Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Defisit Transaksi Berjalan Jadi Hambatan BI Pangkas Suku Bunga

Bali Tribune/ Deputi Gubernur BI, Mirza Adityaswara
balitribune.co.id | Jakarta - Defisit transaksi berjalan menjadi satu-satunya 'hambatan' yang harus diatasi sebelum Bank Indonesia menurunkan suku bunga. 
 
Dilansir dari bisnis.com, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Mirza Adityaswara menuturkan ada tiga hal yang berpengaruh dalam penentuan kebijakan moneter bank sentral, yaitu inflasi, kebijakan bank sentral AS, dan defisit transaksi berjalan. 
 
Inflasi terkendali dalam level rendah sejak tahun 2015 hingga saat ini, sementara kebijakan suku bunga bank sentral AS ke depan sudah lebih jinak dibandingkan dengan 2018, sehingga dapat mendorong pergerakan aliran modal ke dalam negeri.
 
"Dari tiga faktor itu, tinggal satu faktor yang harus kita pantau dan itu penting untuk kebijakan moneter ke depan,"ungkap Mirza, selepas peluncuran buku Laporan Perekonomian Indonesia (LPI), Rabu (27/3).
 
Menurut Bank Indonesia, defisit transaksi berjalan harus pada kisaran 2,5% pada tahun ini. Untuk jangka menengah dan panjang, Mirza mengatakan reformasi struktural harus menjadi kunci utama. 
 
Seperti diketahui, defisit transaksi berjalan pada 2018 mencapai kisaran hingga US$31 miliar atau sekitar 2,98% terhadap PDB. Faktor yang memberatkan adalah impor barang modal untuk pembangunan infrastruktur yang mencapai US$6 miliar.  
 
Faktor kencangnya impor ini tidak diimbangi oleh pembiayaan defisit yang cakap dari aliran dana asing akibat normalisasi suku bunga di negara maju. Di sisi lain, hambatan ekspor datang dari harga komoditas yang rata-rata mengalami penurunan pada tahun lalu. 
 
Ekonom PT Bahana Sekuritas, Putera Satria Sambijantoro menuturkan bank sentral masih perlu berhati-hati dalam menurunkan suku bunga. Pasalnya, bayang-bayang pelemahan ekonomi global membayangi. 
 
"Yang perlu diwaspadai Bank Indonesia dalam menentukan arah suku bunga yaitu hal-hal seperti sudden reversal yang bisa terjadi tahun 2019 ini," ujar Satria. Rabu (27/3).
 
Pada awal minggu ini, Senin (25/3), pasar saham anjlok diikuti oleh pelemahan berbagai mata uang, termasuk rupiah, serta penguatan dolar indeks dan imbal hasil US Treasury meningkat. Semua terjadi hanya karena sentimen data ekonomi global yang menunjukkan performa buruk dari ekonomi besar, seperti Jerman, Perancis dan lain sebagainya.
 
Hal ini, kata Satria, mengingatkan kondisi pada 2007 ketika Federal Resevere menurunkan suku bunga dan BI ikut merespon dengan penurunan. Namun, penurunan BI rate saat itu tidak bertahan lama karena kekhawatiran terjadi setelah investor mulai mencari safe haven di tengah mulai bergejolaknya resesi ekonomi. 
 
"Jadi penurunan suku bunga dalam jangka pendek, kalau situasi ekonomi globalnya tidak pasti dan ekspor outlooknya kurang bagus serta ketidakpastiannya tinggi akan sangat sulit," tegasnya.  
wartawan
Hans Itta
Category

Bupati Gus Par Teken Nota Kesepakatan Perkuat Pembimbingan Klien Pemasyarakatan di Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Guna mengoptimalkan bimbingan dan pengawasan terhadap klien pemasyarakatan, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, Rabu (15/7/2026) memimpin penandatanganan Nota Kesepakatan dan Rencana Kerja antara Pemerintah Kabupaten Karangasem dengan Balai Pemasyarakatan Kelas II Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

Berkedok SBKKN, OJK Bali Tegaskan Ajakan "Bebas Utang" Adalah Penipuan

balitribune.co.id | Denpasar - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat terkait maraknya penawaran dari oknum atau lembaga yang menjanjikan pelunasan kredit serta mengajak debitur untuk tidak membayar utang ke bank, perusahaan pembiayaan, maupun lembaga jasa keuangan lainnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Khitan Massal Gratis Program TJSL Pegadaian Kanwil VII Diikuti 145 Anak di Kota Bima

balitribune.co.id | Bima - PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kegiatan Khitan Massal Gratis yang diselenggarakan di Kantor Pegadaian Cabang Bima. Antusiasme masyarakat begitu tinggi sehingga jumlah peserta meningkat dari target awal 120 anak menjadi 145 anak.

Baca Selengkapnya icon click

Ditegur karena Ugal-ugalan saat Mabuk, Warga di Klungkung Dikeroyok Sekelompok Pendatang

balitribune.co.id | Mangupura - Aksi premanisme jalanan terjadi di wilayah hukum Polres Klungkung. Seorang buruh harian lepas, I Kadek Indrawan (37), menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pengendara sepeda motor yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Apresiasi Tabanan Hustle 3x3 Vol 2, Tegaskan Komitmen Cetak Atlet Basket Berprestasi

balitribune.co.id | Tabanan - Semangat pembinaan atlet basket usia dini mewarnai pelaksanaan Tabanan Hustle 3x3 Vol 2 yang digelar Perbasi Kabupaten Tabanan selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Juli 2026, di Lapangan Basket Alit Saputra Tabanan. Sebagai wujud dukungan terhadap pembinaan olahraga sekaligus pengembangan potensi generasi muda, Bupati Tabanan, Dr.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Bangun Ulang Patung Catur Muka, Hadirkan Ikon Kota yang Lebih Monumental

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR) akan membangun Patung Catur Muka baru sebagai bagian dari penataan kawasan strategis Jalan Gajah Mada pada Tahun Anggaran 2026. Patung yang menjadi salah satu ikon Kota Tabanan itu akan dibangun di lokasi yang sama dengan patung lama, namun dengan dimensi yang lebih besar sehingga tampil lebih monumental.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.