Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dampak Gempa, Warga Koordinasikan Kerusakan Pura ke PHDI

Ketua PHDI Bangli, I Nyoman Sukra

BALI TRIBUNE - Guncangan gempa berkekuatan 7 SR  yang terjadi Minggu (5/8) lalu mengakibatkan sejumlah tempat suci (pura,red) di wilayah Bangli rusak. Untuk perbaikan tempat suci dimaksud, warga pun mendatangi PHDI setempat guna meminta petunjuk. Perihal banyaknya warga yang berkoordinasi ke lembaga itu dibenarkan Ketua PHDI Bangli, I Nyoman Sukra. Dia menyebutkan, kedatangan warga lebih banyak pada  persoalan, bagaimana proses pembangunan kembali sebuah tempat suci yang rusak oleh bencana. “Mereka berkoordinasi untuk meminta petunjuk terkait proses pembanguan kembali tempat suci yang rusak  akibat gempa,” terang Sukra, Selasa (7/8) kemarin. Dikatakan, proses perbaikan tempat suci (pura) akibat gempa harus dilakukan layaknya membangun sebuah tempat suci baru. Oleh karenanya, perbaikan pura hendaknya dikoordinasikan dengan pengempon pura serta mengacu pada kemampuan umat. “Memang kalau ada keinginan mengganti dengan yang baru itu sah-sah saja asalkan tidak menjadi beban bagi pengempon,” ucapnya. Lebih jauh  mantan Kadisdikpora Bangli ini menjelaskan, perbaikan dapat mempergunakan materi sebelumnya asalkan didahului dengan prosesi ritual pemrayascita  (ritual pembersihan,red).  “Tujuannya adalah, menghilangkan segala keletehan (kekotoran,red) materi yang akan digunakan kembali ,” jelasnya. Setelah bangunan suci rampung, dilanjutkan dengan menggelar ritual pemelaspas, mendem pedagingan serta ngenteg linggih. “ Prosesi ini bertujuan untuk mengembalikan kesucian atau kesakralan bangunan suci dimaksud,” imbuh tokoh agama asal Br. Blungbang Kelurahan Kawan itu. Pada akhir pembicaraan, Sukra kembali menekankan tingkatan ritual untuk mengembalikan kesakralan pura hendaknya dilaksanakan sesuai dengan kemampuan pengempon pura. 

wartawan
Agung Samudra
Category

Astra Motor Bali Konsisten Jaga Tradisi, Dukung Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian seni dan budaya Pulau Dewata dengan mendukung gelaran Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) 2026. Tradisi unik yang dilaksanakan tepat pada hari Ngembak Geni, sehari setelah Hari Suci Nyepi ini, berlangsung meriah di depan Banjar Kaja, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.