Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Denpasar dan Badung harus Siaga

Bali Tribune/BANJIR- Banjir merendam perumahan Padang Asri, setelah Denpasar diguyur hujan selama tiga jam pada bulan Februari 2015 silam.

balitribune.co.id | Denpasar - Pemkot Denpasar dan Pemkab Badung harus siap siaga memasuki puncak musim hujan yang diperkiran terjadi pada pertengahan Januari hingga Februari 2020.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika  (BMKG) Wilayah III Denpasar menyampaikan hal tersebut dengan menyebut potensi daerah rawan banjir di Bali adalah Denpasar dan Kabupaten Badung. Dengan begitu, Denpasar dan Badung harus siap siaga.  

"Biasanya semakin padat penduduknya seperti Denpasar, Badung biasanya rawan banjir. Karena aliran airnya terhalangi sistem perkabalen atau juga sampah-sampah yang bikin mampet. Sehingga saluran air tidak lancar itu yang bikin banjir," kata Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah III Denpasar, Iman Faturahman, seperti dilansir merdeka.com, Jumat (3/1) kemarin.

Dia menerangkan, puncak musim hujan di Bali diperkirakan terjadi pada pertengahan Januari hingga Februari 2020. Selain itu, pihaknya terus memantau dan memberikan peringatan dini jika akan terjadi hujan lebat, angin kencang, dan petir.

Dia menjelaskan dua faktor penyebab terjadinya banjir. Pertama, jika curah hujan tinggi dan intensitasnya lama. Kedua, terkait sistem drainase. Artinya, semakin padat penduduknua seperti Denpasar dan Badung maka rawan banjir. Sebab, aliran airnya bisa terhalangi perkabalen dan sampah.

"Atau daerah resapan yang tak sanggup menyerap air," imbuhnya.

Iman mengimbau masyarakat Bali, untuk membersihkan aliran-aliran drainase dan sungai di daerahnya. Terutama untuk daerah yang sering kebanjiran.

"Denpasar maupun Badung sudah antisipasi membersihkan saluran air sebelum memasuki masa puncak musim hujan," ujar Iman.

 

Lebih Baik Mengungsi

Sementara itu, Kepala Kantor Basarnas Bali, Hari Adi Purnomo mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan longsor, lebih baik mengungsi sementara jika tingkat curah hujan semakin tinggi.

"Kadang kala banyak korban yang terjebak banjir karena enggan mengungsi ketika debit air bertambah tinggi, menurut saya utamakan keselamatan dari pada mempertahankan harta benda," kata Hari Adi ketika memberikan keterangan pers di Kantor Basarnas Bali, Jimbaran, Jumat (3/1).

Menurut Hari Adi, di awal 2020 sebagian besar wilayah Indonesia mulai memasuki musim penghujan. Tak terkecuali di Bali.

"Terlepas dari musim hujan, Kantor Basarnas Bali selalu siap baik itu kekuatan personel ataupun kesediaan alat utama dan peralatan SAR," imbuh Hari Adi.

Memasuki musim penghujan, Basarnas melakukan pemeriksaan kembali fungsi peralatan-peralatan terkait seperti rubber boat beserta motor tempel dan jaket pelampung. Di samping itu, pihaknya koordinasi dengan berbagai unsur SAR.

"Selain dari laporan langsung kami juga tergabung dan ikut memantau perkembangan informasi yang ada di group WA (WhatsApp) Bali Aman Tangguh, yang dimotori oleh BPBD Provinsi Bali," jelasnya.

Hari Adi juga menegaskan, posisi Basarnas dalam kebencanaan seperti banjir, hanya pada saat evakuasi. Sementara itu, leading sektornya adalah BPBD dan Kantor Basarnas Bali menempatkan personel di beberapa kabupaten seperti Pos SAR Jembrana, Pos SAR Buleleng dan Pos SAR Karangasem.

Selama musim penghujan, selain musibah banjir, juga memungkinkan terjadinya longsor di dataran-dataran tinggi. Pada masing-masing pos SAR sudah dikondisikan peralatan-peralatan SAR yang bisa langsung dipergunakan.

Adi mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan diri menghadapi musim penghujan. Contoh persiapan misalnya tas siaga berisi keperluan harian yang penting untuk sekitar 2 hari, menempatkan dokumen-dokumen penting ke tempat yang aman, menyediakan alat penerang.

wartawan
Hans Itta
Category

Restorasi Kantor Bupati Buleleng Dikebut, Telan Anggaran Rp1,5 Miliar

balitribune.co.id I Singaraja - Seiring dengan pembangunan kawasan titik nol,  Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP), tengah mempercepat proses restorasi Kantor Bupati Buleleng. Proyek tersebut dilakukan untuk mengembalikan bentuk asli bangunan bersejarah sekaligus menyiapkannya sebagai kawasan heritage yang lebih terbuka bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Tunggakan Iuran Peserta Mandiri di Bangli Capai Rp 9 Miliar Lebih

baitribune.co.id I Bangli - Berkaca dari data BPJS Cabang Klungkung, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Bangli  hingga per 1 Mei 2026 mencapai 258.529 jiwa (99,76%) dari jumlah penduduk di Kabupaten Bangli. Dari jumlah tersebut, sebanyak 229.665 peserta tercatat aktif, sementara 29.864 lainnya tidak aktif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Komisi IV DPRD Karangasem Sidak ke Sejumlah Sekolah

balitribune.co.id I Amlapura - Guna memastikan seluruh siswa SMP di Karangasem mengikuti ujian sekolah dan untuk memastikan seluruh siswa kelas IX di Karangasem melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA setelah lulus nanti, Komisi IV DPRD Karangasem, Selasa (5/5/2026) melaksanakan kegiatan Sidak ke sejumlah sekolah di Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

Terlibat Narkoba dan Malas Kerja, Tiga ASN Pemkab Gianyar Dipecat

balitribune.co.id I Gianyar - Tiga orang ASN  Pemkab Gianyar diberhentikan oleh Tim Pertimbangan Hukuman Disiplin (TPHD), usai pelaksanaan rapat pemeriksaan Tim pada hari Selasa (5/5/2026), di Ruang Kerja Sekda Gianyar. Dua orang terlibat Narkotika dan seorang lainnya tak pernah ngantor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berantas Gepeng di Ubud, Pol PP Identifikasi Sang Pengantar

balitribune.co.id I Gianyar - Berulangkali ditertibkan, penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) atau Gepeng yang sebagian besar asal Karangasem tatap bermunculan di Ubud. Karena mengusik dan menuai banyak keluhan, Selasa (5/5/2026) dinihari sedikitnya 20 gepeng ditertibkan. Tak hanya itu, Satpol PP Gianyar pun berhasil melacak identitas salah satu pengantar gepeng.

Baca Selengkapnya icon click

Pasca-Arus Balik, 40 Duktang Terjaring di Kesiman

balitribune.co.id I Denpasar - Kelurahan Kesiman menggencarkan pendataan penduduk nonpermanen di wilayah Lingkungan Banjar Ujung sebagai bagian dari upaya penertiban administrasi kependudukan (Adminduk) pasca-arus balik Lebaran. Dalam giat yang dilaksanakan Selasa (5/5/2026), petugas menjaring 40 penduduk pendatang (duktang) yang belum melapor diri. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.