Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Desa Patas Kerap Diguncang Gempa dan Suara Gemuruh Juga Muncul Semburan Air

Bali Tribune / RUSAK - Guncangan gempa dan suara gemuruh dari dalam tanah yang terjadi Minggu (20/2) menjatuhkan puncak tempat suci yang ada di pura Desa Patas
balitribune.co.id | SingarajaSuara gemuruh disertai guncangan gempa kecil beberapa hari belakangan sering terjadi di Desa Patas Kecamatan Gerokgak. Bahkan intensitas guncangan disertai suara gemuruh dari dalam tanah itu makin sering terjadi tanpa diketahui penyebab pastinya. Anehnya, guncangan itu hanya terjadi diseputaran Desa Patas sementara desa tetangga lainnya sama sekali tidak merasakan. Keanehan lain yakni munculnya semburan air dari dalam tanah berlokasi di SDN 4 Patas.
 
Keberadaan Desa Patas sendiri merupakan pemekaran dari Desa Gerokgak pada tahun 1966. Kepala Desa Patas Kadek Sara Adnyana membenarkan jika didesanya makin sering ada getaran dan bunyi suara gemuruh dari dalam tanah. Bukan saja sekali, terkadang dalam sehari lebih dari sekali. Biasanya guncangan disertai suara gemuruh terjadi pada pukul 12.00 wita. Begitu juga sekitar pukul 15.00 wita dari dalam tanah terdengar gemuruh disertai guncangan.
 
"Awalnya guncangan gempa terjadi Minggu (20/2) dan sempat menjatuhkan puncak tempat suci yang ada di pura Desa Patas,"terang Sara Adnyana,Selasa (1/3).
Lihat foto: Perbekel/Kepala Desa Patas Kadek Sara Adnyana.
Dia menambahkan, setelah itu sering terjadi gempa kecil dan hanya terjadi di wilayah Desa Patas sedangkan Desa Gerokgak dan Desa Pengulon tidak merasakan. 
 
"Di desa Gerokgak tidak merasakan, Desa Pengulon timur juga tidak tapi wilayah Pengulun Barat yang berbatasan dengan Patas merasakan, warga Desa Patas merasakan keanehan itu saat mulai beranjak sore," imbuh Kadek Sara Andyana.
 
Ditambahkan, Desa Patas berdekatan dengan Gunung Patas berlokasi di Desa Tinga Tinga Kecamatan Gerokgak kendati tidak aktif namun dibawah wilayah Desa Patas diduga merupakan jalur magma menghubungkan gunung di Bali.
 
"Dalam sejarah Desa Patas pernah ada sumber air panas makanya ada banjar dinamakan Banjar Air Panas," ucapnya.
Lihat foto: semburan air dari dalam tanah yang muncul di SDN 4 Patas.
Sementara penuturan warga, suara gemuruh disertai dentuman nyaris setiap hari berlangsung mulai pukul 15.40 wita.
 
"Setiap hari 3  kali terjadi, seperti suara bom. Persisnya sering terjadi di Banjar Dinas Merta Sari," tandas warga.
wartawan
CHA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukcapil Denpasar Buka Selama Cuti Bersama, Layani 273 Dokumen Kependudukan

balitribune.co.id I Denpasar - Selama cuti bersama Idul Fitri menjadi momen bagi warga Denpasar untuk mengurus dokumen kependudukan di Dukcapil yang bertempat di Lumintang, Denpasar. Kondisi ini menjadi waktu luang bagi warga, selain tidak banyak antre juga pelayanan lebih cepat.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.