Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Desa Pengotan Bangli Tawarkan Destinasi Camping Unik

Bali Tribune/ PENGOTAN - Tenda camping di Baliwoso, Pengotan Bangli yang dibangun berbentuk rumah panggung menggunakan kayu

Bali Tribune, Bangli - Camping atau berkemah tampaknya bisa menjadi salah satu kegiatan wisata alternatif usai jenuh melakukan aktivitas sehari-hari. Sejumlah kawasan di Bali saat ini menawarkan fasilitas berkemah yang menyatu dengan alam. Salah satunya adalah destinasi camping  Baliwoso yang berada di Desa Pengotan, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.  Destinasi camping yang dikelola oleh desa adat bekerjasama dengan pihak swasta ini menyajikan kegiatan wisata alam pedesaan dengan suasana yang masih asri, alami dan cuaca sejuk karena berada di ketinggian.  Baliwoso tidak hanya menawarkan spot camping yang menarik dan unik dibandingkan tempat lainnya. Begitu pun memberikan pengalaman liburan dengan berbagai atraksi yang bisa dilakukan di satu tempat. Wayan Bayer, Manajer Baliwoso beberapa waktu lalu di Bangli mengatakan, kehadiran Baliwoso untuk memberikan suguhan liburan berbeda kepada para wisatawan dan masyarakat Bali.  Di Baliwoso kata dia, wisatawan akan diajak untuk melakukan kegiatan berkemah dan outbound dengan berbagai aktivitas tradisional dan modern. Selain itu juga trekking dan bersepeda keliling desa sembari melihat secara langsung kehidupan masyarakat setempat dan pemandangan desa yang masih alami.  Uniknya di tempat ini menyewakan 11 tenda camping yang dibangun di atas rumah panggung dari bahan kayu dilengkapi kasur, bed cover, minuman dan makanan sesuai permintaan (layaknya berada di dalam kamar hotel). Tenda camping ini ditawarkan dengan berbagai tipe ada yang satu tenda bisa diisi 4 sampai 10 orang dengan harga mulai Rp 500 ribu per tenda hingga Rp 1 jutaan.   "Bedanya tenda kami berada di atas bangunan kayu (panggung). Kalau di tempat camping yang biasanya di atas tanah," kata Bayer.  Pihaknya mengatakan, wisatawan yang telah berkemah di Baliwoso mengaku tertarik dengan fasilitas yang disediakan pengelola dan sangat terkesan pada konsep ini. "Camping di Baliwoso tidak hanya menginap saja. Kami juga ada aktivitas agro budaya dan berbagai fasilitas games," ujarnya.  Wisatawan tidak hanya tertarik menikmati fasilitas camping juga kegiatan outbound seperti flying fox dan aktivitas team building lainnya serta menyusuri jembatan bambu di area hutan bambu yang merupakan akses menuju spot games. Mengingat tema tempat wisata ini adalah alam, maka pengelola pun membuat toilet dari bambu. Hal ini untuk semakin menunjukkan keunikan destinasi camping tersebut.  Selain wisatawan asal Eropa yang mendominasi kunjungan di Baliwoso, sejumlah perusahaan di Tanah Air juga kerap menjadikan tempat ini untuk kegiatan outbound para karyawan. "Pemasarannya masih dari mulut ke mulut dan juga ada kerjasama dengan travel agent," terang Bayer.  Baliwoso yang berada di atas lahan seluas 3 hektare itu memang memiliki konsep melestarikan alam atau green action. Bahkan setiap tamu yang datang wajib menanam satu pohon. "Yang menginap biasanya rata-rata 2 malam bahkan ada yang 10 hari dari peserta sekolah internasional Jakarta," ungkapnya yang didampingi Bendesa Adat Pengotan, I Wayan Kopok. Terkait keamanan, Baliwoso dijaga oleh tenaga keamanan selama 24 jam dan selalu dalam pengawasan warga setempat Sehingga wisatawan yang berkegiatan di destinasi ini tetap aman. 

wartawan
Ayu Eka Agustini

Sempat Terjadi Perseteruan Terkait Pembangunan Pura Kawitan, Pasemetonan Tangkas Koriagung Akhirnya Tempuh Upaya Damai

balitribune.co.id I Semarapura - Meski sempat terjadi perseteruan terkait pembangunan di Pura Kawitan, Pasemetonan Pangeran Tangkas Koriagung akhirnya menempuh upaya damai, pada Minggu (9/8/2026). 

Upaya damai ditempuh setelah mediasi yang alot sejak pukul 09.00 Wita hingga pukul 12.45 Wita di wantilan utama Pura Pasemetonan Tangkas Koriagung,yang dilakukan para sesepuh kedua belah pihak yang berseberangan.

Baca Selengkapnya icon click

PAD Badung Tembus Rp4,1 Triliun hingga Juli 2026, Bupati: Hasil Pariwisata Dikembalikan untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Mangupura - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung terus menunjukkan tren positif. Hingga akhir Juli 2026, realisasi pendapatan daerah telah mencapai Rp4,1 triliun atau rata-rata sekitar Rp730 miliar per bulan, meningkat signifikan dibandingkan rata-rata penerimaan sebelumnya yang berkisar Rp350 miliar hingga Rp400 miliar per bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Suspek Rabies, Bocah 7 Tahun Takut Terhadap Air dan Terus Keluarkan Air Liur

balitribune.co.id I Singaraja - Kasus suspek rabies kembali terjadi di Kabupaten Buleleng. Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun asal Banjar Kajanan, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, dilaporkan mengalami gejala khas rabies setelah sebelumnya digigit anjing pada awal Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Lomba Gerak Jalan Tingkat SD Jadi Penutup Rangkaian Gerak Jalan HUT ke-81 RI di Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Lomba Gerak Jalan Tingkat Sekolah Dasar (SD) menjadi kategori terakhir dalam rangkaian Lomba Gerak Jalan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kabupaten Gianyar. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

370 Calon Paskibraka dan Paskibra Badung Ikuti Gelar Pasukan

balitribune.co.id I Mangupura - Sebanyak 370 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung dan Paskibra Kecamatan se-Kabupaten Badung mengikuti gelar pasukan di Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan pengibaran bendera Merah Putih pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.