Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dewan Bangli Rela Pangkas Anggaran Perdin demi Perbaiki 21 Titik Jalan Rusak Akibat Bencana

dprd bangli
Bali Tribune / RAKER - rapat kerja Komisi III DPRD Bangli dengan Dinas PUPR Perkim dan BKPAD Bangli, Senin (19/1)

balitribune.co.id | Bangli - Menindaklanjuti hasil monitoring ruas jalan yang terdampak bencana dan belum mendapat penanganan dari pemerintah daerah, Komisi III DPRD Bangli menggelar rapat kerja dengan mengundang Dinas PUPR Perkim dan Badan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Bangli pada Senin (19/1). Dalam rapat kerja dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Bangli, I Wayan Mertha Suteja disebutkan dampak bencana menyebabkan terjadi kerusakan pada 21 titik ruas jalan yang tersebar di empat kecamatan. Butuh anggaran puluhan miliar untuk penanganan atau perbaikan. Terkait kebutuhan anggaran dewan setuju dilakukan penyisiran, termasuk anggaran untuk perjalan dinas (Perdin) dewan.

Dalam rapat kerja tersebut Sekretaris Dinas PUPR Perkim Bangli, I Wayan Lega Suprapto mengatakan, dari hasil pendataan dampak bencana mengakibatkan kerusakan di 21 ruas jalan.

"Dari 21 ruas jalan yang rusak ada beberapa titik kerusakan tergolong parah, semisal DPT ruas jalan Penatahan-Manuk yang kini tidak bisa lagi dilewati kendaraan,” ujarnya.

Lanjut Lega Suprapto, total anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan di 21 ruas jalan tersebut sekitar Rp 21,4 miliar. Dengan melihat ketersedian anggaran, kata Lega Suprato maka perbaikan melihat skala prioritas, artinya perbaikan segera dilakukan dengan pertimbangan rusaknya ruas jalan tersebut berdampak terganggunya aktivitas masyarakat.

"Ada 5 ruas jalan yang menjadi skala prioritas untuk segera mendapat penanganan dan sedang proses pengusulan,” kata Sekdis asal Desa Manikliyu Kecamatan Kintamani ini.

Untuk perbaikan DPT di 5 ruas jalan tersebut butuh anggaran Rp 3,5 miliar.

Sementara Kepala BKPAD Bangli, Putu Agus Muliawan mengatakan terkait anggaran untuk perbaikan di 5 ruas jalan tersebut baru tersedia Rp 1 Miliar dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Melihat ketersedian anggaran, anggota Komisi III DPRD Bangli, I Nengah Darsana  meminta agar  BPKAD segera melakukan penyisiran anggaran dari beberapa kegiatan yang memungkinkan dilakukan pemangkasan. 

“Kami meminta agar BKPAD segera lakukan penyisiran, apa lagi ini kaitanya untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Putu Agus Muliawan mengatakan untuk penyisiran anggaran memang ada beberapa kegiatan memungkinkan dilakukan penyisiran.

”Salah satu yang paling berpeluang dilakukan penyisiran adalah untuk pos anggaran Perjalanan Dinas,” ujarnya.

Ditemui usai rapat kerja sejumlah anggota komisi III tidak mempermasalahkan jika anggaran perjalanan dinas dipangkas untuk menopang kegiatan perbaikan ruas jalan yang rusak.

”Bagi kami tidak masalahI jika anggaran Perdin dipangkas untuk perbaikan infrastruktur jalan,” kata I Ketut Bakuh diamini anggota komisi III DPRD Bangli lainnya.

wartawan
SAM
Category

Tok! Polresta Denpasar Larang Kembang Api di Malam Tahun Baru, Izin yang Sudah Terbit Akan Dicabut

balitribune.co.id | Denpasar - Warga Denpasar dipastikan tidak akan disuguhi pesta kembang api pada pergantian malam pergantian Tahun Baru 2026. Seiring pihak kepolisian Polresta Denpasar menegaskan tidak akan memberikan izin yang dikeluarkan untuk penggunaan kembang api. Kepastian ini disampaikan Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi menyusul terbitnya instruksi dari Kapolri Jenderal Pol.

Baca Selengkapnya icon click

Laksanakan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun, Gubernur Koster Matur Piuning di Pura Besakih

balitribune.co.id | Amlapura - Gubernur Bali Wayan Koster bersama jajaran Pemprov Bali, Rabu (24/12/2025) pagi melaksanakan persembahyangan bersama sekaligus prosesi Matur Piuning di Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, sebagai penanda diresmikannya pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun 2025–2125.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tren Pariwisata Global 2026, Wisatawan Menghindari Destinasi Padat

balitribune.co.id | Mangupura - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia melihat tren wisata global pada tahun 2026 cenderung untuk melepaskan diri dari stres. Orang-orang dari berbagai negara akan mencari tempat wisata atau destinasi yang benar-benar menghadirkan ketenangan dan pemulihan mental.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.