Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Daya Tarik Wisata Jadi Tantangan Ribuan Terapis

BSWA
Alexandra Sutopo

Mangupura, Bali Tribune

Pariwisata Bali tidak hanya menawarkan potensi alam dan budaya juga dilengkapi dengan wisata kesehatan tradisional. Jika negara maju menjadi tujuan wisata kesehatan modern atau medical tourism, Bali pun dapat dikatakan sebagai wisata non medical tourism yakni daerah tujuan wisata kesehatan, kebugaran dan kesegaran badan seperti misalnya aktivitas spa.

Ketua Bali Spa and Wellness Association (BSWA), Alexandra Sutopo (Lala), mengatakan, berdasarkan database, jumlah usaha spa yang ada di Bali mencapai sekitar 1.100 unit usaha dengan ribuan tenaga terapis. Usaha spa ini sebagian besar tersebar di Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Namun yang sudah tergabung di BSWA hanya 175 unit usaha spa.

Keberadaan spa di Bali, kata dia, memberikan kontribusi yang luar biasa untuk perkembangan pariwisata pulau dewata. Pasalnya, spa Bali ini telah diakui internasional karena memanfaatkan ramuan tradisional. Di samping itu, Kementerian Pariwisata juga telah mengakui jika usaha spa ini termasuk kesehatan untuk kebugaran tubuh.

Menurutnya, spa telah menjadi salah satu daya tarik wisata bagi wisatawan asing dan domestik sehingga harus mendapatkan perlindungan dari pemerintah terutama untuk tenaga terapisnya. Sebab, tenaga terapis spa sangat rawan terhadap tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh pengguna jasa atau konsumen.

“Pelecehan seksual atau pelecehan lainnya itu merupakan tanggung jawab perusahaan, di mana perusahaan memberikan semacam bimbingan dan pelatihan-pelatihan mengenai mengatasi pelecehan dan bagaimana mereka harus bertingkah laku sehingga tidak mengundang pelecehan ini,” katanya ketika dikonfirmasi, Selasa (17/5).

Dia menyatakan selain perusahaan dan pemerintah, asosiasi juga berperan dalam memberikan bimbingan kepada terapis agar terhindar dari pelecehan. “Pelecehan ini kita sebut suatu situasi yang luar biasa yang tidak pada biasanya kita hadapi,” ucap Lala. Terapis juga harus bisa memposisikan dirinya agar tetap bersikap profesional terhadap konsumennya.

Dengan demikian dikatakannya tidak ada keinginan dari konsumen untuk berbuat yang tidak diinginkan. Namun pihaknya pun mengatakan hingga sekarang ini asosiasi belum pernah menerima keluhan pelecehan tersebut. “Saya sebagai orang yang bekerja di industry ini jelas pernah menerima keluhan-keluhan seperti ini dari terapis,” akunya.

Dikatakan Lala, dari asosiasi sendiri sangat menyadari kalau terapis rawan kena tindakan pelecehan. Tapi sebagian dari terapis sudah tahu cara untuk menghadapi masalah pelecehan. “Tapi kalau Spa yang tidak tergabung asosiasi kami tidak tahu bagaimana prosedur menghadapi hal itu,” akunya. Namun, perlindungan terapis dari pelecehan seksual, belum masuk dalam program penting BSWA.

“Karena yang lebih mendesak sekarang kami mengutamakan dari sisi perizinan. Terkait perizinan ini memang waktunya mendesak karena dari perizinan ini nanti menyangkutnya kesana yakni bagaimana si terapis ini pernah dilatih dan tahu untuk mengatasi situasi yang tidak pada tempatnya. Jadi ini merupakan bagian dari kompetensi terapis,” jelas Lala

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Cok Raka Darmawan, menyadari perlunya perlindungan untuk para terapis spa. Menurutnya, sebelum menjadi terapis, saat mengikuti pelatihan atau sekolah terapis, mereka telah dibekali kemampuan untuk mengatasi hal-hal yang tidak diinginkan. Pihaknya menginginkan semua usaha yang bergerak di sektor industri pariwisata termasuk spa agar tergabung menjadi anggota asosiasi.

“Kalau data sekarang ada di Badan Pelayanan Perizinan. Sehingga data yang masuk ke Dinas Pariwisata sangat lambat. Ya sudah pasti harus memberikan perlindungan. Terapis ketika melakukan pelatihan untuk mendapatkan keahlian bisa memijat itu juga sudah dibekali pengetahuan-pengetahuan seperti itu,” sebut Cok Raka.

Terkait terapis, kata dia, tentu sudah dibentengi dengan kemampuan untuk memperlakukan konsumen sesuai etika ketika menghadapi konsumen berprilaku tidak wajar. “Tentunya melaporkan kepada pihak keamanannya dia atau manajemen. Saya harapkan tenaga spa tidak terjerumus atau justru terayu oleh konsumennya untuk berbuat negative,” harap Cok Raka.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Simbol Penyucian Diri, Umat Buddha Gelar Upacara Pemandian Bodhisatva Rupang

balitribune.co.id | Mangupura - Ratusan umat Buddha memadati Vihara Buddha Dharma Bali yang berlokasi di kawasan Legian, Badung, pada Minggu (31/5/2026) untuk merayakan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570. Prosesi ibadah berlangsung khidmat, diawali dengan penyalaan Pelita Waisak dan dilanjutkan dengan upacara pemandian Bodhisatva Rupang.

Baca Selengkapnya icon click

Jemaah Haji Asal Desa Pegayaman Meninggal di Mekkah

balitribune.co.id I Singaraja - Seorang jemaah haji asal Kabupaten Buleleng, Ibrahim Mujab (75), asal Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi, pada Minggu (31/5/2026) siang waktu setempat. Ibrahim dinyatakan meninggal usai menjalani rangkaian puncak ibadah haji. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bangun 2 Pos Damkar, Pemkot Denpasar Siapkan Anggaran Rp10 Miliar

balitribune.co.id I Denpasar - Pemkot Denpasar akan membangun dua pos pemadam kebakaran baru di tahun 2026 ini. Pembangunan ini dilakukan untuk memperkuat layanan pemadaman kebakaran di Denpasar. Rencananya Pos baru ini akan ditempatkan di Serangan dan Kesiman Kertalangu dengan anggaran disiapkan sebesar Rp10 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Wabup Bangli di Hari Lahir Pancasila: Jadikan Ideologi yang Hidup

balitribune.co.id | Bangli - Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, memimpin Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Kabupaten Bangli yang dipusatkan di Alun-Alun Kota Bangli pada Senin (1/6/2026). Peringatan tahun ini terasa spesial karena dirangkaikan dengan pembukaan Bulan Bung Karno ke-8 Tahun 2026 di Kabupaten Bangli.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angkat Kreasi Busana Berbahan Kain Perca, Denpasar Fashion Street Siap Digelar 6 Juni Mendatang

balitribune.co.id I Denpasar - Dekranasda Kota Denpasar bersama Disperindag Kota Denpasar kembali menggelar Denpasar Fashion Street (DFS). Ajang fashion tahunan yang memasuki penyelenggaraan kali ketiga ini akan dilaksanakan pada 6 Juni 2026 mendatang di Kawasan Patung Dewi Melanting, Pelataran Pasar Badung, Denpasar. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.