Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Derita Tumor di Kening, Ni Wayan Muti Dikunjungi Bupati Artha

tumor
KUNJUNGI - Bupati Artha saat mengunjungi Ni Wayan Murti, penderita benjolan dikening kiri yang semakin membesar.

BALI TRIBUNE - Derita yang dialami Ni Wayan Murti (63) warga Banjar Munduk, Desa Poh Santen, Mendoyo, mengundang keperihatian pimpinan daerah di Jembrana. Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jembrana Ny Ari Sugianti Artha, didampingi sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Jembrana, Sabtu (20/1) pagi, mengunjungi penderita benjolan yang semakin membersar di kepala tersebut.

Putra sulung Ni Wayan Murti, Gede Sukawinaya (44) menuturkan ibunya kening bagian kiri mulai merasakan ada benjolan di kening sebelah kiri sejak Juli 2017. Selama enam bulan berjalan diakuinya benjolan secara perlahan terus membesar sampai seperti sekarang ini.

Dengan kondisi benjolan di atas matanya itu sangat mengganggu kesehatan ibunya. Hingga saat ini pihak keluarga mengaku belum tahu pasti mengenai penyakit yang diderita ibunya yang telah menjanda setelah suminya meninggal dunia enam belas tahun yang lalu itu. Menurutnya, setelah delapan kali melakukan rawat jalan ke Denpasar dan pihak dokter yang sampai sekarang ini belum berani mengambil tindakan operasi, keluarganya kini putus asa untuk meneruskan pengobatan terlebih selain penyakitnya belum jelas, juga terkendala biaya. “Benjolan di kepala itu terus membesar. Kondisi  itu terus membesar hingga sekarang, kami dari pihak keluarga juga belum tahu. Dengan pertimbangan medis serta keselamatan,  pihak dokter pun sampai sekarang belum  berani mengambil tindakan operasi,” ujar Sukawinaya.

Bupati Artha menyatakan kunjungannya ke rumah Ni Wayan Murti selain ingin mengetahui secara langsung kondisi masyarakatnya yang mengalami gangguan kesehatan,  juga untuk memastikan bahwa perangkat pemerintah seperti Dinas Kesehatan dan jajarannya, Dinas Sosial dan Perangkat Desa telah melaksanakan tugasnya masing-masing  dengan baik.

Pihaknya juga ingin memastikan koordinasi antar perangkat pemerintah tersebut sudah berjalan. Di rumah Ni Wayan Murti, Bupati Artha secara khusus memberi arahan teknis kepada petugas kesehatan untuk mengukur riil pembesaran tumor secara rutin sehingga diketahui progresifitasnya. Upaya memantau perkembangan benjolan secara rutin itu penting untuk mengambil solusi lebih lanjut secara cepat dan tepat menggunakan teknis medis namun dengan tetap mempertimbangkan keselamatan jiwa pasien. “Saya minta agar kondisi tumor pada kening Ibu Murti ini selalu dicek secara rutin, minimal sebulan sekali. Sehingga bisa diketahui bagaimana perkembangannya dan agar bisa cepat dicarikan solusinya,” ujar Artha.

Bupati Artha meminta kepada perbekel beserta perangkat desa jajarannya untuk selalu meningkatkan kepedulian terhadap wilayahnya termasuk selalu melakukan monitoring terhadap kondisi masyarakat diwilayahnya masing-masing, khususnya pada warga yang mengalami permasalahan sosial, ekonomi dan kesehatan. Begitupula dengan kordinasi lintas sektor dikatakan oleh orang nomor satu di Jembrana ini agar selalu dilakukan dengan cepat untuk bisa mengambil langkah-langkah konstruktif yang tepat dan sesegera mungkin sehingga bisa meringankan beban masyarakat.

Bupati Artha juga menyerahkan bantuan untuk menunjang kebutuhan hidup sehari-hari kepada Ni Wayan Murti yang kini tidak dapat berkatifitas seperti sebelumnya akibat benjolan di keningnya yang semakin membesar itu. Bupati Artha berharap kesehatan Ni Wayan Murti bisa pulih kembali sehingga bisa beraktifitas seperti sebelumnya. 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 23 Februari Pelabuhan Gilimanuk Terapkan E-Money

balitribune.co.id | Negara - Para pengendara yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa maupun yang masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk tidak bisa lagi membayar retribusi (tiket) secara manual. Untuk membayar retribusi di Terminal Manuver maupun Terminal Gilimanuk kini menggunakan uang elektronil E-Money.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.