Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dewan Buleleng Kunjungi DPRD Bali dan Gianyar Gali Pola Komunikasi dengan Media

Bali Tribune/ KUNJUNG - Anggota DPRD Buleleng kunjung ke Sekretariat DPRD Provinsi Bali dan ke Sekretariat DPRD Gianyar, Selasa (11/5/21).
balitribune.co.id | Singaraja  - Bersama dengan sejumlah awak media, anggota DPRD Buleleng, Senin (10/5) melakukan kunjungan ke Sekretariat DPRD Provinsi Bali serta ke Sekretariat DPRD Kabupaten Gianyar, Selasa (11/5/20021). Kunjungan itu dilakukan, untuk menggali informasi soal pola kerjasama atau komunikasi antara Sekretariat DPRD dengan media. Dari refrensi yang diperoleh akan dijadikan sebagian acuan untuk menjalin kerjasama dengan media.
 
Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna mengatakan, kunjungan ini merupakan agenda kehumasan rutin yang digelar setiap tahunnya. Salah satu tujuannya, yakni untuk mencari refrensi dalam rangka meningkatkan informasi kepada masyarakat melalui media. "Selama ini kami merasa terbantu dengan adanya media yang selalu menjadi mitra kami di DPRD untuk mensosialisasikan kegiatan yang ada di DPRD Buleleng kepada masyarakat," kata Supriatna didampingi Kabag Pengawasan dan Humas DPRD Buleleng Made Supartawan, Selasa (11/5).
 
Menurutnya, kunjungan kehumasan ke beberapa daerah ini sangat penting, dengan harapan bisa saling berbagi pengalaman mengenai pola yang telah diterapkan untuk menjalin kerjasama dengan media. "Ini untuk bertukar pikiran dan saling berbagi pengalaman," imbuh Supriatna.
 
Sekretariat DPRD Provinsi Bali dan Sekretariat DPRD Kabupaten Gianyar sengaja dipilih sebagai tempat kunjungan, menurut Supriatna, berdasar sejumlah pertimbangan.Dinataranya DPRD Provinsi Bali, mencakup wilayah kerja yang cukup luas, sehingga diyakini pola komunikasi antara Sekretariat DPRD Bali dengan media tentu berjalan lebih baik. "Saya kira  di DPRD Provinsi Bali lebih maju (pola komunikasi dan kerjasama) karena dari sisi kewilayahan kerja yang cukup luas. Begitu juga Gianyar, juga sangat bagus. Itulah dasar pertimbangannya," kata Supriatna.
 
Dengan adanya keberadaan media, setiap kegiatan DPRD Buleleng bisa  diketahui oleh masyarakat, sesuai tupoksi. Terlebih, DPRD Buleleng sebagai lembaga wakil rakyat tidak anti kritik terlebih melalui media  adalah sebuah masukan untuk perbaikan kinerja. "Selama ini kami sangat terbuka dan komunikasi kami di DPRD dengan kawan-kawan media sangat baik. Kami berharap, komunikasi yang sudah berjalan dengan baik akan terus terjalin untuk mengabarkan kepada publik kerja-kerja kami selaku anggota dewan," ucapnya.
wartawan
Chairil Anwar
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.