Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Debit Air Sungai Kian Menyusut, Pola Tanam Padi Terancam

Bali Tribune/ USAI PANEN - Setelah musim panen padi pola kedua pekan ini, dipastikan pola tanam ketiga tidak berjalan lantaran debit air sungai menyusut.
balitribune.co.id | Negara - Musim kemarau yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir kini juga telah berdampak pada aktifitas pertanian. Menyusutnya debit air pada derah aliran sungai di Jembrana kini mengancam pola tanam padi.  Minimnya suplai air ke areal persawahan menyebabkan pola tanam padi di sejumlah subak kini terancam molor.
 
Seperti salah satunya yang kini dialami petani di kawasan persawahan Subak Tamblang. Kawasan persawahan Subak Tamblang yang terbentang di dua desa, yakni dari wilayah Desa Dangin Tukadaya hingga di Desa Batuagung Kecamata Jembrana, sebelumnya menerapkan pola tanam tiga kali tanaman padi dalam setahunnya. Namun kini puluhan petani krama subak yang memiliki lahan sawah di kawasan ini tidak bisa menerapkan pola tanam yang telah ditetapkan oleh subak setempat. Setelah masa panen padi kedua yang mulai pekan lalu, dipastikan pola tanam ketiga tidak dapat dilakukan.
 
Tidak berjalannya pola tanam ketiga di kawasan subak ini, yang berlangsung menjelang akhir tahun, disebabkan menyusutnya debit air. Sumber air irigasi persawahan di wilayah kedua desa ini dari Bendung Jero Pengentuh di Banjar Taman, Desa Batuagung yang kini sudah menyusut. Tidak sedikit juga subak lain yang selama ini mengandalkan suplai air dari bendung di Tukad Dangintukadaya ini. 
 
Kelihan Subak Tamblang, Gusti Suantra, Minggu (15/9), mengatakan sebelumnya usai musim panen kedua di disubak yang dipimpinnya, sejatinya berlanjut menerapkan pola tanam padi ketiga kalinya tanpa diselingi palawija. Namun lantaran terbentur irigasi yang mengering, sehingga pola tanam padi yang sedianya berlanjut sehabis masa panen ini, yakni Oktober mendatang diperkirakan molor dan baru bisa dilaksanakan pada Februari tahun 2020. Dengan kondisi debit air yang menyusut ini, diakuinya produktifitas subak seluas 47 hektare ini akan menurun sebab pada tahun ini hanya dapat dilakukan dua kali pola tanam. “Tadi saya sudah cek kebendungan induk ternyata air sangat jauh dibawah dan tidak bisa lagi dinaikan kesaluran irigasi. Dengan kondisi ini pola tanam ketiga di subak kami sudah tidak bisa berjalan,” ungkapnya.
 
Ia memastikan setelah musim panen kedua ini, persawahan di kawasan subak ini kini juga dipastikan tidak berproduksi lagi. Dengan tidak adanya suplai air, palawija juga menurutnya tidak memungkinkan untuk ditanam mengisi kekosongan pola tanam padi ketiga. Kini para krama subak menurutntya hanya bisa pasrah terhadap dampak musim kemarau ini. “Sambil menunggu hujan turun yang diperkirakan mulai Februari, sementara waktu persubakan kita diamkan dan dikosongkan saja. Pola tanam baru bisa kita laksanakan lagi setelah turun hujan dan debit air sungai meningkat,” terangnya.
 
Sedangkan pada pola tanam kedua yang dimulai pertengahan tahun, hasil panen di kawasan Subak Tamblang ini menurutnya tergolong berhasil. Padahal diakuinya setelah musim tanam sekitar tiga bulan lalu air sudah mulai menyusut dan rigasi juga kerap tersendat. Dari penanama benih jenis Chierang dan Infari 42, pada musim tanam kedua tahun ini mengahsilkan 6,5 ton hinngga 7 ton gabah per hektar. Bahkan pada musim panen kedua ini menurutnya petani krama subak yang sebanyak 110 orang masih diuntungkan dengan harga beli gabah sekitar Rp 260 Ribu hingga Rp 300 ribu perarenya. (u)
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Puspa Negara Hadiri Doa Bersama untuk Keselamatan Negeri

balitribune.co.id | Mangupura - Anggota DPRD Kabupaten Badung, Wayan Puspa Negara, yang mewakili Ketua DPRD Badung, hadir langsung di tengah-tengah masyarakat dalam acara Doa Bersama untuk Keselamatan Negeri dan Pengajian Isra’ Mi’raj. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Area Parkir Mangrove G20, Jalan By Pass Ngurah Rai, Suwung, Denpasar, Rabu (7/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Komisi IV DPRD Badung Rapat Kerja dengan RSD Mangusada

balitribune.co.id | Mangupura - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung melaksanakan rapat kerja bersama pihak Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada di ruang rapat Gosana II lantai 2 DPRD Badung, Kamis, (8/01/2026). Rapat kerja tersebut membahas tentang laporan layanan RSD Mangusada dan kebutuhan alat kesehatan penunjang layanan. 

Baca Selengkapnya icon click

Pengukuhan Prajuru MDA Kecamatan se-Kabupaten Klungkung Masa Bakti 2026–2031

balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria menghadiri upacara pengukuhan Prajuru Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan se-Kabupaten Klungkung masa bakti 2026–2031, bertempat di Wantilan Pura Agung Kentel Gumi, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Rabu (7/1/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kawanan Tokek Besarang di AC, Petugas Damkar Ambil Peran

balitribune.co.id | Gianyar - Tidak hanya dalam kondisi kedaruratan, urusan tangkap tokek pun, warga mengandalkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gianyar. Syukurnya, petugas gerak cepat ini tak pilih-pilih pelayanan, bersarang di dalam AC, selusin tokek pun berhasil dievakuasi di rumah warga Banjar Bungsu, Desa Singapadu, Sukawati.

Baca Selengkapnya icon click

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Belasan Pedagang Kecil Diberikan Booth Kontainer

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah Kabupaten Jembrana terus memperkuat pemberdayaan usaha mikro dan warung kecil. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menyalurkan bantuan booth kontainer kepada para pedagang. Langkah ini sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan ekonomi kerakyatan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.