Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dana Kejurnas Panjat Tebing Belum Ada Kepastian

LATIHAN - Atlet panjat tebing Bali yang bakal dikirim ke kejurnas sedang menjalani TC di lintasan panjat tebing Kompleks Stadion Kompyang Sujana Denpasar.

BALI TRIBUNE - Belum adanya kepastian pencairan dana ke kejurnas, membuat Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali kini benar-benar galau. Padahal, untuk mengirim atlet panjat tebing ke kejurnas, pihak FPTI Bali sudah sejak lama mengajukan anggaran ke KONI Bali. Ketua Umum FPTI Bali, Putu Yudi Atmika ditemui Kamis (22/11), mengatakan Kejurnas Panjat Tebing Senior bakal dihelat di Solo, Jawa Tengah, 27 November hingga 2 Desember mendatang. Pihaknya juga saat ini sedang menggelar TC kepada atlet panjat tebing yang bakal dikirim ke kejurnas tersebut. “Waktu kian mepet, kami belum dapat kepastian soal dana ke kejurnas dari KONI Bali. Tim panjat tebing Bali bertolak ke Solo hari Minggu (25/11) mendatang,” ujar Putu Yudi Atmika. Karena itu, pihaknya minta KONI Bali bisa memberikan kepastian secepatnya, berapa FPTI Bali dibantu. Pasalnya cabang olahraga (cabor) lainnya ada yang dibantu Rp 50 juta sampai Rp 60 juta untuk mengikuti kejurnas. Yudi Atmika menambahkan, FPTI Bali juga perlu dana bantuan seperti yang didapat cabor lainnya.  Dirinya tak memungkiri jika pengalaman pahit mengikuti kejurnas dialaminya baru-baru ini, ketika mengirmkan 12 atlet ke Riau. Saat itu KONI Bali hanya membantu Rp 25 juta, sementara dana yang dihabiskan Rp 108 juta. “Bantuan itu sama dengan yang diterima salah satu cabor lainnya yang mengikuti event open dan bukan kejurnas, dan hanya diikuti 4 orang saja, di Batu, Malang. Bayangin perbedaannya. Lantas pertimbangan dana bantuan yang diberikan cabor berdasarkan apa? Panjat tebing itu cabor unggulan, sementara cabor satunya itu bukan cabor unggulan,” sesal Yudi Atmika. Tak hanya itu, baru-baru ini juga salah satu cabor disebutkannya dibantu Rp 50 juta mengikuti kejurnas di Bandung, dan bukan cabor unggulan. “Nah apa panjat tebing tidak dibantu ke kejurnas Solo? Kalaupun dibantu, dibantu berapa? Masa di bawah bantuan yang diterima cabor yang bukan unggulan itu,” tukas Yudi Atmika.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Tahap Awal WFH, Pemkab Tabanan Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan

balitribune.co.id I Tabanan -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan seluruh unit pelayanan publik tetap beroperasi secara normal dan menjadi prioritas utama meskipun kebijakan Work From Home (WFH) mulai diberlakukan bagi sebagian pegawai.

Prioritas ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar tanpa hambatan di tengah masa penyesuaian sistem kerja baru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

153 Orang di Lapas Tabanan Jalani Tes Urine

balitribune.co.id I Tabanan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar razia dan tes urine terhadap 153 petugas dan warga binaannya pada Senin (6/4/2026). Kegiatan itu dilakukan untuk memperkuat deteksi dini jelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62. Lewat kegiatan itu, Lapas Tabanan hendak memastikan lingkungannya bersih dari peredaran gelap narkoba.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Karya Ida Betara Turun Kabeh, Ribuan Umat Hindu Sembahyang di Pura Agung Besakih

balitribune.co.id I Amlapura - Umat hindu memadati Pura Agung Besakih untuk menghaturkaan Bakti Penganyar dan persembahyangan bersama dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh. Upacara Bakti Penganyar ini berlangsung khusuk dipuput oleh sejumlah Sulinggih, dan pada Selasa (7/4/2026) merupakan jadwal bakti penganyar Kabupaten Badung.  

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjerat Judi, Oknum Karyawan Yayasan di Bali Gasak Uang Tunai dan Aset Operasional

balitribune.co.id | Denpasar - Aksi seorang staf Yayasan Solefamily Bali berinisial TAM alias Titho (31) terbilang tega. Sebab, pria dengan alamat asal Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Flores, NTT ini mencuri uang Yayasan Solefamily Bali yang diperuntukan orang - orang sakit. Diduga kuat, uang hasil curian itu untuk berjudi karena pria kelahiran 30 Oktober 1995 itu mempunyai riwayat berutang dan berjudi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.