Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Delegasi IMF Kunjungi Pura Desa Batuan

Rombongan delegasi IMF mengunjungi cagar budaya Pura Desa Batuan Sukawati.

BALI TRIBUNE - Memasuki hari keempat pertemuan IMF-World Bank, para delegasi berkesempatan mengunjungi sejumlah objek wisata di Gianyar. Pada kesempatan pertama rombongan  mengunjungi cagar budaya Pura Desa Batuan Sukawati, Kamis (11/10). Rombongan disambut tarian Tari Panyembrama dan pengalungan bunga oleh Wakil Bupati Gianyar AA Gde Mayun, yang pada kesempatan itu didampingi Kadis Pariwisata Gianyar, AA Ari Bhrahmanta, Camat Sukawati, AA Gde Raka Surya Diputra,  Kepala Desa Batuan Sukawati I Nyoman Netra dan  Bendesa Desa Adat Batuan I Made Djabur. Selama 30 menit rombongan dapat melihat-lihat situs purbakala yang ada di sana. Untuk mengetahui sejarah dan  nilai historis yang ada di situs tersebut, rombongan juga didampingi penerjemah yang selalu sigap menjawab setiap pertanyaan. Selain itu, rombongan juga berkesempatan melihat secara langsung  aktivitas krama desa ngayah persiapan prosesi upacara Saraswati yang jatuh pada Saniscara Umanis Watugunung, Sabtu (13/10). Dipilihnya  objek wisata cagar budaya di Pura Desa Batuan Sukawati sebagai salah satu destinasi kunjungan, ditanggapi antusias oleh Bendesa Adat Desa Batuan, I Made Djabur. Pada kesempatan itu ia mengaku sangat bangga menerima kunjungan delegasi dari berbagai negara tersebut. Meski tidak ada persiapan khusus, namun untuk memberikan pelayanan terbaik mulai dari pecalang, pedagang maupun pengunjung diimbau menjaga ketertiban dan kebersihan. Namun, meski ada kunjungan khusus, objek wisata ini masih terbuka untuk kunjungan wisatawan lain. Hanya jalur masuknya dibedakan. Sedangkan terkait pengamanan, pihaknya telah menyiagakan pecalang dibantu pihak kepolisian. “Tingkat kunjungan wisman ke Pura Desa Batuan saat ini rata-rata 2.000 orang per hari, masih dominan wisatawan China,” jelas I  Made Djabur. Wakil Bupati Gianyar, AA Gde Mayun juga menyambut baik kunjungan delegasi IMF dan World Bank kesejumlah objek wisata di Kabupaten Gianyar.  Menurutnya, kunjungan ini memberi keuntungan yang tidak sedikit terutama promosi pariwisata. Mereka sangat menikmati culture heritage ,dimana nantinya secara tidak langsung mereka akan mempromosikan keindahan objek wisata di Gianyar di negaranya yang tentu saja berdampak pada meningkatnya pendapat terutama di sektor pariwisata. Hal senada ditegaskan Kadis Pariwisata Gianyar, AA Ari Bhramanta, kunjungan delegasi IMF dan World Bank berdampak positif pada meningkatnya jumlah kunjungan wisata. Namun diakui tidak secara instan atau langsung meningkat, tapi akan dirasakan tahun-tahun mendatang. Bagaimana para delegasi itu bercerita tentang keindahan Bali khususnya Gianyar di negaranya masing-masing, hal itulah yang diharapkan.  Ditambahkan Ari Bhramanta, dari 33 objek wisata yang akan dikunjungi delegasi IMF dan World Bank di Bali, 13 di antaranya merupakan di Gianyar. Pada kunjungan kali ini, setelah mengunjungi Situs Purbakala di Pura Desa Batuan, delegasi juga mengunjungi Gallery Marka Ubud, dan Puri Lukisan Ratna Warta Ubud. 

wartawan
redaksi
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.