Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dampak Cuaca Ekstrim, Kerusakan Infrastruktur Bertambah

Bali Tribune / RUSAK - Sejumlah bangunan rumah warga di Desa Budeng, Jembrana mengalami kerusakan setelah diterjang angina kencang pada Kamis (10/3).

balitribune.co.id | NegaraKerusakan infrastruktur akibat dampak cuaca ektrem kembali bertambah. Kali ini hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang sejak Kamis (10/3/2022) sore menyebabkan kerusakan sejumlah infrastruktur serta terganggunya . Seperti yang terjadi di wilayah permukiman warga di Desa Budeng, Kecamatan Jembrana.

Hujan deras kembali mengguyur wilayah Jembrana Kamis sore. Hujan mulai mengguyur sekitar pukul 14.30 Wita. Di sejumlah desa bahkan hujan deras kali ini juga disertai dengan angin kencang. Kondisi cuaca ini kembali menimbulkan kerusakan infrastruktur. Angin kencang yang menerjang kawasan permukiman warga ini menyebabkan sejumlah bangunan rumah warga mengalami kerusakan. Berdasarkan data Rupusdalops PB BPBD Kabupaten Jembrana terdapat sembilan rumah yang diterjang angin kencang.

Warga Desa Budeng yang terdata mengalami kerusakan infrastruktur tersebut yakni I Ketut Testen mengalami kerusakan pada atap rumah dengan taksiran kerugian sekitar Rp.750 ribu, Komang Suwita mengalami kerusakan atap kamar mandi dan gudang dengan taksiran kerugian sekitar Rp 500 ribu, Ketut Arka mengalami kerusakan pada atap rumah dan garasi motor dengan taksiran kerugian sekitar Rp 500 ribu, I Ketut Sonder mengalami kerusakan atap dan plafon rumah dengan taksiran kerugian sekitar Rp 1 juta.

I Ketut Bagiartana mengalami kerusakan pada atap rumah dengan taksiran kerugian Rp 200 ribu. I Nengah Doster mengalami kerusakan pada atap rumah dengan taksiran kerugian sekitar Rp 200 ribu, Ni Kadek Puspa Dewi mengalami kerusakan atap dan plafon rumah serta atap plinggih dengan taksiran kerugian sekitar Rp 700 ribu, I Nengah Seken mengalami kerusakan pada atap dengan taksiran kerugian Rp 200 ribu, I Nengah Seken mengalami kerusakan pada atap rumah dengan taksiran kerugian Rp 200 ribu.

I Kadek Adianta mengalami kersuakan atap dapur dan kamar mandi. Lokasi permukiman warga yang mengalami kerusakan ini berada di Banjar Budeng. Selain itu papan penampang reklame yang ada di sekitar Kantor Perbekel Budeng tumbang diterjang angin kenjang. Selain kerusakan infrastruktur, dampak hujan deras disertai angin kencang juga menyebabkan terganggunya aktifitas masyarakat. Seperti salah satunya yang dialami oleh salah seorang warga, I Komang Nesen di Banjar Dlod Pangkung.

Di rumah warga yang tengah mempersiapkan upacara tiga bulanan anaknya ini, sarana upakara seperti bebantenan berhamburan dihempas angin serta bangunan terob roboh diterjang angin. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jembrana, Putu Agus Artana Putra mengatakan telah dilakukan pendataan terkait kebutuhan darurat warga, “kebutuhan daruratnya terpal,” ujarnya. Pihaknya meminta masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat dampak cuaca ekstrem.

wartawan
PAM
Category

Populasi Anjing Capai 95 Ribu Ekor, Badung Siapkan 115 Ribu Dosis Vaksin Rabies

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan terus mempercepat program vaksinasi rabies pada hewan penular rabies (HPR), terutama anjing. Dari total 115 ribu dosis vaksin yang disiapkan, hingga kini baru sekitar 10 ribu dosis yang telah terealisasi di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi, Bunda Rai Wahyuni Sanjaya Dorong Generasi Tabanan Gemar Membaca

balitribune.co.id | Tabanan - Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai resmi mengemban tugas sebagai Bunda Literasi Kabupaten Tabanan periode 2026–2029. Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Festival Literasi di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Senin (20/4/2026), yang dipadati ratusan siswa dan guru.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gumi Keris "Sesak", Penduduk 500 Ribu, Kendaraan Tembus 1 Juta

balitribune.co.id | Mangupura - Kepadatan lalu lintas di Kabupaten Badung kian sulit diurai. Salah satu penyebab utamanya adalah ketimpangan antara jumlah kendaraan bermotor dan jumlah penduduk. Data Dinas Perhubungan (Dishub) Badung mencatat, jumlah kendaraan bermotor di Gumi Keris telah melampaui 1 juta unit. Sementara itu, jumlah penduduk hanya berkisar 500 ribu jiwa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.