Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dewan Desak Eksekutif Prioritaskan Bangun Jalan Alternatif

Bali Tribune/Anggota DPRD Bangli Dewa Gede Suamba Adnyana


balitribune.co.id | Bangli - Kalangan DPRD Bangli mendesak pemerintah daerah memprioritaskan pembanguan jalan alternatif diseputaran kota Bangli. Pasalnya berkaca dari berbagai kegiatan hiburan yang dipusatkan di alun-alun Bangli, kondisi arus lalin berubah menjadi macet. Hal tersebut diutarakan anggota DPRD Bangli, I Dewa Gede Suamba Adnyana, Senin (29/5).
 
Kata Dewa Suamba, rencana membanguan jalan alternatif di seputaran kota Bangli sudah sejak lama muncul, namun beberapa kali pergantian kepeminpinan rencana tersebut tidak terealisasi. Semisal membanguan jalan alternatif belakang kantor Bupati tembus kantor KPU Bangli sudah sejak lama muncul, namun belum bisa terealiasai, ujar dewan dari PDI-P ini.
 
Menurut Dewa Suamba, melihat perkembangan kota sudah perlu dibangun beberapa jalan alternatif. Apalagi Bangli di bawah kepeminpinan Bupati Sang Nyoman Sedana sedang gencar-gencarnya melakukan penataan dan pembanguan fasilitas publik. Dalam waktu dekat akan dibanguan Gelanggang Olah Raga (GOR) secara bertahap. Tidak sebatas untuk kegiatan olah raga namun GOR tersebut dirancang menjadi tempat konser musik indoor dengan kapasitas 4 ribu penonton. Kami sangat mengapresiasai terobosan yang telah dilakukan eksekutif, sebut Dewa Suamba.
 
Beber Dewa Suamba, dibalik pembanguan GOR ada keinginan menjadikan Bangli sebagai Kota Konser atau tempat penyelenggaraan musik berbayar. Tentu keberadaan GOR harus didukung dengan fasilitas yang memadai mulai dari  tempat parkir dan akses jalan yang memadai. ”Jika setiap kali dilangsungkan event, kondisi arus lalin krodit, maka orang akan enggan datang menonton dan pihak penyelenggaran pun akan berpikir dua kali melaksanakan kegiatan di Bangli, jelasnya.
 
Sedangkan untuk pembangunan jalan alternatif, kata dia harus berdasarkan kajian yang matang, sehingga  pembanguan jalan alternatif bisa mengatasi permasalahan yang terjadi saat ini dan juga menjawab tantangan beberapa tahun kedepannya.
 
Terpisah, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan untuk perluasan kota sudah ada master plannya. Pembangunan jalan alternatif memang dipandang perlu untuk menjawab perkembangan kedepannya. Untuk pembangunan jalan alternatif sedang kita godok, ujarnya singkat.
wartawan
SAM
Category

Pemkab Tabanan Wajibkan Pegawai Absen Pakai Koordinat Rumah Saat WFH

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan akan mewajibkan ASN melakukan absen sesuai koordinat lokasi rumah saat Work From Home (WFH).

Upaya ini dilakukan untuk mencegah WFH disalahgunakan menjadi libur panjang tiap akhir pekan. Aturan ketat ini diberlakukan untuk memastikan pegawai tetap menjalankan tugas dinasnya dengan produktivitas tinggi meski bekerja dari rumah setiap Jumat.

Baca Selengkapnya icon click

Sekda Bangli Warning ASN, Wajib Melaporkan Kinerja Saat WFH

balitribune.co.id I Bangli - Memasuki kali kedua pelaksanaan Work From Home (WFH) yang dilaksanakan setiap hari Jumat, Pemkab Bangli mengeluarkan warning kepada pimpinan OPD dan ASN. Pasalnya  WFH tidak serta merta ASN libur. Melainkan tetap bekerja dari rumah. Demikian ditegaskan Sekda Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, Kamis (16/4/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disnaker Gelar Job Fair di Alun-Alun Kota Gianyar, Diikuti 21 Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Dalam rangka Pekan Budaya Gianyar sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Gianyar ke-255 Tahun 2026, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gianyar menyelenggarakan Job Fair Tahun 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Kota Gianyar pada 12 hingga 19 April 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Muncul Kavlingan di Subak Jro Kuta Kawan, Bendesa Sangkanbuana : Tak Ada Izin

balitribune.co.id I Semarapura - Aktivitas pembagian lahan atau kavlingan yang muncul di kawasan Subak Jro Kuta Kawan, Desa Adat Sangkanbuana, Kelurahan Semarapura Kauh, Kabupaten Klungkung, memicu kekhawatiran berbagai pihak. Lahan yang sebelumnya dikenal sebagai sawah produktif kini mulai dipetakan dan dipasarkan, menimbulkan dugaan potensi alih fungsi lahan pertanian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.