Diposting : 21 July 2018 16:06
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
BALI TRIBUNE - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar menggelar program monitoring dan evaluasi (Monev) dengan menyasar perajin di Kota Denpasar, Jumat (20/7). Program monev yang digelar guna meningkatkan produk baik dari segi kuantitas maupun kualitas para perajin ini menyasar dua perajin yakni Candra Collection dan Maheswari Decoucraft.
Kegiatan monev dimulai dengan mengunjungi Candra Collection yang berlokasi di Jalan Mekar II Blok AI no 8 Pemogan Denpasar Selatan. Dengan produk andalan seperti sandal, sepatu dan tas. Adapun lokasi yang kedua yakni Mahaswari Decoucraft Jl Gunung Seraya IIA Kecamatan Denpasar Barat dengan produksinya berupa ayaman keben, tas, dompet dan bokor.
Pemilik Candra Collection, Ni Nyoman Ayu Upadani mengatakan bahwa saat ini pihaknya terus berupaya mengembangkan usaha dengan beragam desain baru yang memiliki ciri khas tersendiri. Selain itu, pihaknya juga turut gencar melaksanakan promosi baik di dalam maupun luar negeri.
Seperti halnya Jakarta, Australia, Jepang, dan Belanda. Khusus di Bali pemasarannya dilakukan di Centro, Beachwaik, Mall Bali Galeria dan Bali Collection. Serta sebagai upaya memaksimalkan promosi pihaknya juga turut meramaikan event-event lainya di Bali bahkan di Indonesia.
Dari penyajian produk, sebagai rasa cinta terhadap bahan baku daerah maka produk yang dipakai bahan pokonya berasal dari di Bali dengan tetap menyesuakian permintaan pasar atau konsumen. "Kalau ada yang minta kulit kita buatkan, jika ada permintaan non kulit juga siap membuatkan seperti dari kain songket endek dan lain sebagainya," ujarnya.
Upadani mengaku, pelaksanaan monev ini sangat bermanfaat bagi perajin karena dapat mengembangkan produk - produk dan menjadi wahana untuk berbagai ilmu dari yang tidak tahu menjadi tahu. "Kami mengucapkan terima kasih khususnya Dekranasda Kota Denpasar dan Pemerintah Kota Denpasar yang rutin melaksanakan monev sehingga perkembangan perajin UMKM dapat terpantau dengan baik, serta jika ada permasalahan dapat segera di atasai dengan maksimal," paparnya.
Ketua Deskranasda Kota Denpasar Selly Dharmawijaya Mantra mengatakan pelaksanaan monev menjadi agenda rutin Dekranasda Denpasar dalam meningkatkan bersama daya saing produk perajin Denpasar. Dengan terselenggaranya monev ini secara berkelanjutan Selly berharap perajin bisa menghadapi persaingan global yang kian pesat.
Menghadapi persaingan tentunya dengan cara produkmya harus lebih kreatif dan senantiasa berinovasi. "Semakin kreatif produk perajin akan semakin diminati oleh masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, produk baru yang dibuat perajin lama lama pasti akan ada yang meniru. Hal itu menurutnya sangat bagus, karena kreatifitas perajin akan semakin meningkat dengan membuat produk yang baru lagi dan lebih bagus. "Jika produk baru pengetajin ditiru tentunya pengrajin lebih kreatif dengan menciptakan produk baru. Tentunya produk yang diciptakan lebih kreatif dan bagus serta mempunyai ciri khas tersendiri," ujarnya.
Maka dari itu ia berharap agar pengerajin tidak pernah bosen untuk membuat produk yang baru lagi. "Kami juga berharap agar pengerajin lebih semangat meningkatkan inovasinya. Selain perajin pelaksanaan monev kali ini Tim Dekranasda juga di sambut ibu PKK yang ada diwilayah masih masing," ujarnya.