Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dewan Dorong Pemkab Bangli Kembangkan Kawasan Sekitar Pura Penulisan

dewan bangli
Bali Tribune / Anggota DPRD Bangli I Made Sudiasa

balitribune.co.id | Bangli - Minat wisatawan berkunjung ke daya tarik wisata (DTW) Pura Penulisan, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Bangli, masih g rendah dibandingkan empat DTW lain yang dikelola Pemkab Bangli. Melihat realita tersebut mendapat tanggapan dari anggota DPRD Bangli I Made Sudiasa, Politisi Demokrat ini memandang perlu adanya  inovasi dari pemerintah daerah untuk meningkatkan kunjungan.

Kata Sudiasa, inovasi yang dimaksud bukan sekadar mengeksplorasi bagian dalam kawasan Pura Penulisan, tetapi lebih pada menyasar pengembangan wilayah di sekitarnya. Pengembangan ini dinilai akan memberikan nilai tambah dan berdampak positif terhadap peningkatan jumlah wisatawan. “Jangan hanya terfokus pada pura itu sendiri tapi juga perlu diperhatikan di wilayah sekitarnya,” sebut Sudiasa.

Politisi asal Desa Undisan, Tembuku ini mengatakan bahwa salah satu pertimbangan mendorong pengembangan kawasan adalah letak pura yang berada di ketinggian 1.745 mdpl. Dari lokasi itu, panorama di bawahnya terlihat sangat indah dan memukau. Belum lagi ditunjang pemandangan Gunung Batur, sehingga potensi ini semestinya dapat dimanfaatkan secara optimal.

Disinggung jika  kawasan tersebut yang merupakan lahan hutan, kata Sudiasa hal itu bukan menjadi persoalan utama yang menghambat pengembangan. Menurutnya, yang terpenting adalah Pemkab Bangli mampu menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak berwenang terkait pemanfaatan kawasan hutan. “Mungkin Pemkab Bangli bisa berkolaborasi dalam rangka pemanfaatan hutan sebagai objek wisata,” ungkapnya.

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) Kabupaten Bangli, jumlah kunjungan wisatawan ke Pura Penulisan pada periode Januari–Mei 2025 tercatat sebanyak 173 orang, yang terdiri dari 160 wisatawan asing dan sisanya wisatawan domestik. Jumlah tersebut jauh lebih sedikit dibandingkan empat DTW lain yang dikelola Pemkab Bangli, seperti Penglipuran, kawasan Kintamani, Trunyan, dan Pura Kehen.

wartawan
SAM
Category

Kasus Scam Tembus 530 Ribu, OJK Perkuat Kolaborasi Indonesia-Australia

balitribune.co.id | Jakarta - Maraknya penipuan digital di sektor jasa keuangan membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan Australia, untuk mempercepat penanganan scam yang kini berkembang lintas negara dan lintas sektor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BKSDA Bali Gagas Konsep The New Kintamani

balitribune.co.id I Bangli - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali resmi memperkenalkan konsep The New Kintamani sebagai arah baru pengelolaan bentang alam yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. 

Gagasan ini dipaparkan dalam forum konsolidasi di Museum Geopark Batur, Kintamani, Jumat (8/5/2026), yang dihadiri 46 pemangku kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anggota DPR: Jangan Biarkan RI Jadi Surga Judi Online

balitribune.co.id I Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo meminta aparat penegak hukum tidak membiarkan Indonesia menjadi tempat aman bagi bandar dan sindikat judi online (judol). Dia menegaskan negara tidak boleh kalah melawan kejahatan judol yang kini berkembang menjadi sindikat lintas negara. 

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Akan Denda Pembuang Sampah Sembarangan

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan mulai Rabu (13/5/2026) akan menerapkan sanksi bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang melakukan pelanggaran terkait sampah.

Penerapan sanksi ini akan ditujukan bagi masyarakat atau pelaku usaha yang masih nekat membuang sampah sembarangan atau tidak melakukan pemilahan antara sampah organik, nonorganik, dan residu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.