Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Derita Kanker Ganas, Pekak Milia Dirawat Cucunya yang Masih Kelas I SD

Bali Tribune/pam
Pekak Milia penderita kanker

Negara | Bali Tribune.co.id - Kondisi memprihatinkan dialami salah satu warga miskin di Jembrana, I Wayan Milia (58). Setelah menduda karena istrinya meninggal beberapa tahun lalu, warga Banjar Sawe, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana ini kini juga harus menahan sakit akibat kanker ganas yang dideritanya sejak puluhan tahun.

Petani setengah baya yang tinggal di pelosok desa ini, di tengah deritanya hanya dirawat oleh cucunya yang kini masih duduk di bangku kelas I SD.

Akses  menuju rumah  I Wayan Milia memang  jauh  dari jalan utama desa. Rumahnya terletak agak  ke dalam,  agar bisa menuju ke rumahnya harus  menelusuri jalan gang kecil dengan medan yang curam. Jarak rumahnya dengan rumah tetangga, bahkan sangat berjauhan. Milia menghuni rumah kecil di tengah tegalan.

Ditemui di rumahnya, ia tampak setia ditemani oleh cucunya, I Komang Wahyu Pertama (6). Dari pengamatan, paha dan lutut kiri Wayan Milia kini hanya tinggal tempurung yang membengkak dan berlubang. Dagingnya tampak habis digerogoti penyakit yang dideritanya.

Lukanya tersebut hanya dibalut dengan diapers (popok bayi). Kakek ini mengaku sudah mengalami gejala kanker sejak 20 tahun lalu. Dimana paha dan lutut kirinya saat itu mulai membengkak.

"Sejak itu sudah beberapa kali saya opname. Dan daging makin digerogoti. Sekali sehari saya harus ganti pampers karena tidak mampu beli. Jika tidak bisa beli pampers, saya balut dengan kain," ujarnya.

Ia mengisahkan, sejatinya kaki kirinya memang disarankan untuk diamputasi, namun ia menolak saran dokter tersebut lantaran selain kendala biaya, ia juga tidak ingin kehilangan salah satu kakinya itu.

 Ia mengaku yang kini merawatnya adalah cucunya yang baru kelas I di SD Negeri 2 Batuagung. "Kadang jika saya tidak bisa gerak dia yang merawat saya. Kasihan cucu saya. Dia berangkat sekolah tiap subuh karena harus jalan kaki 2 km melalui jalan rusak dan terjal. Kadang melalui jalan pintas," jelasnya.

Untuk keperluan sehari-hari, ia hanya  mengandalkan  uluran tangan kerabatnya. "Syukur adik-adik saya kadang nengok bawakan sesuatu. Cucu saya sering tidak bekal ke sekolah.  Karena tidak punya uang," ujarnya.

Aktivitas sehari-hari di seputar  gubuknya seperti ke dapur maupun ke kamar  kecil, dilakukan  sendiri dengan merangkak. Cucunyalah yang membantunya mengambilkan barang atau keperluan yang susah dijangkau.

Ia juga sangat berharap bisa mendapat kunjungan rutin dari petugas kesehatan, sehingga nyeri pada kakinya bisa berkurang dan lukanya bisa mengering. “Kalau saya bolak-balik ke Puskesmas rasanya tidak sanggup karena tidak ada yang antar," tandasnya.

Sementara itu Kelian Banjar Sawe Desa Batuagung, Made Sutama dikonfirmasi membenarkan kondisi warganya itu. Menurutnya, I Wayan Milia merupakan KK miskin.  "Petugas kesehatan sudah pernah datang dan sudah pernah ditangani," ujarnya.pam

 

wartawan
habit

Hilang 14 Hari, Lansia Asal Beraban Ditemukan Tewas di Semak-Semak

balitribune.co.id | Tabanan - I Ketut Sadra (71), seorang lansia yang sempat hilang misterius selama 14 hari usai pamit mencari pakan ternak, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasad warga Banjar Batugaing, Desa Beraban ini ditemukan membusuk di sebuah lahan kosong di wilayah Banjar Batugaing Kelod, Kecamatan Kediri, Minggu (14/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Sentuh 36 Panti Asuhan se-Bali, Bank Lestari Bali (BPR) Distribusikan 3 Ton Beras

balitribune.co.id | Denpasar - Bank Lestari Bali (BPR) tidak main-main dalam menunjukkan keseriusannya mendukung masa depan generasi muda. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Lestari For Kids” yang berlangsung pada 6 - 7 Juni 2026, Bank Lestari Bali (BPR) mendistribusikan total 3 ton beras ke 36 panti asuhan yang tersebar di seluruh pelosok Pulau Dewata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pebalap Binaan Astra Honda Cetak Sejarah Terkencang di Estoril

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Muhammad Kiandra Ramadhipa, mencatat sejarah gemilang untuk Indonesia. Pemuda asal Sleman, Yogyakarta ini cetak kemenangan pertamanya dengan menyabet podium tertinggi pada putaran kedua Moto3 Junior World Championship 2026 di Circuito do Estoril, Portugal, Minggu (14/6/2026) bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang Galungan, Astra Motor Bali Tebarkan Energi Positif Melalui Aksi Sosial "Ngejot"

balitribune.co.id | Denpasar – Menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan yang jatuh pada 17 Juni 2026, Astra Motor Bali melalui Ikatan Karyawan Astra Motor (IKA ASMO) Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang sejalan dengan empat pilar kontribusi sosial Astra.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

9 Peserta Badung Ramaikan Wimbakara Seni Lukis Wayang Klasik Bali di PKB XLVIII

balitribune.co.id | Denpasar – Sebanyak sembilan peserta asal Kabupaten Badung mengikuti Wimbakara Seni Lukis Wayang Klasik Bali dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII di pelataran Museum Taman Budaya Art Center, Senin (15/6/2026). Dari jumlah tersebut, dua peserta merupakan duta resmi Badung yang mendapat pembinaan khusus dari Sanggar Krisnarupa, sedangkan tujuh lainnya mengikuti kategori umum melalui pendaftaran yang dibuka panitia.

Baca Selengkapnya icon click

Bawa Bekal Positif, Pebalap Binaan Astra Honda Siap Melesat Kencang di Estoril

balitribune.co.id | Jakarta – Tren positif siap dilanjutkan oleh pebalap muda Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Muhammad Kiandra Ramadhipa. Usai mencetak debut impresif pada seri pembuka di Spanyol, pebalap asal Sleman, Yogyakarta ini fokus menaklukkan tantangan dalam putaran kedua Moto3 Junior World Championship 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.