Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dayu Oka Ditemukan Tak Bernyawa di Pasar Payangan

Bali Tribune/Petugas BPBD evakuasi korban di Pasar Payangan

balitribune.co.id | Gianyar - Perempuan paruh baya, penjaga toko meninggal di sebuah toko di Lantai III, Pasar Umum Payangan gegerkan warga, Rabu (15/1) malam. Korban yang diketahui bernama Ida Ayu Oka Eka ( 53) asal Banjar Maspait, Krramas, Balhbatuh. Diduga, korban terjatuh lantaran epilepsi yang dideritanya kumat.

Suasana Pasar Senggol Gianyar di Pasar Umum Gianyar langsung berubah riuh saat puncak kunjungan sekitar Pukul 19.30 wita. Menyusul teriakan minta tolong dari Ida Ayu Ketut Udiani (80) pemilik toko di Lantai III Pasar setempat. Saat warga berdatangan ke toko yang menjual alat-alat kelengkapan upacara itu, didapati korban sudah terbaring lemas. Beberapa warga mencoba memberi pertolongan namun korban tetap tidak bergerak. Hingga akhirnya, petugas dari UPT Kesmas Payangan didatangkan ke lokasi. Dan sayang, saat diperiksa, korban dinyatakan sudah meninggal. Keberadaan korban ini kemudian dilaporkan ke Polsek setempat, BPBD Gianyar serta PMI untuk proses evakuasi.

Dari keterangan pemilik toko yang juga ibu korban, Ida Ayu Ketut Udiani, sebelum meninggal korban sempat membantu berjualan lanjut memindahkan sejumlah barang dagangan. Namun di balik tumpukan barang, ibu korban mendengar suara barang terjatuh. Iapun bergegas ke balik tumpukan barang dan didapati korban terjatuh dengan tubuh tertelungkup. Karena tubuh korban tidak bergerak ibu korban mencoba memberikan pertolongan dengan membalikkan tubuh korban serta memberikan korban minum.air kelapa muda. Sayang, korban tetap tidak ada reaksinya. "Saya juga sempat membasahi punggung anak saya dengan air kelapa muda . Namun tetap tidak sadarkan diri," ungkapnya.

Khawatir dengan keselamatan korban, ibu korban lantas minta pertolongan, lanjut didatangkan petugas medis dan aparat kepolisian." Anak saya ini mempunyai riwayat penyakit epilepsi dari kecil. Ia juga sempat mengeluhkan sakit kepala saat membantu berjualan," tambahnya.

Kapolsek Payangan, Akp I Gede Sudyatmaja menyebutkan, atas laporan itu pihaknya langsung menurunkan petugas dan berkoordinasi dengan petugas UPT kesmas Payangan. DIpimpin oleh dr. Mira Handani korban lantas dilakukan visum. Mengenai penyebab kematian korban, pihaknya belum berani memastikan." kami tidak menemukan tanda tanda bekas kekerasan maupun luka baru ditubuh korban," terangnya.

Lanjutnya, korban diperkirakan sudah meninggal lebih dari 2 jam setelah dilakukan pemeriksaan. Diakui pula jika korban mempunyai riwayat penyakit epilepsi. "Kematian korban kemungkinan disebabkan lambatnya pertolongan. Mengingat kumatnya penyakit epilepsi korban dan atas Kejadian tersebut pihak Keluarga tidak mempermasalahkannya," jelasnya.

Setelah dilakukan visum, petugas BPBD Gianyar langsung mengevakuasi jenazah korban ke mobil ambulance. Dan selanjutnya membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Sanjiwani Gianyar untuk dititipkan sementara. 

wartawan
Nyoman Astana
Category

Dari Jaringan hingga Logistik, Langkah Nyata Telkomsel Dampingi Pemulihan Flores

balitribune.co.id | Flores - Telkomsel terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur. Melalui semangat “Melayani Sepenuh Hati”, Telkomsel menyalurkan bantuan kemanusiaan di tiga titik terdampak sebagai bagian dari dukungan terhadap proses tanggap darurat dan pemulihan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Eks PMI Alih Profesi Jual Rokok Ilegal, 2 Ribu Bungkus Disita

balitribune.co.id I Negara - Niat memutar modal hasil merantau di luar negeri justru membawa seorang perempuan pemilik warung sembako berinisial N (44) berurusan dengan hukum. Warga asal Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleg, itu diamankan Satreskrim Polres Jembrana setelah kedapatan mengedarkan ribuan bungkus rokok tanpa pita cukai di kawasan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.