Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Demokrat Bali Usung 41,8 Persen Bacaleg Perempuan

BACALEG Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali Made Mudarta, didampingi para Bacaleg perempuan, saat menyerahkan berkas pendaftaran kepada Ketua KPU Provinsi Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandhi.

BALI TRIBUNE -  Jika sebagian partai politik bersusah payah memenuhi kuota perempuan untuk mengajukan daftar bakal calon anggota legislatif (Bacaleg), maka Partai Demokrat di Bali justru sebaliknya. Bahkan, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini mencatat rekor tersendiri di Bali.  Buktinya, untuk 55 bakal calon anggota DPRD Provinsi Bali yang didaftarkan ke Kantor KPU Provinsi Bali, Selasa (17/7), 41,8 persen (23 orang) di antaranya adalah figur perempuan. Sisanya sebanyak 32 orang adalah Bacaleg laki-laki. "Kuota Bacaleg perempuan mencapai 41,8 persen. Jauh di atas kuota minimal 30 persen yang diamanatkan UU Pemilu. Ini suatu kebanggaan juga buat kami,” ujar Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali I Made Mudarta, saat ditemui usai pendaftaran Bacaleg tersebut. Di beberapa Dapil dalam perebutan kursi DPRD Provinsi Bali, Bacaleg perempuan yang diusung Partai Demokrat bahkan mencapai 50 persen. Sebut saja contohnya di Dapil Gianyar dan Dapil Denpasar yang didominasi figur perempuan.  “Selama ini perempuan tidak bisa dipaksakan untuk nyaleg. Tapi kader Demokrat punya panggilan meningkatkan pengabdian sesuai opsi UU. Tokoh-tokoh perempuan juga meningkat kesadarannya untuk berpartisipasi aktif di politik praktis,” tandas Mudarta. Kuota Bacaleg perempuan yang hampir setengahnya, diakuinya juga tidak terlepas dari kebijakan internal Partai Demokrat Provinsi Bali yang memberi ruang penuh. Bahkan 'mercy' memprioritaskan kader serta tokoh perempuan tampil sebagai Caleg.  "Ketika ada tokoh atau kader perempuan ingin maju sebagai Caleg, kami prioritaskan. Ini tentu langkah positif dan sehat bagi demokrasi kita dan kesetaraan gender di politik,” tutur Mudarta. Secara keseluruhan, Bacaleg yang ditampilkan Partai Demokrat untuk bertarung di DPRD Provinsi Bali punya kualitas mumpuni dan dari berbagai latar belakang. Ada dari kalangan birokrat, mantan pejabat di eksekutif, pensiunan TNI/ Polri, kalangan pengusaha dan tentu saja incumbent.  “Calon-calon yang ditampilkan Demokrat memang sangat demokratis. Incumbent juga prioritas dicalegkan dan menjadi Caleg nomor urut satu, sebagai vote getter utama di Demokrat,” beber Mudarta.

wartawan
San Edison
Category

Wujudkan Budaya Tertib Lalin, Astra Motor Bali Soroti 6 Pemicu Utama Kecelakaan

balitribune.co.id  | Denpasar - Astra Motor Bali terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya keselamatan berkendara di jalan raya sejalan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. Melalui edukasi berkelanjutan, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Baca Selengkapnya icon click

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.