlah Curik Bali yang ada di wilayah TNBB. Kita belum bisa kita prediksi (kekurangan) itu karena mati atau bagaimana, apakah itu karena dampak kekeringan sehingga mencari sumber air dan sumber pakan di luar wilayah monitoring," ungkapnya.

Dari hasil pengamatan di habitatnya, dikatakannya jenis-jenis tumbuhan yang menjadi pakan burung Curik Bali ini banyak yang mati atau mengering. sehingga menurutnya kemungkinan kawanan burung ini menjauh untuk mencari air dan makanan.

"Saat musim kemarau kita sudah lakukan langkah-langkah seperti mensuplai air bersih, penambahan pasokan pakan. Cuman di tempat monitoring, jadi burung yang tidak datang tidak bisa kita pantau," jelasnya.

Ia memastikan berkurangnya jumlah Curik Bali dari hasil monitoring ini bukan karena pemburuan. Sebab menurutnya dari lima tahun terakhir sudah tidak ada kasus pemburuan untuk burung Curik Bali.

"Musim kemarau kemarin, kami belum dapat informasi mengenai hal tersebut (pemburuan), belum ada temuan mati atau bagaimana jadi belum bisa kita pastikan penyebab berkurangnya hasil monitoring," paparnya.

Selama ini pihaknya mengaku melakukan monitoring di dalam kawasan TNBB. Monitoring ini dilakukan pihaknya baik di alam liar maupun di tempat pelepasliaran. Selain itu petugas monitoring harian juga memberikan informasi lokasi dimana burung itu berada.

"Terkait pemburuan, seperti kasus sebelumnya yang paling dominan itu adalah hewan mamalia, seperti kijang, rusa, babi hutan, serta kancil," tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Berikan Penghargaan Tertib Administrasi, Wabup dan Ketua WHDI Badung Serahkan Akta Kematian

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menunjukkan komitmen pelayanan publik yang responsif dan humanis dengan melayat ke rumah duka almarhum Sang Bagus Nyoman Arka di Jalan Poppies Line II, Gang Ronta, Banjar Pering, Kuta, Senin (23/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mengenal Tradisi Mbed-Mbedan di Desa Adat Semate Badung, Layaknya Tarik Tambang Tapi Talinya 'Bun Kalot'

balitribune.co.id I Mangupura - Mengawali hari Ngembak Geni atau sehari setelah Hari Raya Nyepi, warga Desa Adat Semate, Kelurahan Abianbase, Kabupaten Badung, Bali, menggelar tradisi Mbed-Mbedan, Jumat (20/3/2026). Tradisi unik yang menyerupai permainan tarik tambang ini diikuti dengan antusias oleh puluhan warga dari berbagai kalangan usia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.