Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Destinasi Sumba Barat Tarik Kunjungan Turis Domestik

PETA - Anisa Umar menunjukkan peta daerah itu dan mengenalkan tas yang merupakan kerajinan tangan khas Sumba Barat.

 BALI TRIBUNE - Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur mengenalkan potensi wisata dan produk kerajinan tradisional yang ada di wilayah tersebut disalah satu pusat perbelanjaan di Kota Denpasar. Sejumlah produk kerajinan dan atraksi wisata disuguhkan kepada para pengunjung mall agar tertarik berwisata ke Sumba Barat.  Kepala Bidang Pemasaran Wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Sumba Barat, Anisa Umar ditemui saat pameran di Denpasar, Kamis (22/11) mengatakan, terdapat 3 atraksi utama yang ditawarkan kabupaten ini kepada para wisatawan, diantaranya keindahan alamnya seperti pantai, air terjun, pemandangan lembah/perbukitan dan budaya.  Masyarakat di Sumba Barat memiliki budaya yang unik dibandingkan dengan wilayah lainnya di Indonesia. Penduduk setempat masih mempertahankan kepercayaan tradisional (Marapu) yang tidak terkena pengaruh agama dari luar. "Agama tradisional Mangapu itu adalah basic dari budaya Sumba. Selain itu nuansa di dalam kota juga sangat berbeda," jelas Anisa.  Hal itu dikarenakan, di tengah Kota Waikabubak yang merupakan ibu kota Sumba Barat tersebut berdiri sebuah kampung tradisional bernama Kampung Praiijing. "Kalau ke Sumba mulai dari kota kabupatennya saja nuansanya sudah terasa. Kota kami unik yakni antara  modern dan trandisional berdampingan. Di tengah kota ada kampung yang masih tradisional. Dimana masyarakatnya juga hidup secara tradisional," katanya.  Di daerah itu disebutkan Anisa juga memiliki atraksi berupa upacara adat tradisional yang unik bahkan bisa dibilang satu-satunya di dunia yakni Pasola. Upacara ini adalah perang adat antar kelompok berkuda dan saling melempar tombak kayu yang diceritakan berdasarkan kisah cinta segitiga. Pasola biasanya berlangsung pada Februari-Maret di tiga titik lokasi berbeda. "Pasola ini yang menjadi atraksi utama dan mampu menarik minat wisatawan ke Sumba Barat," ujar Anisa.  Menurutnya, pemerintah setempat beserta industri telah melakukan pengembangan fasilitas pariwisata seperti hotel dan resort terbaik di dunia, rumah makan serta cafe, sedangkan penunjang lainnya masih dalam proses. Terkait kunjungan wisatawan di Sumba Barat pada periode Januari-Oktober 2018 mencapai 70 ribu turis mancanegara. Jumlah itu meningkat hampir 100 persen dibandingkan kunjungan 2-3 tahun sebelumnya.  "Bahkan kunjungan wisatawan domestik juga banyak. Kami pun menyasar kedatangan turis domestik, makanya promosi di sini (Denpasar)," terangnya.  Pihaknya melakukan promosi pariwisata di Denpasar pada 22-25 November 2018 untuk menyasar kunjungan turis domestik. Pameran kali ini juga melibatkan travel agent di Sumba Barat untuk bertemu langsung melakukan kerjasama dengan biro perjalanan wisata di Bali agar nantinya ada kolaborasi menjual paket tur Sumba Barat. "Melalui pertemuan antara travel agent Sumba Barat dengan Bali tentunya untuk mengenalkan destinasi kami agar ada kerjasama membawa tamu/wisatawan ke Sumba," tutupnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Pimpin Rapat Evaluasi ASPER PSBS

balitribune.co.id |  Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin rapat pembahasan laporan kinerja sektoral serta evaluasi Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS), bertempat Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (16/4/2026). Rapat ini diikuti oleh Kepala OPD dilingkungan Pemkab. Badung beserta Camat se-Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Digelar di Bali United Training Center Gianyar, POLIPONI Bali Menghadirkan Konser Secara Baik dan Benar

balitribune.co.id | Gianyar - Mengusung tagline “Si Paling Konser”, POLIPONI Bali hadir sebagai pagelaran musik yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman konser yang tidak hanya kuat dari sisi line-up, tetapi juga matang dalam kualitas produksi, tertata dalam pengelolaan, dan nyaman dinikmati audiens dari awal hingga akhir acara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Orangtua Wajib Memahami Kualitas Susu Formula Tidak Cukup Dinilai dari Kemasan

balitribune.co.id | Jakarta - Ditengah tingginya masalah kesehatan gigi anak di Indonesia, orangtua tidak lagi bisa memilih susu formula hanya berdasarkan klaim manfaat di bagian depan kemasan. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan 93% anak Indonesia mengalami karies gigi. Pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap karies gigi, diabetes, serta risiko kesehatan jangka panjang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.