Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Desa Manikliyu Fokus Garap Jalan Produksi Pertanian

I Ketut Garis
I Ketut Garis

BALI TRIBUNE - Mayoritas penduduk di Desa Maniklyu, Kecamatan, Kintamani, Bangli  bergerak di sector pertanian. Salah satu komiditi pertanian yang ditekuni warga yakni kopi dan jeruk. Selain itu warga Desa Manikliyu juga  menggeluti peternakan sapi.  Untuk menunjang sektor pertanian, pemerintah desa setempat melalui alokasi dana desa (ADD)  fokus pada pembanguanan jalan produksi pertanian.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Manikliyu I Ketut Garis, Rabu (20/6). Kata I Ketut Garis, untuk tahun 2018 Desa Manikliyu menerima  ADD sebesar Rp 1,5 Miliar. Dana ADD dimanfaatkan untuk perbaikan fasilitas umum salah satunya pembanguanan jalan produksi pertanian.  Tahun ini dibanguan jalan produksi pertanian di subak pangsut  dengan panjang hampir 800 meter  dengan space rabat beton dengan menghabiskan anggran Rp 90 juta. Selain itu juga dibangun jalan produksi pertanian di Munduk Dukuh Sari sepanjang hampir 400 meter dengan space rabat beton dengan menghabiskan anggran Rp 60 juta. Disamping itu juga sedang digarap pembukanan jalan baru di Munduk Abang sepanjang hampir 1 Kilo meter.

Menurut Ketut Garis, dengan dibangunnya jalan produksi sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat. Dimana harga jual hasil pertanian lebih tinggi ketimbang sebelum tersedianya akses jalan. Ia memcontohkan disaat panen jeruk, pembeli kini bisa langsung ke kebun.sehingga petani tidak lagi dipotong biaya ongkos angkut. “Jalan produksi pertanian sangat dirasakan manfaatanya oleh masyarakat kami,” ungkapnya.

Disinggug bantuan yang diterima Desa Manikliyu. Selain  ADD, juga mendapat bantuan dana desa dari pemerintah pusat sebesar Rp 700 juta  dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk desa pakraman Rp 225 juta dan bantuan subak Rp 250 juta. ”Di Desa Manikliyu ada lima subak tiap subak mendapat bantuan Rp 50 juta,” jelas I Ketut Garis. 

wartawan
Agung Samudra
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinas Pertanian Buleleng Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis, Ribuan Dosis Vaksin Masih Tersisa

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Buleleng melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) terus mengintensifkan pelayanan vaksinasi rabies sebagai upaya rutin melindungi kesehatan hewan dan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Kekurangan 15 Ribu Lampu Penerangan Jalan

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mencatat kekurangan sekitar 15.000 unit lampu penerangan jalan (LPJ) pada ruas jalan kabupaten. Kekurangan tersebut terungkap berdasarkan evaluasi terhadap data sebaran LPJ yang dibandingkan dengan kebutuhan ideal dalam masterplan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.