Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani Garap Taman Rekreasi dan Agro Wisata

Desa Wisata
Gambar set plan Desa Wisata Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal.

BALI TRIBUNE - Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal  juga bertekad membangun desa wisata baru di 'gumi keris' Badung.

Desa ini sebelumnya tidak memiliki potensi yang menonjol dibidang pariwisata, namun setelah ditelisik lebih jauh, ternyata desa yang berada di sebelah utara Desa Penarungan, Mengwi ini menyimpan potensi luar biasa. Nah, potensi wisata yang lama terpendam inilah yang rencananya akan dibangkitkan oleh masyarakat setempat melalui pemberdayaan masyarakat dan BUMDes-nya ( Badan Usaha Milik Desa).

Dan koran ini pun, Senin (27/8), berkesempatan mengorek informasi terkait rencana pembangunan desa wisata baru di Desa Abiansemal Dauh Yen Cani ini.

Dari master plan awal, wisata baru akan mengangkat taman rekreasi dan wisata agro. Zona obyek akan dibagi menjadi tiga, yakni hulu (di utara) dengan wisata air, tengah dengan wisata agro dan hilirnya di selatan dijadikan sebagai wisata penunjang.

Untuk di hulu, obyek akan dikembangkan  diseputaran daerah aliran sungai (DAS) Tukad Yeh Penet. Sungai ini membentang di tepi barat desa berbatasan dengan Kecamatan Mengwi.

Di DAS ini sedikitnya ada tiga mata air yang akan digarap, yakni dua ukuran besar dan satu sedang. Wisata air ini juga menjadi maskot yang mencerminkan asal-usulnya  nama desa yakni Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani.

Adapun wisata yang akan dibangun diantaranya kolam renang publik, pengelukatan, lokasi studio yoga, tubing rafting dan sling sot.

Sedangkan untuk  di bagian tengah ke selatan dikembangkan wisata agro. Sedikitnya ada 25 hektar lahan persawahan di Subak Umopoh sudah siap disulap menjadi wisata agro.

Disana juga akan dikembangkan tracking di pertengahan sungai dan sawah dengan kombinasi tanaman-tanaman bervariasi. Atraksi juga akan dilengkapi dengan track ATV.

Menurut penjelasan I Wayan Sutama selaku Perbekel Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani, konsep dari wisata agro ini akan bekerjasama dengan petani setempat. "Konsepnya seperti petik buah apel di Malang. Pengunjung datang, silahkan makan buah-buah yang ada sepuasnya," ujarnya.

Karena petani sudah dengan sukarela menyerahkan lahannya untuk wisata, maka desa akan mengganti  segala kebutuhan pertanian. "Mulai dari bibi dan hasil panen padi per tahun akan dihitung. Tapi, petani wajib menanam apa yang menjadi kebutuhan wisatawan," kata Sutama.

Disinggung mengenai biaya investasi pembuatan wisata desa ini, ia menyatakan, ditanggung oleh APBD Badung sebesar Rp 37 miliar dan sebagian dari APBDes.

"Desa wisata ini akan dikelola BUMDes. Untuk sarana prasaran  dananya bersumber dari APBD Induk 2018 sebesar Rp37 milar dan sisanya dari APBDes," jelasnya.

Sementara anggota DPRD Badung I Putu Alit Yandinata selaku konseptor desa wisata ini berharap kehadiran desa wisata ini bisa memberikan nilai tambah sekaliguskan menggaerahkan perekonomian masyarakat di Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani. "Kami harap desa wisata ini bisa membangkitkan segala potensi yang ada disini," ujarnya.

Masyarakat juga diharapkan menjadi pelaku dari kehadiran desa wisata ini. Dimana semua petani akan dilibatkan dengan dikelola secara profesional oleh BUMDes. "Kami ingin perekonomian itu berputar di desa. Masyarakat sebagai pelaku langsung desa wisata ini," kata Alit Yandinata.

Hadirnya desa wisata baru ini juga diharapkan bisa memberikan nuansa baru pariwisata di Kabupaten Badung. "Badung selatan sudah krodit, makanya kita siapkan destinasi baru disini. Kami optimis kalau dikelola dengan baik, wisatawan pasti akan datang," tukas ketua Komisi III DPRD Badung ini.

wartawan
I Made Darna
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 23 Februari Pelabuhan Gilimanuk Terapkan E-Money

balitribune.co.id | Negara - Para pengendara yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa maupun yang masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk tidak bisa lagi membayar retribusi (tiket) secara manual. Untuk membayar retribusi di Terminal Manuver maupun Terminal Gilimanuk kini menggunakan uang elektronil E-Money.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.