Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Desak Made Rita Raih 2 Medali Emas, Empat Pemanjat Tebing Bali Pecahkan Rekor Dunia

PRESTASI - Ketum FPTI Bali, Putu Yudi Atmika berpose bersama atlet panjat tebing Bali Desak Made Rita Kusuma Dewi yang hingga semalam telah meraih 2 medali emas di ajang kejurnas KU XIII/2018 di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau.

BALI TRIBUNE - Empat atlet panjat tebing Bali yang berlaga di Kejuaraan Nasional Federasi Panjat Tebing Indonesia Kelompok Umur XIII-2018 di Sport Climbing Pematang Reba, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau berhasil memecahkan rekor dunia. Keempat pemanjat tebing tersebut, yakni Desak Made Rita Kusuma Dewi yang meraih dua medali emas di nomor speed youth A putri dan nomor youth A boulder putri, I putu Iwan Putra nomor speed youth A putra juga meraih emas, Ni Komang Ayu Suartini nomor speed junior putri meraih perunggu, dan Ni Putu Eka Aryantini  di nomor speed youth B putri juga meraih medali perunggu. Prestasi pemecahan rekor dunia oleh keempat atlet panjat tebing putra dan putri junior Bali, mendapat apresiasi Ketua Umum Pengprov FPTI Bali, Putu Yudi Atmika. “Terus terang kami bangga dengan perjuangan semua atlet Bali yang turun di kejurnas panjat tebing kelompok umur ini, khususnya perjuangan yang dilakukan keempat atlet yang memecahkan rekor dunia itu,” ujar Putu Yudi Atmika dihubungi dari Denpasar, Jumat (28/9). Apa yang ditorehkan keempat pemanjat tebing Bali itu, kata Yudi Atmika menjadikan cabor panjat tebing Bali mulai diperhitungkan provinsi lain. Meski demikian, Yudi Atmika yang juga pengurus KONI Bali ini tetap minta kepada mereka untuk terus menampa diri dan menimba pengetahuan di kejurnas ini. Sesuai dengan tajuknya, kata dia, atlet yang turun di kejurnas ini adalah masih junior sehingga ke depan masih perlu gencar lagi berlatih, dan saatnya nanti bisa diandalkan di kelompok senior meraih medali di berbagai kejuaraan. Selain keempat atlet yang meraih dua emas dan dua perunggu, kata Yudi Atmika atlet Bali lainnya meraih medali perak, yakni Ida Bagus Kade Putra di nomor sepeed klasik youth D putra. Sedangkan Ni Made Rai Anggraini di nomor lead youth D putri dan Alaga Upaksama Nala Pakpahan di nomor lead youth B putra meraih medali perunggu. “Jadi hingga Jumat kemarin Bali secara keseluruhan sudah mengemas 3 medali emas, 2 perak, dan 4 medali perunggu. Dengan raihan itu sementara kita berada di peringkat dua setelah Jawa Timur di posisi teratas dengan 13 emas, 4 perak dan 5 perunggu. Sedangkan Jawa Tengah di posisi ketiga dengan 3 emas, 1 perak dan 4 perunggu,” demikian Putu Yudi Atmika.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Peluncuran Program Jaga Desa dan Teken Perjanjian Kerjasama dengan Kejaksaan Negeri

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri acara Peluncuran Program Jaga Desa yang dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Bupati/Walikota se-Provinsi Bali dengan Kepala Kejaksaan Negeri se-Provinsi Bali, di Kantor Kejaksaan Tinggi Bali, Jalan Tantular No. 5 Denpasar, Kamis (11/9).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sampaikan Aspirasi, Puluhan Perbekel Datangi Dewan Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Sekitar 27 orang  perbekel yang tergabung dalam Forum Komunikasi (Forkom) Perbekel Kecamatan Kintamani mendatangi gedung  DPRD Bangli pada Kamis (11/9). Kedatangan para perbekel  diterima oleh Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika, didampingi Wakil Ketua Komang Carles serta sejumlah anggota komisi I DPRD Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

33 Titik Bencana Tercatat di Tabanan, BPBD Terus Siaga dan Perbarui Data

balitribune.co.id | Tabanan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Tabanan mencatat ada tiga 33 titik longsor dan banjir akibat hujan nonsetop sejak tiga hari lalu. Data ini masih berpeluang bertambah karena proses pembaruan data masih berlangsung dengan melibatkan seluruh camat di Kabupaten Tabanan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Banjir Sapu Jembrana dan Gianyar Renggut Lima Nyawa

balitribune.co.id | Negara - Perubahan iklim kini semakin terasa. Dampak cuaca ekstrim kini kembali melanda Kabupaten Jembrana. Hujan deras yang mengguyur lebih dari 24 jam sejak Senin (8/9) kembali membawa petaka. Debit air sungai yang meningkat drastis tidak hanya merendam permukiman warga di banyak tempak, musibah kali ini bahkan menelan korban jiwa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.