Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dari Lapas, Napi Leluasa Jual Narkoba

Narkoba
Kompol I Wayan Artha memperlihatkan barang bukti dan para tersangka narkoba.

BALI TRIBUNE - Seorang nara pidana (napi) yang kerap disapa Gundul alias AA, begitu leluasa menjual narkoba dari dalam Lapas Kelas IIA Denpasar, Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Salah seorang kurir bernama Ciki Andrias Cahyasari (28), mengaku dirinya menjual narkoba jenis sabu dan ekstasi setelah bekerja sama dengan AA. Bahkan, kepada polisi dari Satuan Reserse Narkoba  (Sat Res Narkoba) Polresta Denpasar yang menangkapnya, Ciki bercerita kalau di dalam Lapas Kelas IIA Denpasar itu, “Si Gundul” merupakan bandar besar narkoba.

Ciki Andrias Cahyasari sendiri ditangkap oleh polisi dari Sat Res Narkoba Polresta Denpasar pada Jumat (28/7) lalu, di Jalan Pura Banyu Kuning Padangsambian, Denpasar, sekitar pukul 23.30 Wita. Dari tangan wanita pengangguran ini, polisi mengamankan barang bukti 23 paket sabu dengan berat bersih  9,21 gram dan ekstasi 32 butir warna biru.

Kasat Narkoba Polresta Denpasar, Kompol I Wayan Artha Ariawan, SIk, Selasa (1/8) menjelaskan, penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat bahwa ada seorang perempuan biasa menggunakan dan mengedarkan narkoba jenis sabu dan ekstasi. Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan, kemudian didapat informasi ciri-ciri fisik serta kendaraan dan alamat tinggalnya dan akhirnya dilakukan penangkapan beserta barang bukti. "Tersangka mengaku mendapat sabu dan ekstasi dari seseorang bernama Gundul alias AA yang berada di dalam Lapas Kerobokan," ungkapnya.

Kepada petugas, tersangka menerangkan, pada Mei lalu ia mengambil sabu ke dalam Lapas Kerobokan dengan modus ditaruh di pakaian kotor dalam bungkusan rokok sebanyak delapan paket. Selanjutnya bulan Juni, ia kembali mendatangi Lapas terbesar di Bali itu untuk mengambil barang haram juga dengan modus yang sama sebanyak 20 paket. Kemudian awal bulan Juli, ia kembali ke Lapas Kerobokan menemui Gundul dengan modus yang sama mengambil sebanyak 20 paket sabu. Seminggu sebelum dibekuk polisi, tersangka mengambil tempelan di seputaran Jalan Gunung Agung Denpasar sebanyak 20 paket.

Menariknya, pada hari Selasa (25/7) tersangka mengambil paketan sabu di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar dengan modus dititipkan kepada seorang terdakwa berinisial J. "Sesudah sidang baru tersangka mengambil barangnya dengan modus dimasukkan di dalam bungkus rokok yang diselipkan di dalam baju kaos baru," tutur Artha.

Tersangka mengaku mendapatkan upah Rp50 ribu per sekali tempel. Dalam sehari ia biasanya menempel di 12 tempat yang tersebar di seputaran Jalan Imam Bonjol, Jalan Mahendradata, Jalan Sunset Road dan di seputaran Renon. Ia juga mengaku terpaksa menjadi kurir narkoba karena tidak bekerja. "Terkait pengakuannya bahwa barang buktinya diambil dari dalam Lapas, masih kita dalami keterangannya dan lakukan penyelidikan lebih lanjut," ujar mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini.

Masih pada hari yang sama. Polisi juga meringkus dua kelompok jaringan narkoba berbeda lainnya. Kelompok jaringan pertama yang dibekuk adalah Made Sudana (22) di sebuah hotel di kawasan Ubung pada pukul 16.00 Wita. Dari tangannya, polisi menyita barang bukti satu paket sabu dengan berat 0.10 gram. Kepada petugas, ia mengaku memesan sabu itu dari Zaenal (21) yang dibeli seharga Rp400 ribu.

Polisi kemudian melakukan pengembangan dan berhasil membekuk Zaenal dua jam kemudian di seputaran Jalan Gunung Catur Padangsambian Kaja dengan barang bukti satu paket sabu dengan berat bersih 0,11 gram. Kepada petugas, ia bernyanyi bahwa barang haram itu dibeli secara langsung Aldi Prayitno (43) seharga Rp300 ribu. Polisi pun kembali melakukan pengembangan dan berhasil menciduk residivis narkoba tahun 2015 ini di seputaran Jalan Cokroaminoto pada pukul 19.30 Wita dan mengamankan barang bukti delapan paket sabu dengan berat 1.01 gram. "Menurut pengakuannya, sabu ini didapat dari seseorang berinisial TRY yang keberadanya tidak diketahui. Masih kita kembangkan lebih lanjut untuk mencari TRY," terang lulusan Akpol tahin 2004 ini.

wartawan
redaksi
Category

Kelompok Ternak Ubung Kaja Dapat Bantuan 11 Induk Sapi

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Pertanian Kota Denpasar menyalurkan bantuan 11 ekor induk sapi beserta 11 sak pakan konsentrat kepada Kelompok Peternak Sapi Gotong Royong di Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Selasa (30/6/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Denpasar dalam memperkuat ketahanan pangan hewani sekaligus meningkatkan populasi ternak sapi di wilayah kota.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Hadiri Rakor Monitoring Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos di Kemendagri

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Koordinasi Monitoring Pelaksanaan Kegiatan Perluasan Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos), bertempat di Gedung Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat dan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian beserta jajaran, Selasa (30/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Makin Dekat dengan Generasi Muda, Astra Motor Gelar Mini Launching New Vario EVO 160 di Klungkung Youth Fest

balitribune.co.id | Semarapura – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kreativitas anak muda sekaligus menghadirkan produk otomotif unggulan. Bertempat di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe, Astra Motor sukses menggelar Exhibition dan Mini Launching untuk produk teranyar, New Honda Vario EVO 160, dalam ajang festival tahunan Klungkung Youth Fest #8 yang berlangsung pada 24–26 Juli 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tragis, Pedagang Sembako di Tuban Terancam Kehilangan Mata Usai Dilempar Bongkahan Beton

balitribune.co.id | Mangupura - Nasib tragis menimpa Sukaryo (56), seorang pedagang sembako di Jalan Simpati, Gang Sada No. 5, Tuban, Kuta, Badung. Ia kini terancam mengalami kebutaan permanen setelah mata kanannya hancur akibat terkena lemparan bongkahan beton oleh orang tak dikenal, Minggu (28/6/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click

Terlibat Kasus TPPO 21 ABK, Oknum Polisi di Bali Terancam Dipecat

balitribune.co.id | Denpasaar - Mantan anggota Ditpolairud Polda Bali, I Putu Setiyawan, terancam diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) dari institusi Polri. Keputusan ini menyusul vonis bersalah dari Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan 21 calon anak buah kapal (ABK) KM Awindo 2A.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.