Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Demam Plastik Exchange, Anak-Anak SD Rajin Ngebolang

Bali Tribune / Anak-anak di Desa Saba Berburu sampah Plastik

balitribune.co.id | Gianyar - Sampah plastik yang sebelumnya dicuekin, kini justru jadi sasaran ngebolang anak-anak di Gianyar. Sepertinya halnya aksi anak-Anak di Desa Saba, Blahbatuh, dalam sepekan ini rajin turun ngebolang memburu sampah perusak lingkungan ini. Mereka berupaya mendapatkan sampah plastik sebanyak-banyaknya untuk mendpatakan beras yang banyak pula saat kegiatan plastik exchange  berikutnya yang akan diadakan Kamis, (22/10) mendatang.

Pantauan Bali Tribune, Selasa (20/10) anak-anak ini mulai beraksi memunguti sampah plastik sejak sore hari pukul 15.00 wita. Mereka beradu cepat sesama temannya. Tidak sedikit yang mendapatkan satu karung penuh dan satu kresek penuh. Lantaran sampah plastik jumlahnya sangat melimpah, "Saya ingin mendapat beras yang banyak untuk Ibu," ungkap I Wayan Gede Sugiarta, Bocah asal Banjar Banda, Desa Saba.  Berbagai sampah plastik mulai dari botol air mineral, kemasan makanan ringan, hingga kresek dipunguti oleh anak yang masih polos tersebut. Tanpa merasa jijik mereka dengan sigapnya masuk ke selokan lalu memungut sampah plastik dengan tangannya. "Saya tidak menyangka anak-anak akan sangat seantusias ini memungut sampah plastik," bangga kelian dinas Banjar Banda, Kadek Merta Anggara yang mengawasi kegatan anak-anak ini.

Disebutkan, anak-anak yang berburu sampah plastik ini bisa belajar mengenal lingkungan dan sambil bermain bersama teman-temannya. Tidak hanya belajar dalam kelas, tetapi juga dilingkungan sekitarnya. Karena kebanyakan di rumah, anak-anak menjadi kekurangan sosialisasi.

Meski demikian, pihaknya tetap memberikan pesan kepada anak-anak agar tetap mentaati protokol kesehatan. Dalam kegiatan tersebut ia dibantu oleh komunitas tol-tol yang bergerak dibidang lingkungan dan pemuda-pemudi setempat. "Untuk sistem penukaraanya, nanti untuk sampah plastik kemasan makanan penukarannya 3:1, 3 kilo sampah mendapat 1 kilogram beras" tegasnya.

Dari kegiatan ini, harapnya lingkungan menjadi bersih dari sampah plastik. Agar tercipta lingkungan asri, karena menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita sebagai warga banjar.

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.