Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dekat Permukiman dan Fasum, Pembangunan Pabrik Dipertanyakan Warga

Bali Tribune/ DIPERTANYAKAN - Areal pembangunan pabrik di Pengambengan yang dipertanyakan warga, tampak dikelilingi tembok tinggi.
balitribune.co.id | Negara - Adanya pembangunan pabrik di Banjar Munduk, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, kini dipertanyakan warga. Warga setempat khawatir aktiftas pabrik itu nantinya berdampak pada wilayah sekitar. Telebih lokasi pembangunan pabrik yang tidak jauh dari kawasan permukiman, juga berada bersebelahan dengan UPT Puskesmas II Negara di Pengambengan serta Pura Dang Khayangan Jati.
 
Kendati di areal pembangunan pabrik itu sudah berdiri sebuah bangunan terbuka, namun sejumlah warga sekitar mengaku hingga kini belum mengetahui secara pasti peruntukannya. Salah seorang warga ditemui, Minggu (28/7), menungkapkan sejak awal dibangun di areal terbuka itu belum diketahui bangunan tersebut akan digunakan jenis pabrik apapun. Warga hanya mengetahui adanya tumpukan yang disinyalir merupakan bahan operasional di dalam areal pabrik tersebut, yang memang ditaruh tanpa ada penutup.
 
Setiap hari sejumlah kendaraan juga keluar masuk lokasi pembangunan pabrik mengangkut barang seperti sekam padi hingga serbuk kayu. Tidak diketahuinya secara jelas aktifitas pembangunan pabrik ini oleh warga membuat warga khawatir aktiftas pabrik ini justru akan mengganggu aktifitas warga sekitar. Terlebih selain lokasi tidak jauh dari kawasan permukiman, lokasi pabrik juga berdekatan dengan fasilitas publik seperti UPT Puskesmas I Negara yang melayani rawat inap 24 jam serta tempat ibadah umum (pura).
 
Kini warga mempertanyakan keberadaan pabrik yang arealnya memang dikelilingi tembok tinggi dan hanya satu pintu masuk lebar di depan ini, “Bagaimana bisa pabrik ada di dekat Puskesmas? Apakah sudah sesuai dengan tata ruang dan dampak sekitar. Lokasinya juga terbuka tanpa ada pelindung seperti itu,” tanya sumber warga ini. Warga berharap pembangunan pabrik ini bisa menjadi perhatian serius intansi terkait karena dinilai akan berdampak pada lingkungan sekitar termasuk fasilitas umum di sekitarnya.  
 
Kendati dipertanyakan warga sekitar, namun Pj Kepala Desa Pengambengan, Sadikin, dikonfirmasi, Minggu kemarin, mengatakan dari informasi yang diterimanya setelah melakukan pengecekan, bangunan di areal tersebut sudah berizin lengkap. Menurutnya, di areal itu dibangun pabrik pengemasan serbuk kayu. “Setelah kami cek, izinnya sudah lengkap. Memang berdekatan dengan Puskesmas, tetapi bukan penyanding. Di sebelah rumah pribadi dan di belakang tanah Pura. Tidak langsung Puskesmas,” terangnya.
 
Pihaknya juga memastikan pabrik pengolahan itu sampai saat ini belum beroperasi. Pemiliknya baru sebatas memasang bangunan atap untuk areal terbuka. “Sudah diproses sejak lama dan itu milik warga saya. Yang jelas sudah keluar izin lokasi dari pusat. Kita cek sudah berizin, dari penyanding dan pihak pengempon pura juga sudah setuju. Sudah ada tandatangan,” ujarnya. 
 
Namun ia mengakui pabrik tersebut belum memiliki izin usaha. “Memang untuk industri, tinggal ijin SIUP-nya yang diproses trakhir,” tandasnya. (u)
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Empat WNA ‘Bonnie Blue’, Terbukti Salahgunakan Visa Wisata

balitribune.co.id | Mangupura - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai resmi mendeportasi empat Warga Negara Asing (WNA) yang tergabung dalam manajemen konten “Bonnie Blue” setelah terbukti menyalahgunakan izin tinggal keimigrasian selama berada di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Hingga November 2025 Bandara Bali Layani 22 Juta Penumpang

balitri bune.co.id | Kuta - Trafik operasional penerbangan mengalami pertumbuhan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada tahun 2025. Pihak bandara mencatatkan pelayanan kepada 22.118.214 penumpang pada periode Januari hingga November 2025, atau mengalami peningkatan 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang melayani 21.869.747 pergerakan penumpang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Pengguna Jalan, Polsek Dentim Amankan Konvoi Pelajar

balitribune.co.id | Denpasar - Polsek Denpasar Timur (Dentim) mengamankan sejumlah pelajar yang melaksanakan konvoi menggunakan sepeda motor tidak sesuai standar pabrik di Jalan WR. Supratman, Tohpati, Denpasar Timur, pada Sabtu (13/12/2025) malam. Aksi konvoi tersebut dinilai meresahkan pengguna jalan serta berpotensi membahayakan keselamatan berlalu lintas.

Baca Selengkapnya icon click

Gas Bocor, Api Melahap Hotel dan Spa Grand Sehati di Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Kepulan asap sempat meriuhkan aktivitas pariwisata di  jalan Monkey forest, Ubud, Minggu (14/12) Pukul 10.00 Wita. Sebuah hotel dan Spa mengalami kebakaran yang dipicu  kebocoran tabung gas. Seorang petugas dari distributor gas elpiji mengalami luka bakar saat mengganti tabung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penglipuran Menuju Desa Wisata Regeneratif Kelas Dunia di 2026

balitribune.co.id | Denpasar - Desa Wisata (Dewi) Penglipuran selama ini identik dengan citra desa terbersih, rapi, dan paling fotogenik di Bali. Namun, di tengah tantangan pariwisata global yang kian kompleks, keindahan visual saja dinilai tak lagi cukup. Penglipuran pun memilih melangkah lebih jauh dengan menegaskan komitmennya menuju "pariwisata regenerative" melalui peluncuran agenda besar bertajuk “Regenerative Tourism 2026.”

Baca Selengkapnya icon click

Belasan Usaha Wisata Bahari dan Tirta di Bali Kantongi Sertifikat dari LSU

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya menyerahkan sertifikat usaha bidang pariwisata kepada pelaku usaha wisata tirta atau bahari yang tergabung di asosiasi Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta (Gahawisri) Bali yang berlangsung di Kantor Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali, Jumat (12/12).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.